Adakan Rapat, Tak Perlu Ada Hidangan 

H. Lalu Gita Aryadi
image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

Mulai hari ini hilangkan kebiasaan menghidangkan makanan, minuman di ruang rapat, Baru berlaku hari ini di kantor Gubernur

MATARAM.lombokjournal.com —  Masih tingginya  Kasus Covid-19 dan terus bertambah tiap hari, tak hanya  terjadi di kluster pasar. Justru penularan Covid-19 di lingkungan kantor disebut paling tinggi.

Hal itu dinyatakan oleh Sekretaris Daerah NTB, H Lalu Gita Aryadi di Mataram, Senin (20/07/20).

Mengikuti arahan dari Juru bicara Presiden Achmad Yurianto pada Minggu (19/07/20) kemarin, dalam konfrensi persnya terkait Update Covid.

Sekda menegaskan, jika mengadakan rapat di kantor  pemerintahan agar waktu rapat dipersingkat menjadi kurang lebih satu Jam. Dan ini yang penting, tidak diadakannya Jamuan atau snak saat rapat berlangsung.

Sekda menyatakan ,Jangan sampai epicentrum Covid-19 ada dikantor- kantor. Untuk menghindarinya harus dipastikan kalau rapat yang hadir adalah orang yang tidak sakit .

“Yang bagus imunitasnya, perlu ada termogan untuk mengecek suhu peserta rapat,yang sakit jangan ikut rapat. Serta presentasi jangan lama tapi singkat padat, jelas, diupayakan tidak lebih setengah jam atau satu jam. Jangan lupa  selalu gunakan masker, karena selalu gunakan masker makan tidak boleh  makan minum dalam rapat,” tegas Sekda.

Sekda menjelaskan,  alasan tak boleh menghilangkan kebiasaan menyediakan hidangan apa pun selama rapat atau pertemuan berlangsung, sebab akan memberikan kesempatan orang yang hadir untuk membuka masker.

“Upayakan tidak ada hidangan makan dan minum apapun selama rapat, sehingga semua tidak berkesempatan membuka masker,” tegasnya.

Sekda kembali menekankan, mulai hari ini hilangkan kebiasaan menghidangkan makanan, minuman di ruang rapat, Baru berlaku hari ini di kantor Gubernur.

“Nanti kita akan sosialisaikan ke kantor- kantor pemetintahan yang ada di NTB,” kata Sekda.

AYA