BPJS Kesehatan juga menggalang donasi bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS), yang menunggak iuran karena terdampak Covid-19
MATARAM.lombokjournal.com —
Berbagai upaya dilakukan BPJS Kesehatan dalam membudayakan gerakan hidup sehat di masyarakat, salah satunya dengan Virtual Virtual Ride for Better Indonesia 2020.
Hal itu dikatakan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris, yang berharap para duta BPJS Kesehatan yang terlibat dalam kegiatan itu bisa menarik minat masyarakat untuk membiasakan pola hidup sehat.
“Salah satunya melalui aktivitas olahraga bersepeda,” kata Fachmi seperti dalam keterangan tertulisnya yang diterima media.
Fachmi Idris menyampaikan itu saat menerima medali penghargaan Virtual Ride for Better Indonesia 2020 secara simbolis, Selasa (27/10/020).
Acara ini sendiri digelar untuk memperingati HUT BPJS Kesehatan ke-52 sekaligus HUT RI ke-75.
Fachmi juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada BPJS Kesehatan Cycling Community dan platform GERAK yang telah bekerja sama dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Lebih dari itu, dalam kegiatan Virtual Ride for Better Indonesia 2020 tersebut, pihak BPJS Kesehatan juga menggalang donasi bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS), yang menunggak iuran karena terdampak Covid-19.
Seperti diketahui, masa pandemi Covid-19 sangat memukul kondisi perekonomian masyarakat lantaran banyak yang kehilangan pekerjaan dan pendapatannya.
Lewat kegiatan donasi itu, masyarakat diharapkan selain bisa berolahraga sambil menunjukkan kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat terdampak Covid-19, khususnya yang menunggak iuran JKN-KIS.
“Dengan begitu, masyarakat yang menunggak tetap bisa memiliki akses terhadap jaminan kesehatan,” ujar Fachmi.
Kegiatan virtual ride tersebut telah dilaksanakan mulai Senin, (17/07/20) sampai Kamis, (17/10/20).
Virtual ride ini menyediakan 2 pilihan jarak, yakni 52 Kilometer (KM) dan 75 KM yang harus diselesaikan peserta selama 1 bulan atau multiple ride.
Donasi itu diperoeh melalui biaya pendaftaran peserta. Tiap biaya pendaftaran peserta virtual ride akan didonasikan sebesar Rp 30.000 kepada peserta JKN-KIS yang terdampak pandemi Covid-19 dan menunggak iuran.
Sampai berakhir kegiatan, donasi yang berhasil terkumpul dari 1.001 peserta yang berpartisipasi sebesar Rp 34.951.023.
Pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) GERAK, Jesslyn Svelen Boer yang hadir dalam acara tersebut menyatakan kegiatan virtual riding tersebut kebetulan sama dengan GERAK.
Seperti dituturkan Jesslyn, GERAK selalu menyelenggarakan kegiatan virtual agar masyarakat seluruh Indonesia bisa bergabung dengan satu gerakan yang positif seperti berolahraga sambil menggalang donasi.
Jesslyn berharap, ke depan BPJS Kesehatan bisa menggerakkan lebih banyak masyarakat untuk melakukan hal yang positif.
Rr









