Pasien atau pihak keluarga dapat dengan mudah mengetahui keberadaan mereka dari rompi berwarna kuning terang yang dikenakan
MATARAM.lombokjournal.com — Pasien peserta program Jaminan Ksehatan Nasional – Kartu Indonesa Sehat (JKN-KIS) yang mengalami kesulitan selama mengakses layanan kesehatan, akan didampingi petugas yang siap melayani dan membantu.
BPJS SATU! (Siap Membantu) diluncurkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dengan menempatkan sejumlah petugas di tiap fasilitas kesehatan.
BPJS SATU baru diluncurkan pada 9 Desember 2019 sebagai pengganti program sebelumnya.
“BPJS SATU! adalah rebranding dari Penanganan Pengaduan Peserta Rumah Sakit (P3RS) dan diimplementasikan di seluruh rumah sakit mitra BPJS Kesehatan,” kata Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf menjelaskan di Jakarta, Senin (16/12/2019) siang.
Salah satu yang membedakan program baru ini dengan program sebelumnya adalah proses kerja para petugasnya yang lebih sigap dan siap memberi pelayanan.
Para petugas BPJS SATU lebih proaktif dan peduli dengan pasien.
“Para petugas itu tidak cuma di belakang meja. Mereka bergerak, mobile antar ruangan di RS,” jelas Iqbal.
Pasien atau pihak keluarga dapat dengan mudah mengetahui keberadaan mereka dari rompi berwarna kuning terang yang dikenakan.
Mereka juga tidak hanya berdiam di satu titik tertentu, melainkan akan berkeliling sehingga lebih bisa menjangkau banyak pihak yang mungkin membutuhkan bantuan.
“BPJS SATU! diharapkan bisa menjawab kebutuhan informasi dan pengaduan dari pasien JKN-KIS maupun masyarakat umum yang tengah mengakses layanan kesehatan di rumah sakit, ini untuk kemudahan akses informasi pasien yang berobat di rumah sakit,” jelas Iqbal.
Adapun jenis pertanyaan yang bisa diajukan kepada petugas BPJS SATU! adalah berbagai hal yang terkait dengan pelayanan BPJS Kesehatan, juga rumah sakit.
“Boleh terkait kepesertaan, soal pelayanan di RS, kendala-kendala yang dihadapi, tentu tetap dilakukan koordinasi dengan petugas RS,” kata dia.
Keberadaan petugas BPJS Kesehatan akan diupayakan tersebar secara menyeluruh di setiap faskes mitra. Program BPJS Kesehatan ini menjadi perhatian pasien di faskes.
Bahkan Kompas.com mencatat, kehadiran petugas tersebut menjadi salah satu topik yang paling banyak menjadi topik pembicaraan di Twitter Indonesia, dengan #BPJSSatu. Pada Senin (16/12/2019) pukul 12.30 WIB, tagar ini ada di urutan ke-4.
Netizen lainnya menuliskan harapan, agar keberadaan BPJS Satu ini dapat membantu setiap anggota yang mengalami kesulitan saat mengakses layanan kesehatan di faskes yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Rr









