Musim Hujan Harga Cabai Merangkak Naik Sampai Rp25.000,-

Fathurrahman
image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

MATARAM.lombokjournal.com

Dinas Perdagangan Provinsi NTB menyebutkan harga cabai rawit di sejumlah pasar induk tradisional yakni pasar Mandalika, Kebon Roek, dan Pagesangan  merangkak naik dari Rp25.000 per kilogram untuk cabai rawit hijau, dan Rp55.000 per kilogram untuk cabai rawit merah.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB H. Fathurahman mengatakan, kenaikan harga cabai tersebut mulai terjadi pada akhir tahun lalu. Kenaikan harga itu dipicu kurangnya stok di tingkat petani dikarenakan sentra produksi cabai mengalami masalah akibat cuaca hujan.

“Informasi yang kami dapatkan dilapangan kenaikan harga cabai ini mencapai 18 persen naiknya harga Cabai rawit dikarenakan beberapa sentra produksi cabai belum berproduksi secara normal karena musim hujan,” ujarnya, Senin (04/01/21)

Bila dalam pekan ini cuaca masih tidak bersahabat maka diprediksi kenaikan harga cabai akan terus terjadi.

Menurut Faturahman, Sesuai demain suplay ketika permintaan tinggi sementara ketersedian terbatas tentu  itu ya ng membuta suatu komuditas menjadi lebih mahal

“Kita harapkan setelah berlalunya musim hujan di beberp daerah ,harga bisa normal Kembali,” katanya.

Aya