Sebagai pelaksana program, Diharapkan memiliki kemampuan menejerial dan skill sebagai implementor
MATARAM.lombokjournal.com — Melalui group WhatsUp, Gubernur NTB, DR Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur, Dr.Hj.Siti Rohmi Djalilah memerintahkan seluruh Kepala OPD untuk mempercepat implementasi program unggulan agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, hingga ke pelosok-pelosok Desa.
Gubernur meminta Kepala DPMPD, Dr. Azhari agar merintis pemanfaatan aplikasi Balance Score Card (BSC) sebagai media evaluasi dan monitoring, sekaligus memastikan bahwa program-program yang diluncurkan pemerintah untuk rakyat di desa dapat berjalan Transparan, akuntable, terukur dan objektif.
“Pak Gde Diskominfotik, tolong tim kominfo berkoordinasi dengan Bappeda untuk bikin aplikasi ala NTB untuk desa-desa seluruh NTB ya,” kata Gubernur Kepada Plt. Kepala Diskominfotik NTB, Gde Aryadi.
“Pasti bisa!. Cari satu atau dua desa sebagai pilot project tahun ini”, tegas Gubernur.
Hal senada disampaikan Wagub, Umi Rohmi, agar dipilih desa-desa yang memang siap SDM- nya maupun kesiapan infrastruktur dan kriteria lainnya untuk jadi pilot project.
Misalnya desa miskin yang memiliki potensi posyandu, desa wisata, kampung unggas, memiliki infrastruktur IT dan lain-lain.
“Banyak Kades yang hebat sekarang,” ujar Wagub.
Begitu juga kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, H.Rusnan, SH.MH, Gubernur dan Wakil Gubernur juga berharap BSC dapat mulai dimanfaatkan pada seluruh lembaga pendidikan SMA dan SMK di NTB.
Pada acara sosislisasi RPJMD tersebut, juga telah ditetapkan 4 faktor kunci Sumber daya yang menentukan keberhasilan tercapainya indikator dan target program unggulan menuju NTB Gemilang.
Yakni, Pertama, Kapasitas SDM sebagai pelaksana program. Diharapkan memiliki kemampuan menejerial dan skill sebagai implementor.
Peran BKD, Biro Organisasi dan BPSDM bersama kasubag-kasubag Umum kepegawaian di tiap-tiap OPD harus mampu menyiapkan SDM Profesional.
Kedua, kemanpuan Fiscal daerah, dalam bentuk penyediaan alokasi anggaran untuk biaya pelaksanaan program/kegiatan. Dalam hal ini peran BPKAD, Bappenda, Biro Ekonomi dan BUMD serta OPD yang memiliki sumber sumber pendapatan, diharapkan memiliki inovasi dan mampu menggarap potensi pendapatan dan keuangan untuk memperkuat fiscal daerah.
Ketiga, dukungan Teknologi, baik mesin-mesin untuk pengolahan produk-produk unggulan daerah, maupun TIK perannya sangat strategis dalam menentukan keberhasilan RPJMD.
Dalam hal ini, Dinas Perindustrian, STIP dan Diskominfotik mempunyai peran pada seluruh perangkat daerah.
BACA JUGA ; Program Unggulan NTB Gemilang Diminta Segera Dieksekusi Dan Direalisasikan
Keempat, Perencanaan Berkualitas, yakni penyusunan berbagai program/kegiatan yang berkontribusi langsung bagi pencapaian target RPJMD. Karena itu, untuk perencanaan yang baik di seluruh OPD, diharapkan untuk mengoptimalkan peran dan kapasitas para pejabat struktural perencanaan dan pejabat fungsional perencana yang ada di semua OPD.—
AYA/Diskominfotik









