Masyarakat tidak dibatasi untuk jumlah penukaran di gerai BI, untuk para ritel-ritel dianjurkan menukarkan langsung ke bank
MATARAM.lombokjournal.com — Ratusan orang menukarkan uang di mobil operasional, di Taman Sangkareang Mataram, Senin (13/05).
Untuk melayani kebutuhan masyarakat, pihak Bank Indonesia) melakukan penukaran uang di mobil operasional Bank Indonesia (BI), di hari pertama hanya membawa 750 juta. Jumlah ini untuk meraba-raba berapa banyak uang yang dibutuhkan di waktu berikutnya.
“Hari pertama BI menyiapkan uang sebesar 750 juta karena masih meraba-raba pecahan berapa yang paling banyak diminati sama masyarakat. Begitu kita sidah tahu 2000 an banyak diminati akan kita tambah yng paling banyak dicari masyarakat,” ujar Kasir Bank Indonesia ( BI ), Zary El Wathan,
Zary menilai jika masyarakat pada hari pertama penukaran uang sangat antusias untuk menukarkan uang, terutama pecahan uang yang diminati dari pecahan Lima ribu dan dua ribu.
“Masyarakat sudah cukup antusias, terutama yang dipecahan uang kecil yakni 5000 dan 2000 kalau untuk uang koin begitu dibuka satu jam sudah habis,” tutur Zary
Untuk penukaran bersama perbankan mulai tanggal 15 -28 Mei mendatang, pada hari Senin – Kamis.
“Kalau dihari Senin dan Selasa masih dari BI, kita masih penjajakan dulu kita buka dari jam 09.00-12.00,”ujarnya .
Ada himbauan diberikan kepada masyarakat yang ingin menukarkan uangnya di tempat penukaran yang disediakan, yakni uang dirapikan sehingga pekerjaan kasir dapat lebih mudah dan cepat dalam melayani.
“Kita himbau untuk diatur dulu satu arah kemudian jangan dilipat untuk memudahkan pelayanan saja,” imbuhnya.
Tak hanya itu saja, masyarakat tidak dibatasi untuk jumlah penukaran di gerai BI. Namun ini lebih diutamakan untuk kebutuhan masyarakat yang hanya dapat menukarkan uangnya sekali dalam setahun,
Untuk para ritel-ritel dianjurkan menukarkan langsung ke bank.
“Karena tujuannya masyarakat umum, kalau kita rasa permintaannya tidak normal kita batasi mungkin di atas 30 akan dibatasi,” katanya.
Ari/AYA









