Wisatawan Lokal Mulai Ramai Kunjungi Gili Matra

Para pengunjung wisatawan lokal sedang memasuki gerbang menuju perahu penyeberangan menuju Gili, Rabu (02/09/20)/Foto AST
image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

Wisatawan mancanegara sejak pandemi Covid-19 mulai mewabah sampai sekarang belum ada yang berkunjung

TANJUNG.lombokJournal.com — Geliat wisatawan lokal untuk berwisata ke Gili Meno, Air, Trawangan (Matra) mulai meningat.

Jika pada awal pandemi Covid-19 pengunjung yang datang tak sampai sepuluh orang per hari, kini jumlahnya sudah mencapai ratusan.

Sahid, Pengurus Koperasi Karya Bahari di Bangsal

Kepada lombokjournal.com, Sahid, salah seorang pengurus Koperasi Karya Bahari selaku pengusaha transportasi laut dari Pelabuhan Bangsal menuju tiga Gili menyampaikan, kenaikan jumlah pengunjung tersebut dimulai bertahap sejak dua bulan lalu.

“Lebih seratus. Kalau baru-baru Covid itu jak satu, dua. Bahkan Gili Air itu kadang nggak ada. Sekarang lebih seratus. Wisatawan lokal aja,” terangnya. Rabu, (02/08/20).

Sementara turis mancanegara sejak pandemi Covid-19 mulai mewabah sampai sekarang belum ada yang berkunjung.

Selain karena Covid-19, hal tersebut kemungkinan disebabkan tidak dibukanya izin penerbangan dari negara pemasok turis terbanyak seperti Australia.

“Untuk saat ini kan baru Malaysia saja yang buka,” katanya.

Dijelaskan, Koperasi Karya Bahari oleh pandemi Covid-19 terpaksa merumahkan beberapa karyawannya.

Kendati pengunjung sudah mulai meningkat, karena jumlah kunjungan yang jauh menurun dari kondisi normal, kebijakan untuk kembali mempekerjakan karyawan belum mampu dilakukan.

“Beberapa kami rumahkan,” ungkapnya.

 

Sementara Sahid, salah seorang petugas kesehatan dari Gugus Tugas Covid-19 yang berjaga di pintu masuk ruang tunggu penumpang mengaku jika protokol kesehatan diterapkan secara ketat.

Dari pantauan lombokjournal.com, selain wajib mengenakan masker, para pengunjung juga harus melewati prosedur pengecekan suhu tubuh ketika hendak masuk ruang tunggu penumpang.

“Semua wajib pakai masker. Kami gantian berjaga di sini,” jelasnya.

AST