Es Buah Menggoda, Tapi Ingat Dampaknya bagi Kesehatan 

Sebenarnya buka puasa pakai es buah itu sehat nggak sih? Memang ada buahnya, tapi gimana dengan gula dan sirupnya?

es buah. Selain buahnya yang mengandung gula alami, biasanya ditambah dengan gula cair, sirup, dan kental manis
ILUSTRASI ~ sebenarnya buka puasa pakai es buah itu sehat nggak sih? / Foto : Zak Chapman/pexels
image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

Memulai berbuka dengan es buah itu memberi asupan gula cair dalam jumlah yang banyak

MATARAM,LombokJournal.com ~ Es buah sangat meggoda setelah lebih dari 12 jam menahan lapar dan dahaga. Rasanya ingin langsung yang segar-segar untuk berbuka puasa. 

Es buah jadi pilihan favorit. Manis, dingin, dan kelihatannya menyegarkan banget.

Tapi, sebenarnya buka puasa pakai es buah itu sehat nggak sih? Memang ada buahnya, tapi gimana dengan gula dan sirupnya?

BACA JUGA : Magnet Wisata Baru: NTB Tak Jualan Pulau Itu itu Saja  Begini penjelasannya. Yang kita anggap sehat ternyata ada masalah juga bagi kesehatan

Dilansir dari Instagram Kementerian Kesehatan dijelaskan, dalam satu porsi es buah.

Selain buahnya yang mengandung gula alami, biasanya ditambah dengan gula cair, sirup, dan kental manis.

Kombinasi bahan-bahan tersebut yang membuat kandungan gula dalam es buah menjadi sangat tingan Es Sirupggi.

BACA JUGA : Hentikan Kebiasaan Buka Puasa dengan Es Sirup

Saat berbuka tubuh memang membutuhkan energi. Namun, memulai berbuka dengan es bua itu memberi asupan gula cair dalam jumlah yang banyak. Ini bisa membuat gula darah naik dengan cepat.

Padahal, rekomendasi asupan gula sebaiknya tidak lebih dari 50 gram per hari.

Bayangkan berapa banyak kandungan gula dalam satu porsi es buah yang dingin dan manis itu.

BACA JUGA : Bulam Puasa Dimanfaatkan untuk Berhenti Merokok, Bisa Tidak?

Jika dikonsumsi terlalu sering, asupan gula dapat berdampak terhadap berat badan dan Kesehatan metabolik

Buka puasa makan buah-buahan itu bagus. Tapi bagamana dengan es buah? Ya, kurangi tambahan gulanya ya! dan