luas yang masih belum clear 21.5 hakter dari total 130 hektar Namun ada di semua lintasan itu ada lahan sekitar 1.5 hektar belum bebas
MATARAM.lombokournal.com — Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang merupakan perusahaan pemerintah bergerak di bidang pengembangan pariwisata, saat ini fokus menggarap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Lombok Tengah.
Terlebih dengan adaya perhelatan MotoGP 2021 mendatang.
Mesikipun sudah dalam pembangunan, masih ada lahan warga setempat yang belum terselesaikan.
“Masalah tanah kemarin pembicaran dengan provinsi kabupaten kita serahkan ke mekanisme yang ada saja. Ada beberapa lahan yang masih dalm proses pembebasan lahan sudah negosiasi,” jelas Dirkops ITDC Ngurah Wirawan, Kamis (28/03).
Ngurah menyatakan tidak lama lagi akan selesaikan masalah lahan tersebut kalaupun ada riak-riak, pihaknya akan meminta bantuan dari pemerintah.
“Harapan kami cuman satu, karena ini waktunya pendek di lapangn, kami ingin kerjanya cepat dan tidak terganggu. Karena kalau waktu pembangunan terganngu, tentu lintasannya terlambat di vetifikasi oleh FIM restnya dan bisa tertunda,”Tegasnya.
Ia meminta untuk pembangunan MotoGP ini perlu dukungan kepada warga masyarakat, agar pembangunan, dapat dipercepat untuk bisa mempermudah pengerjaan lintasannya.
Ia memaparkan, luas yang masih belum clear 21.5 hakter dari total 130 hektar Namun ada di semua lintasan itu ada lahan sekitar 1.5 hektar belum bebas.
“Sepenuhnya kita masih petakan tapi gak terlalu banyak kok,”. ujarnya
Saat ini pihak ITDC sedang menyiapkan untuk homolegasinya soil test ngetes lahan untuk kepadatan batuan.
“Penyelsesain lahan sedang proses semoga tidak ada hambatan ya, karena warga juga paham situasi begini mereka ngerti, makin warga bisa membantu mendukung acara ini kita, makin cepet untuk membangunnya,” katanya.
Penyelesaian jalur MotoGP harus sebelum 2021, jika lahan bisa rampung ITDC akan mempercepat pembangunanya. Namun jika terganggu dan terhambat, pihaknya akan kembalikan kepada pemerintah daerah. karena pekerjan fisiknya, ketersidaan lahan untuk bisa dipagari secara efektif.
“Ya warga agar bisa pahamlah situasI ini, ya kami berharap pembesanan tanah di ITDC ini menggunakan harga apresar yang umumnya di harga pasar, yang terbaiklah buat kita semu karena tugas ITDC hanya membangun,” pungkasnya.
AYA









