Masyarakat diminta tetap mematuhi protocol Covid-19
TANJUNG.lombokjournal.com –
Penanganan pandemi Covid-19 di Kabupten Lombok Utara (KLU) mencatat perkembangan baru.
Dalam siara pers Jum’at (02/10/20), Plt Bupati Lombok Utara, H. Saripudin, SH, MH menyampaikan, hasil pemeriksaan Swab yang dilakukan Laboratorium Bioomedis RSUD Provinsi NTB hingga Kamis (01/10), ada tambahan kasus konfirmasi sebanyak 2 (dua) orang.
“Satu di antaranya meninggal dunia,” kata H Saripudin melalui siaran pers yang diterima media hari Jum’at.
Rincian 2 (pasien) terkonfirmasi yang dimaksud adalah;
- Pasien nomo 3344 an Tn DD (21 th), lama Desa Bentek, Kecaatan Gangga.
- Pasien an Ny US (59 th) alamat Desa Anyar Kecamatan Bayan, meninggal dunia dan telah dilakukan pemulasaran yang dilakukan Satgas Covid-19, sesuai protocol Covid-19.
Sampai hari Jum’at (02/10/20, di KLU kasus konfirmasi positif Covid-19 berjumlah 109 orag, sembuh 102 orang, masih dalam perawatan medis 2 orag ( 1 orang dirawat di RSUD NTB, dan satu orang lainnya dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram). Pasien meninggal 5 (lima) orag.
Saat ini masih terdapat 36 orang pasien kategori Kontak Erat yang masih melakukan karantina mandiri. Saat ini terdapat 5 pa dengan kategori Suspek yang masih mlakukan isolasi mandiri.
Dijelaskan, orang dengan hasil RDT Reaktif, akan dilakukan tindakan medis Swab. Ini merupakan standar pemeriksaan laboratorium diagnosa Covid-19.
Saripudin mnghimbau agar masyarakat tidak melakukan perundungan terhadap paien terkonfirmasi posiif Covid-19.
“Kita cegah penyakitnya, bukan mengucilkan orangatau latar belakangnya,” katanya.
Selain iitu Saripudin menyerukan, agar warga Lombok Utara tetap mematuhi protocol Covid-19.
“Wajib menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun, jaga jarak, menghindari kerumunan, serta melakukan pola hidup hidup bersih dan sehat,” seru Saripudin.
Rr/Humaspro









