Ade Rai Sosialikan Pola Hidup Sehat Di Lombok Barat

Ade Rai saat mensosialisasi Program Jaminan Kesehatan NasionaI-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan Pola Hidup Sehat di Kabupaten Lombok Barat, Kamis (04/07), (Foto; BPJS Kes Mtr)
image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

Mengajak seluruh masyarakat menerapkan pola hidup sehat, sebab  nasib kesehatan kita ditangan kita sendiri

lombokjournal.com —

MATARAM  ;  Anda tahu, apakah yang dinamakan sehat  itu? Sehat adalah kemampuan kita menciptakan kesenangan.

Yang menyatakan itu tak lain adalah binaragawan nasional Ade Rai, tentu saja yang memahami benar apa itu arti sehat.

Ade Rai saat melakukan Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan NasionaI-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan Pola Hidup Sehat di Kabupaten Lombok Barat, Kamis (04/07), menyampaikan itu di hadapan ratusan masyarakat yang ingin melihat langsung sosok binaragawan itu.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Brand Ambasador BPJS Kesehatan, Sekda Lombok Barat, Ketua PKK Kabupaten Lombok Barat, Asisten I Kabupaten Lombok Barat, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mataram dan 250 orang peserta yang terdiri dari seluruh kelompok masyarakat Kabupaten Lombok Barat.

Acara Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan NasionaI-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan Pola Hidup Sehat di Kabupaten Lombok Barat ini dibuka langsung oleh Sekda Lombok Barat H. Moh. Taufiq.

Dalam sosialisasi  yang digelar di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat itu, Ade Rai menyampaikan materi inspirasi tentang Pola Hidup Sehat untuk menjadi pendorong semangat peserta JKN-KIS guna memulai pola hidup yang lebih sehat.

Menurut pria yang telah menjadi Brand Ambassador BPJS Kesehatan sejak 2016 lalu itu, sehat bukanlah tujuan namun merupakan syarat.

“Kalau mau kerja, kita harus sehat. Kalau mau olahraga badan harus sehat. Untuk itu mulai lah olahraga sejak sekarang agar kesehatan tetap terjaga walaupun usia sudah tidak muda lagi,” ungkap Ade Rai.

Sosialisasi ini diselenggarakan untuk mengajak seluruh masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Ditegaskan AdeRai, nasib kesehatan kita ditangan kita sendiri.

“Bukan di tangan pemerintah atau BPJS Kesehatan. Jadi warga harus lebih cerdas, karena sakit itu sesuatu yang tidak mengenakan,” lanjutnya.

Dalam sambutannya Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mataram Muhammad Ali menjelaskan, kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang merupakan salah satu nawacita Presiden Joko Widodo kepada masyarakat.

Dikatakannya, kegiatan sosialisasi Program JKN-KIS dan Pola Hidup Sehat Bersama Brand Ambassador BPJS Kesehatan pada hari ini, diharapkan dapat menjadi bagian dari sinergi bersama mendukung Program Indonesia Sehat tersebut.

“Sekaligus sebagai salah upaya pelaksanaan ruang lingkup pelayanan kesehatan dalam Program JKN-KIS yang bersifat komprehensif, tidak hanya dalam bentuk upaya kuratif dan rehabilitatif, tetapi termasuk promotif dan preventif,” terang Ali.

Sekda Lombok Barat H. Moh. Taufiq dalam kesempatan itu menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat senantiasa mendukung pelaksanaan Program JKN-KIS yang didasari oleh UU No.40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Menurutnya, phaknya menyambut positif kegiatan Sosialisasi Program JKN KIS dan Pola Hidup Sehat ini sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan pemahaman masyarakat melalui pemberian informasi secara langsung kepada kelompok masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kelompok masyarakat yang hadir dapat turut memberikan informasi kepada masyarakat luas dan menjadi influencer terhadap Program JKN-KIS dan Pola Hidup Sehat. Kita harapkan bahwa kegiatan-kegiatan berbagi pola hidup sehat dapat terus ditingkatkan dengan melibatkan banyak pihak, sehingga semakin banyak masyarakat yang sadar pentingnya menjaga kesehatan,” ujar Taufiq.

Di akhir kegiatan sosialisasi ini, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mataram Muhammad Ali mengajak seluruh peserta yang hadir untuk bersama-sama mendownload aplikasi Mobile JKN. Aplikasi yang memudahkan peserta untuk mendaftarkan diri dan anggota keluarganya tanpa harus berlama-lama antri di Kantor BPJS Kesehatan.

“Tidak ada alasan malas lagi untuk mendaftarkan diri dan anggota keluaganya, karena BPJS Kesehatan telah meluncurkan aplikasi yang memudahkan peserta untuk mendaftarkan diri dan anggota keluarganya hanya dengan satu genggaman,” tutup Ali.

ay/yn/jAMKESNEWAS