Umum  

Covid-19 Pengaruhi Kalahnya Paslon PKS di Empat Titik Pilkada Serentak 2020

Abdul Hadi
image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

Paslon PKS NTB hanya menang di tiga Kabupaten yakni Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB)

MATARAM.lombokjournal.com

Pandemi Covid-19 ditengarai pengaruhi partisipasi demokrasi masyarakat NTB pada Pilkada serentak di tujuh Kabupaten/Kota di NTB.

Minimnya partisipasi demokrasi masyarakat tersebut menyebabkan Pasangan Calon (Paslon) yang diusung PKS NTB mengalami kekalahan dalam Pilkada di empat Kabupaten/Kota.

“Evaluasi sementara karena Covid ya, penuh resiko. Covid ini mempengaruhi tingkat partisipasi demokrasi,” ujar Ketua DPW PKS NTB, Abdul Hadi, Jumat (11/12/20).

Sementara ini, Paslon PKS NTB hanya menang di tiga Kabupaten yakni Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Untuk Kabupaten Sumbawa, Paslon usungan PKS masih harus menunggu pengumuman resmi KPU, mengingat selisih kemenangan yang tak mencapai dua persen, sementara untuk KSB, Paslon PKS diuntungkan karena hanya melawan kotak kosong.

“Allah punya kekuasaan. Upaya ke arah sana sudah kita lakukan,” ungkapnya.

Hadi menyebut semua kader PKS di NTB sudah berjuang untuk memenangkan Pilkada di tujuh Kabupaten/kota. Hanya saja hasilnya belum maksimal.

“Kita sudah berjuang dan kader kita di lapangan luar biasa. Saya apresiasi, saya berterima kasih, ya hasilnya seperti yang kita lihat,” katanya.

Para Paslon PKS yang belum memenangkan kontestasi diimbau tidak jera berpolitik praktis. Menurutnya, apa pun hasil yang ada harus diterima sebagai konsekuensi dari sebuah proses berdemokrasi.

“Hasilnya seperti yang kita lihat. Tapi jangan pula patah hati. Kalau ada peluang ke depan, maju lagi,” pintanya.

Ast