Masih banyak anggapan dari orang jika kondisi di NTB masih belum stabil pasca terjadi bencana alam
MATARAM,lombokjournal.com — Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan adanya penerbangan maskapai Air Asia, yang membuka Lombok-Perth Australia dan Lombok-Jakarta diharapkan mampu mendongkark tingkat kunjungan wisatawan.
“Mudah-mudahan lah Australia ini kita punya prospek bagus, potensi kunjungan perth Australia ke Lombok potensinya besar,” kata Ketua Kehormatan PHRI NTB I Gusti Lanang Patra, Senin (29/4).
Dikatakanya, melihat potensi yang bagus dari Australia, sehingga ini mampu mendorong tingkat kunjungan wisatawan.
Kendati selama ini, kondisi pariwisata NTB sendiri masih belum stabil, melihat dengan dibukanya penerbangan Jakarta dan Perth Australia tentunya pasarnya juga besar. Kendati ini tidak hanya berdampak pada pontensi tingkat kunjungan tetapi tingkat hunian hotel juga.
“Kalau sejauh ini respon pasar Australia ke sini sudah bagus, ditambah dengan Jakarta juga. kondisi keamanan stabil yang penting untuk pariwisata, terus tiket pesawat bisa turun dikit serta promosi gencar,” terangnya.
Dijelaskannya, upaya dari hotel sendiri inovasi dari pihak hotel untuk menarik pengujung yakni terus berpromosi.
Selain itu pihak-pihak hotel juga teman terus gencar mengikuti semua pasar pasar wisata. Kendati masih banyak anggapan dari orang jika kondisi di NTB masih belum stabil pasca terjadi bencana alam, untuk itu industri pariwisata terus melakukan promosi.
“Sekarang ini dalam waktu dekat akan membukan pasar ke Dubai dari adanya travel Mart, serta pasar-pasar yang sebagai destinasi halal harus gencar, karena potensinya juga bagus,” tuturnya.
Menurutnya, halal turisme yang memang telah menjadi ikon dari pariwisata NTB, untuk itu perlu dikembangkan kembali.
Mengingat ada beberapa industri pariwisata mendukung dengan ikon tersebut. Bahkan beberapa waktu lalu NTB juga terpilih sebagai salah satu destinasi wisata halal, kendati ini juga mampu menarik wisata sehingga kondisi destinasi wisata dapat kembali ramai lagi.
“Halal turisme ya pelan pelan lah intinya berusaha, tentunya nanti kita berharap ini bisa mendorong pariwisata. Kalau dibandingkan tahun lalu ya jelas tahun lalu, sejak gempa itu kita memang koleb semua,” katanya.
AYA









