Dermaga Gili Mas Beroperasi, Kapal Sun Princess Bawa 2.100 Wisatawan

Moh Faozal
image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

Dengan adanya dermaga Gili Mas para wisatawan bisa langsung menepi tanpa harus menggunakan sekoci

MATARAM.lombokjournal.com — Kapal Pesiar Sun Princess ini menjadi kapal pertama yang berlabuh di kawasan dermaga Gili Mas, Lombok Barat.

“Hari ini uji coba pertama, tadi masuk kapal Sun Princess cruise dengan kapasitas 2.100 orang, dan sampai dengan Desember kita ada sisa delapan kapal  yang akan berlabuh di dermaga Gili Mas,” ujar Kepala Dinas Pariwisata NTB, Moh Faozal, Selasa (05/11) 2019.

Penumpag pada hari pertama ini melakukan kunjungan ke lima tempat destinasi yang ada di Lombok meskipun tak semua penumpang turun.

Meskipun kunjungan Kapal Sun Princess ini hanya sehari tapi merupakan awal yang baik bagi kemajuan pariwisata NTB untuk ke depan.

“Kapal Sun Princess hanya one day tour, nanti malam jam sepuluh sudah berangkat ke Singapore, namun akan datang berikutnya yakni ditanggal 25 November kapal Cruise yang berkapasitas 3000 penumpang,” tegasnya.

Dermaga pelabuhan Gili Mas merupakan impian pemerintah NTB. Selain bisa mendatangkan wisatawan nantinya Gili mas ini juga berfungsi untuk pengangkutan barang dengan kapasitas besar, melalui jalur laut.

Dengan adanya dermaga Gili Mas para wisatawan bisa langsung menepi tanpa harus menggunakan sekoci.

Meskipun baru dalam tahap uji coba dari bulan November hingga Januari mendatang, tapi hingga akhir tahun ini sudah ada tujuh kapal yang sudah mendaftar untuk  mendarat di Gili Mas.

“Hari ini masih uji coba, sampai nanti di bulan Februari izin dari Kementrian Perhubungan akan keluar baru bisa beroperasi dalam skala besar,” kata Faozal.

Setelah izin dari Kementrian Perhubungn keluar, dipastikan pada tahun 2020 sudah ada 20 Kapal Cruise yang akan berlabuh ke pelabuhan Gili Mas.

“Awal yang baik bagi perkembangan Pelabuhan Gili Mas dan pariwisata Lombok, NTB, jadi target kita yang empat juta Kunjungan di  tahun 2020 ke NTB akan bisa tercapai,” kata Faozal yakin.

AYA