Tahun ini, TPID Provinsi NTB Dan Satgas Pangan Akan Meningkatkan Kinerja Dan Sinergi Dalam Pengendalian Harga
MATARAM.lombokjournal.com – Jelang bulan Ramadhan, TPID NTB siap mengawal harga kebutuhan pokok di bulan suci umat Islam
Pernyataan itu disampaikan Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, Achris Sarwani yang juga sebagai Wakil Ketua TPID Provinsi NTB, bersama Lasminingsih, SH, LLM, Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Perdagangan Jasa; Kombes. Pol. Syamsudin Baharuddin, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTB; dan Hj. Putu Selly Andayani, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB .
Saat memberikan keterangan kepada para wartawan, pada tahun 2018 lalu pengendalian harga khususnya pada saat bulan Ramadhan dan perayaan Hari Raya Idul Fitri di Provinsi NTB menunjukkan hasil yang cukup baik.
Inflasi bulan April 2018 0,37 persen (mtm), Mei 2018 1,3 7 persen (mtm) dan Juni 2018 0,76 persen (mtm).
Hal ini merupakan bukti kerja keras semua pihak yang berada di TPID Provinsi NTB dan Satgas Pangan,dalam menjalankan tugasnya dan bersinergi dalam menjaga serta mengawal gejolak harga komoditas pada periode tersebut.
Pada tahun ini ungkap Archris Sarwani, TPID Provinsi NTB dan Satgas Pangan Provinsi NTB tentu akan terus meningkatkan kinerja dan sinergi dalam pengendalian harga dan menjaga inflasi sesuai target yang ditetapkan.
Khususnya dalam waktu dekat terkait dengan momen bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 H, TPID NTB dan Satgas Pangan siap dalam mengawal harga kebutuhan pokok pada periode ini.
Sesuai siklusnya, diperkirakan inflasi akan menunjukkan peningkatan. Namun, kenaikan harga yang diperkirakan tidak menimbulkan gejolak yang berlebihan.
Menjelang bulan Ramdhan, kemudian pada bulan Ramadhan, hingga Hari Raya Idul Fitri, TPID Provinsi NTB akan melakukan langkah-langkah pengendalian inflasi sebagai berikut:
- Pemantauan harga secara harian di pasar tradisional dan modern.
- Sidak dan monitor pasar, produsen/distributor/pedagang bahan pokok. Dalam monitor tersebut dilakukan pemantauan terhadap stok dan harga barang kebutuhan pokok di Produsen/distributor/pedagang.
Sebagai informasi di Bulog Divre NTB stok beras medium saat ini sebesar 52.000 ton dan beras premium 3.500 ton yang cukup untuk stok selama 12 bulan; gula pasir 525 ton yang cukup untuk stok 2 bulan; minyak goreng 68.000 liter yang cukup untuk 4 bulan ke depan.
3. Himbauan kepada produsen/distributor/pedagang untuk menjaga pemenuhan kebutuhan kepada masyarakat selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dengan tetap memperhatikan kenaikan harga yang wajar dan tidak membebani masyarakat.
4. Pasar murah di beberapa lokasi strategis.
Sekda Provinsi NTB yang mewakili Ketua TPID Provinsi NTB bersama Anggota TPID Provinsi NTB dan Satgas Pangan menginformasikan kepada masyarakat , TPID Provinsi NTB dan Satgas Pangan yang berada di Provinsi maupun Kota/Kabupaten di Provinsi NTB akan terus hadir menjaga kecukupan stok dan kestabilan harga di pasar.
BACA JUGA ; Bulan Ramadhan, Stok Bahan Pokok Aman Dan Harga Stabil
Masyarakat dihimbau untuk belanja dengan bijak dan tidak berlebihan untuk kebutuhan selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
AYA









