Dari keseluruhan jumlah jamaah yang telah menjalani pemeriksaan, ada 4 jamaah yang mereka rekomendasikan untuk ditunda dan dibatalkan keberangkatannya
MATARAM.lombokjournal.com — Petugas Kantor Kesehatan Embarkasi Lombok mengintensifkan pemeriksaan ulang kondisi kesehatan tiap jamaah calon haji yang baru masuk Asrama Haji.
Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para jamaah, sebelum mereka diterbangkan Ke tanah suci Mekkah .
“Beginilah aktifitas pemeriksaan kesehatan Calon Jamaah Haji oleh petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Mataram, pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan di Asrama Haji ini merupakan pemeriksaan tahap akhir untuk memastikan para calon jamaah haji layak atau tidak diterbangkan ke tanah suci ujar Kepala KKP Mataram, I Wayan Diantika, Rabu (10/07) 2019 di Asrama Haji.
Wayan menyatakan, jika tidak semua jamaah yang diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan. Hanya saja calon jamaah haji yang dari data buku kesehatan mereka memiliki riwayat penyakit dan masuk golongan resiko tinggi, yang menjadi sasaran dari pemeriksaan kesehatan ini.
Dijelaskan, hasil pemeriksaan pihaknya sejak awal pemberangkatan jamaah calon haji asal NTB hampir sebagian besar menderita penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah, mulai dari hipertensi kolesterol hingga diabetes.

Untuk sementara dari keseluruhan jumlah jamaah yang telah menjalani pemeriksaan, ada 4 jamaah yang mereka rekomendasikan untuk ditunda dan dibatalkan keberangkatannya.
Dua orang yang dipastikan gagal berangkat pada musim haji tahun ini, satu karena hamil muda dan satu lagi karena mengalami gangguan kejiwaan. Sehingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Mutiara Sukma Provinsi NTB.
wayan Diantika mengatakan, untuk memastikan para Jamaah Calon Haji bisa maksimal dalam menjalankan ibadah, pihaknya juga telah membekali seluruh jamaah tentang kiat menghadapi kondisi cuaca panas, yang diperkirakan suhu di Arab Saudi mencapai 50 derajat celcius
BACA JUGA ; Menderita Gangguan Jiwa, Calon Jemaah Haji Asal Mataram Ditunda Keberangkatannya
Dalam menghadapi cuaca ekstrim tersebut, para jamaah diminta agar memperbanyak mengkonsumsi air putih serta selalu membawa alat semprotan air saat melakukan aktivitas di luar ruangan.
AYA









