Umum  

Cegah Dampak Kekeringan,  Wagub Dorong Kabupaten/Kota Tingkatkan Penghijauan

Wagub Hj Rohmi
image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

“Meluasnya dampak kekeringan di NTB tak terlepas dari kondisi hutan yang sudah banyak dialihfungsikan menjadi lahan perkebunan atau pertanian”

MATARAM.lombokjournal.com – Kabupaten/Kota didorong meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui program penghijauan.

Dengan mengintensifkan penghijauan sekaligus meminimalisir dampak kekeringan di beberapa daerah akibat kemarau panjang.

Wakil Gubernur NTB Hj. Siti Rohmi Djalillah menegaskan itu sebagai respon meluasnya dampak kekeringan di beberapa dawrah di NTB.

“Semakin meluasnya dampak kekeringan di NTB tak terlepas dari kondisi hutan yang sudah banyak dialihfungsikan menjadi lahan perkebunan atau pertanian. Kondisi ini diperparah dengan kian minimnya jumlah pepohonan,” ujar Wagub,,Senin(16/09) 2019.

Wagub yang biasa disapa Ummi Rohmi itu mengajak semua  pihak terutama pemerintah kabupaten/kota gencar melaksanakan program penghijauan,.

Program penghijauan sendiri bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat atau provinsi, namun juga menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah di tingkat kabupaten/kota.

Menurut Wagub ,setiap Kabupaten Kota diharapkan bisa memperhatikan sumber sumber resapan atau sumber mata air yang ada di wilayahnya agar tetap terjaga kelestarianya.

Ke depan selain intens melaksanakan program penghijauan, pemerintah kabupaten/kota juga diminta selektif mengeluarkan ijin pembangunan yang  mengacu pada perda RT RW yang berlaku.

Ummi Rohmi minta pihak pemerintah kabupaten/kota juga diminta agar tidak sembarangan memberikan ijin kepada setiap pihak yang akan membangun di daerah daerah yang telah ditetapkan sebagai kawasan ruang terbuka hijau.

“Meskipun kita akan gencarkan program pengijauan,tapi semua harus melalui prosedur yang sesuai aturan yang ada. Bukan karenA mau pengijauan tapi tidak mengindahkan aturan kan gak boleh gitu,” katanya.

AYA