Gubernur Keluarkan Edaran Gerakan Shalat Berjama’ah

Najamudin Amy
image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

Pimpinan unit kerja diimbau mengajak stafnya untuk shalat berjamaah dan menghentikan atau menunda segala aktifitas bekerja dan segera ke Masjid

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengeluarkan Surat Edaran tentang Gerakan Berjamaah Shalat Fardhu Lima Waktu di Masjid.

Gerakan berjamaah itu dimksudkan sebagai salah satu peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, khususnya bagi umat Muslim di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.

Surat Edaran dengan nomor 451/111/kesra  tertanggal 12 Maret Tahun 2019 tentang Shalat Berjamaah Tepat Waktu tersebut, berupa imbauan Gubernur kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov NTB

Hal itu merupakan penjabaran wujud nyata Visi Provinsi  NTB yang “Aman dan Berkah”. Hal itu pun disambut positif berbagai kalangan, khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Provinsi  NTB.

Gerakan Berjamaah Shalat Fardhu Lima Waktu di Masjid/Mushala/Langgar dilakukan dengan menghentikan atau menunda berbagai kegiatan atau aktifitas saat masuk waktu Shalat bagi seluruh pegawai ASN yang beragama Islam.

“Kalau sedang rapat atau ada tamu, ajak sekalian tamu atau peserta rapat nya untuk Shalat Berjamaah,” ujar Karo Humas dan Protokol, Najamuddin Amy saat ditemui.

Demikian pula saat sedang bekerja, lanjut Najamuddin, khususnya di waktu dzuhur dan ashar, pimpinan unit kerja diimbau mengajak stafnya untuk shalat berjamaah dan menghentikan atau menunda segala aktifitas bekerja dan segera ke Masjid.

Jika sedang ada pelayanan diimbau untuk menyampaikannya dengan baik dan sopan kepada pemohon layanan.

“Surat edaran ini sangat tepat dengan momen Isra Miraj yang InshaAllah akan kita rayakan bersama, Kebijakan ini dianjurkan untuk dilaksanakan secara jamaah di Masjid, bukan di Ruang kerja karena bisa lebih mempererat tali silaturahmi antar ASN ,”ujar calon Doktor Unair tersebut

Beberapa kabupaten /kota di NTB sudah melakukan kebijakan serupa.

“Kami sangat mengapresiasi. Ini harus ditingkatkan, mudah – mudahan seluruh kab/kota di NTB melakukan kebijakan serupa. Sehingga NTB Gemilang yang kita cita-citakan dapat terwujud, salah satunya NTB yang aman dan berkah,” kata Najam seperti dalam siaran pers Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB.

AYA