TANJUNG.lombokjournal.com – RSUD Kabupaten Lombok Utara (KLU) saat ini dalam keadaan kosong, atau tidak merawat pasien positif Corona.

“Satu pasien positif Corona saat ini sedang dirawat di RSUD Provinsi NTB,” jelas Koordinator Bidang Kehumasan/Juru Bicara Covid-19 KLU, Evi Winarni, MSi pada wartawan saat konferensi pers di aula Kantor Bupati di Tanjung, Selasa (14/01/20).
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 KLU menjelaskan pada wartawan terkait pelaksanaan kegiatan sepekan yang dilakukannya dalam pencegahan dan memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).
Dalam keterangan tetulis yang dibacakan, Evi mengatakan, kini Penanganan dan Pelayanan medis bagi pasien Covid-19 difokuskan di RSUD KLU.
Dijelaskan, jumlah warga yang sudah di lakukan RDT sebanyak 3506 orang. Hasilnya, reaktif sebanyak 180 orang, dan non reaktif sebanyak 3326 orang.
“Terhitung mulai tanggal 10 Juli 2020, total RDT sejumlah 7510 set, dan saat ini ketersediaan RDT di Dinas Kesehatan masih tersisa sejumlah 4004 set,” kata Evi.
Lebih lanjut, secara rinci dijelaskan perkembangan penanganan Covid-19, per tanggal 13 Juli 2020 di KLU, sebagai berikut;
- ODP (Orang Dalam Pemantauan) : 6 orang (isolasi mandiri)
- OTG (Orang Tanpa Gejala) : 29 orang (isolasi mandiri)
- PDP (Pasien Dalam Pengawasan) : 3 orang (isolasi mandiri)
- Positif : 51 orang
- Sembuh : 47 orang
- Masih dalam perawatan medis positif Corona : 1 orang
- Meninggal : 3 orang.
Penyaluran bantuan
Evi Winarni kepada wartawan juga menjelaskan penyaluran bantuan yang terkumpul dari kontribusi bantuan yang berasa dari Intansi, Lembaga, Donatur dan Pemerintah Daerah.
Pada tanggal 13 Juli 2020 disalurkan pemberian sembako dari Dinas Sosial, kepada keluarga pasien yang reaktif dan positif, sebanyak 272 paket sembako.
Pada tanggal 11 Juli 2020, telah disalurkan bantuan BLT DD (Bantuan Langsung Tunai) tahap kedua di Desa Kekait, Kecamatan Kayangan terhadap 517 KK, masing-masing Rp. 600.000,- per KK.
“Layanan terhadap pasien positif Covid-19 dan ODP reaktif pada RSUD KLU di laboratorium dilaksanakan secara teratur, dari mulai layanan medis, layanan tempat, maupun layanan kuliner bagi yang terdampak Covid-19,” jelas Evi.
Selain itu juga dijelaskan, penyaluran JPS Kabupaten tahap I sejumlah 20.614 paket sembako untuk 20.614 KK di semua kecamatan yang ada di Lombok Utara, per tanggal 13 Juli 2020.
“Sesuai perkembangan Covid-19 di Lombok Utara, meski keadaan sudah mulai relatif pulih, diserukan untuk tetap jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, dan gunakan masker. Kita ikhtiarkan untuk Nurut Tatanan Baru,” pesan Evi Winarni.
Percepatan Penanganan Covid-19 KLU menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi bagi kemanusiaan.
BACA JUGA ; Kegiatan Berkala Yang Dilaksanakan Gugus Tugas Covid-19 KLU
Bersama mencegah Covid-19 di KLU dengan bekerja tangguh profesional untuk kemanusiaan.
“Mari cegah penyakitnya, tidak mengucilkan penderitanya,” kata Evi.
Humaspro KLU









