Dubes AS Dan Gubernur TGB Dialog Dengan Penerima Hibah Compact

image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

Dubes AS, Joseph R. Donovan, Jr dan Gubernur NTB, Dr.TGH.M.Zainul Majdi yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) berdialog dengan masyarakat penerima hibah Compact, program kerjasama pemerintah Indonesia dengan pemerintah Amerika Serikat.

Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi bersama Dubes AS, Joseph R.
Donovan, Jr (Foto: Humas NTB)

MAtARAM.lombokjournal.com — Usai jamuan sarapan pagi di Paviliun Pendopo Gubernur NTB di Mataram, Rabu, (16/05), berjalan kaki menuju Hotel Santika, Kota Mataram, yang jaraknya sekitar 200 meter.  Di hotel itu, Dubes AS yang didampingi istri, Mei Chou Wu dan Gubernur TGB didampingi istri, Hj. Erica Zainul Majdi mengadakan dialog masyarakat penerima hibah Compact.

Sebelumnya, keduanya yang didampingi istri  masing-masing meninjau pameran berbagai produk penerima hibah compact, dan sempat membeli langsung produknya.

Millennium Challenge Account Indonesia (MCA-Indonesia) adalah lembaga wali amanat yang dibentuk Pemerintah Indonesia sebagai pelaksana program Compact. Program Compact adalah hibah besar selama lima tahun untuk negara-negara yang sudah lolos kualifikasi Millennium Challenge Corporation Amerika Serikat (MCC-AS).

Resident Director MCC, Troy Wray  menyatakan, MCC Indonesia merupakan agency terbesar di seluruh dunia. Tahun 2011, MCC Indonesia menandatangani persetujuan 3 projek besar dengan Pemerintah Indonesia, yaitu kemakmuran hijau, stunting dan modernisasi pengadaan.

Dikatakannya, semua proyek merupakan gagasan yang bersumber dari masyarakat dan Pemerintah Indonesia. “Kami sangat senang tiga proyek ini dilaksanakan di NTB,” tegas Troy sambil menambahkan, berkat dukungan kuat Gubernur  NTB, tiga proyek itu makin kuat.

Di tempat yang sama, Gubernur NTB, Dr. TGH.M.Zainul Majdi  menyampaikan terima kasih dan penghargaan pada duta besar AS berserta istri, juga  Konjen AS beserta seluruh jajarannya, atas kunjungan persahabatan yang berkesan dan hangat.

Menurut Gubernur TGB,  MCC adalah satu bagian dari kerjasama, dan bukan awal atau akhir. “Dalam kehidupan ini,  kita semua membutuhkan kerja sama karena kita hidup dalam satu dunia,” kata gubernur.

Ditegaskannya, proyek MCC Indonesia merupakan kerjasamanya yang formulasinya berdasarkan kepentingan serta kebutuhan masyarakat Nusa Tenggara Barat. Walaupun program ini 10 bulan lagi akan selesai, Gubernur TGB memastikan akan tetap berlanjut.

“Saya dapat yakinkan kepada kita semua bahwa apa yang diinisiatifkan dan digagas dalam MCC hari ini, Insya Allah akan berlanjut terus di Provinsi Nusa Tenggara Barat,” tegasnya.

Pewmprov NTB akan terus mensupport  dan mengembangkan yang sudah dimulai dengan program ini, karena  merupakan kebutuhan masyarakat NTB.

Dubes AS Joseph R. Donovan, menyatakan  sangat senang  bisa berkunjung bersama  istri di NTB dan berkesempatan mencicipi produk-produk yang  lesat. Dubes negara adidaya itu berterima kasih kepada Gubernur NTB beserta istri dan seluruh masyarakat NTB  yang  menyambutnya dengan ramah. Pemerintah Amerika Serikat sangat bangga bisa bekerja sama dengan pemerintah Indonesia melalui Millennium challenge yang dilakukan di Indonesia.

Ia  percaya semua program MCC bisa berperan dalam meningkatkan sistem komunitas pedesaan dan juga pertumbuhan ekonomi.

“Pada tahun 2011 lalu kita telah menyetujui proyek ini akan tuntas dalam waktu 5 tahun, yakni pada tahun 2018 mendatang,”ungkapnya. Namun, berkat kepemimpinan Gubernur NTB, dipastikan program ini akan terus berlanjut.

Dubes juga yakin NTB mendapatkan banyak  manfaat dari proyek-proyek Compact. Misalnya, proyek kemakmuran hijau yang penerima hibahnya hadir, proyek di bidang nutrisi dan gizi, juga pengadaan modernisasi. NTB kini menjadi pusat percontohan pengadaan modernisasi di Indonesia, ungkap dubes.

AYA/Humas NTB