Nuri Kedepankan Nilai Agama dan Budaya.

Bakal calon Wakil Gubernur NTB H Subuhunnuri saat bertemu pembina dan pengasuh ponpes Qamarul Huda TGH LM Turmdzi Badarudin, beberapa waktu lalu. (Foto: IST)
image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

Kader Partai Hanura, H. Subuhunnuri  mengaku sudah bersilaturahmi  dengan pembina dan pengasuh ponpes Qamarul Huda TGH LM Turmdzi Badarudin, beberapa  waktu lalu.

MATARAM.lombokjournal.com — -Bakal calon Wakil Gubernur  NTB H Subuhunnuri mengatakan, dalam politiknya selalu  mengedepankan nilai agamis serta kultur untuk menembus pemilihan gubernur (Pilkgub) 2018 yang bakal digelar 2018 mendatang.

“Insyalloh,  sya selalu mengedepankan nilai Agama dan budaya dalam menjalankan tujuan politik saya,” katanya, Selasa (18/10).

Nilai agamais serta budaya yang dimaksud  adalah dengan cara silaturrahmi  dengan masyarakat  serta tokoh-tokoh agama yang ada di NTB.

“Dan alhamdulillah beberapa  waktu lalu saya sudah bersilaturahmi  dengan pembina dan pengasuh ponpes Qamarul Huda Bagu TGH LM Turmdzi Badarudin,” ujarnya.

Subuhunnuri berkeyakinan, jalan politik yang mengedepankan nilai-nilai kultur dan agama akan lebih bermartabat pada pandangan masyarakat. Apalagi NTB sangat kental dengan nilai-nilai itu dalam bingkai Ke-NTB-an.

“Tugas kita sebagai manusia hanya ikhtiar dan terus ikhtiar. Terkait dengan dinamika yang terjadi di lapangan ya itu hanya proses saja,”cetusnya.

Pria yang terlair dari keluarga sederhana ini Juga mengatakan semua bisa terjadi dalam politik ini, manuver dan klaim mengklaim itu wajar Saja terjadi namun endingnya akan sengat tergantung pada komitmen antara pasangan calon.

“Dan saya secara pribadi, sangat mengedepankan aspek-aspek moralitas, loyalitas dan menghormati serta tunduk kepada Calon Gubernur yang Insya Alloh akan saya dampingi. Ingat lho, saya ini latar belakang orang pergerakan dan tahu bagaimana memposisikan diri,”ucap pria yang akrab di Sapa Bung Nuri itu.

Disinggung soal dukungan, apakah Hanura akan memberi dukungan ke padanya atau tidak? Ia tak ingin mengklaim  didukung atau tidaknya,  namun ia tetap  Berharap  dapat didukung oleh partainya sendiri .

“Saya nyatakan itu sangat tergantung dari Cagub yang akan saya dampingi nanti. Saya kan hanya tunduk dan taat Sama cagub yang saya dampingi, Tapi tentu sebagai kader, saya tetap berharap Hanura mendukung langkah kadernya,” jawab Nuri Sembari  Tersenyum.

Nuri  mengaku sudah lama melakukan pergerakan bersama tim pemenangannya, dan tim sudah terbentuk sampe tingkat desa se –NTB. Tentu, disamping itu tentu alat-alat pendukung lainnya sudah disiapkan.

“Kan politik ini tidak cukup dengan untaian kalimat-kalimat indah. Saya sudah siap lahir bathin dan materil maupun spirtuil,”tegasnya.

Pemilik jargon ‘Yang Penting Rakyat Senang” ini mengaku, sampai sekarang belum pernah melalukan komunikasi/Sulaturrahmi politik dengan Cagub-Cagub  lain. Kecuali hanya sama Amaq Asrul alias Ali Bin Dachlan (Ali BD). Namun itupun berlasung hnya dalam hitungan beberapa menit.

“Lima menit bertemu  pak Ali, saya sangat senang dan ternyata Amaq Asrul sangat Enjoi tanpa beban orangnya,”tuturnya.

AYA