Kota Mataram mengalami inflasi sebesar 0,25 persen dan Kota Bima mengalami inflasi sebesar 0,80 persen

MATARAM.lombokjournal.com — Badan Pusat statistik ( BPS ) NTB merilis, bulan April 2018, Nusa Tenggara Barat mengalami inflasi sebesar 0,37 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK), dari 130,73 pada bulan Maret 2018 menjadi 131,21 pada bulan April 2018.
Angka inflasi ini berada di atas angka inflasi nasional yang tercatat sebesar 0,10 persen.
Hal ini disampaikan Kepala BPS NTB Endang Triwahyuningsih, Rabu (02/05 ).
Endang menyatakan Untuk wilayah Nusa Tenggara Barat, Kota Mataram mengalami inflasi sebesar 0,25 persen dan Kota Bima mengalami inflasi sebesar 0,80 persen.
Menurut Endang, inflasi Nusa Tenggara Barat bulan April 2018 sebesar 0,37 persen terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan dengan kenaikan indeks pada Kelompok Transport, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 0,93 persen.
“Sedang pada Kelompok Kesehatan sebesar 0,71 persen; Kelompok Bahan Makanan skoebesar 0,47 persen; Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,2 persen; Kelompok Sandang sebesar 0,2 persen; Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan bakar sebesar 0,15 persen; Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olah raga sebesar 0,02 persen,” terangnya.
Laju inflasi Nusa Tenggara Barat tahun kalender April 2018 sebesar 1,02 persen lebih rendah dibandingkan inflasi tahun kalender April 2017 sebesar 1,07 persen. Sedangkan laju inflasi “tahun ke tahun” April 2018 sebesar 3,65 persen lebih tinggi dibandingkan dengan laju inflasi “tahun ke tahun” di bulan April 2017 sebesar 3,05 persen.
AYA









