Umum  

Kurangi Blank Spot, Diskominfotik NTB Programkan Desa Mandiri Internet

Putu Gede Aryadi
image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

Disamping untuk membantu membuka area blank spot, diharapkan menjadi lahan pemasukan BUMDES di desa

MATARAM.lombokjourna.com —  Dinas Kominfotik NTB akan membangun Desa Mandiri Internet, yang akan dijadikan Pilot projet yaitu desa-desa yang jauh dari provider serta memiliki sinyal Lemah atau Blank Spot.

“Desa mandiri ini nantinya akan melibatkan BUMDES untuk membangun tower serta akan dilakukan pelatihan yang akan dilakukan oleh krmentrian Kominfotik dan Kominfo NTB,” ujar Kepala Dinas Kominfotik, Putu Gede Aryadi,  Rabu (13/08/20).

Menurut Gede Aryadi , Kementrian Komunikasi dan Informatika akan melakukan pelatihan. Dan nantinya akan dibangun usaha pelayanan internet.

Sehingga transaksi pengembangan bisnis, sosial, ekonomi termasuk pendidikan bisa jalan

“Kami Sudah berkomunikasi dengen kementerian kominfo karena disamping untuk membantu membuka area blank spot, kita harapkan ini menjadi lahan pemasukan BUMDES di desa. Karena kebutuhan internet ini sangat penting, orang jualan online, sekolah juga butuh paket kalau di desa ada bumdes  agen usahanya menyiapkn internet kan bisa mempermudah masyarakat,” kata Gede Aryadi.

Desa yang akan menjadi pilot projek diutamakan daerah – daerah yang pinggiran atau lemah sinyalnya kurang.

‘’Target ada pilot projek dulu. Kita lihat polanya seperti apa kita tawarkan dulu dan kementerian kominfo bisa memberikan pelatihan secara gratis,” kata Gede Aryadi.

Seperti diketahui, di NTB saat ini masih ada puluhan desa yang termasuk blank spot.

“Di NTB ada sekitar 46 Desa yng masuk dalam area blank spot,” jelasnya.

AYA