KLU.lombokjournal.com — Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19) Kabupaten Lombok Utara, menjelaskan rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan secara komprehensif dan sinergis.
“Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan itu merupakan upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) di Kabupaten Lombok Utara,” jelas Evi Winarni, M.Si, Koordinator Bidang Kehumasan/Juru Bicara Covid-19 KLU, pada wartawan saat jumpa pers secara daring, bertajuk ‘Perkembangan Penanganan COVID-19 di KLU’ di Tanjung, Selasa (05/05/20).
Plt. Asisten Administrasi Umum Setda KLU itu menjelaskan, dalam kegiatan yang berlangsung secara berkala, tanggal 25 April – 3 Mei 2020, dilaksanakan pengamanan dan pengecekan suhu tubuh pada 3 kawasan perbatasan KLU, yaitu Pusuk Pas, Klui Malaka dan Loloan Bayan.
“Pada periode tanggal yang sama juga telah dilaksanakan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum yang ada di Lombok Utara,” kata Evi.
Kegiatan berkala lainnya yang telah dilaksanakan, yaitu;
- Tanggal 25-26 April 2020; penyuluhan tentang penyebaran pandemi Covid-19 sekaligus penertiban penataan jarak lapak antar pedagang di Pasar Tanjung.
- Tanggal 28 April 2020; penyuluhan tentang penyebaran pandemi Covid-19, dan penertiban penataan jarak lapak antar pedagang serta pembagian masker di Pasar Tanjung.
- Tanggal 29 April 2020; penyuluhan tentang penyebaran pandemi Covid-19, dan penertiban penataan jarak lapak antar pedagang di Pasar Tanjung dan Pasar Pemenang.
- Tanggal 30 April 2020 ; kegiatan imbauan dan sosialisasi oleh Satgas Kecamatan Pemenang bersama FORKOPIMDA agar warga untuk sementara waktu tidak sholat berjamaah tarawih dan jumatan di masjid.
- Tanggal 30 April, 2020; edukasi langsung dengan masyarakat pengunjung dan pedagang di Pasar Ancak terkait Covid-19 sekaligus penyerahan masker dari Satgas Kab pada Satgas Kecamatan di Desa Bayan.
- Tanggal 1 – 4 Mei 2020; penyuluhan tentang penyebaran pandemi Covid-19, dan penertiban penataan jarak lapak antar pedagang di Pasar Tanjung dan Pasar Pemenang.
- Tanggal 2 Mei 2020 ; penataan jarak lapak antar pedagang dan area parkir serta sosialisasi terkait pencegahan penyebaran Covid-19 sekaligus pembagian masker di Pasar Mingguan Batu Keruk, Desa Akar Akar, Kec. Bayan.
- Tanggal 4 Mei 2020; tracing contact terhadap pasien terkonfirmasi positif Covid di Wilayah Santong Kec. Kayangan, dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dan koordinasi dengan Puskesmas, Satgas Keecamatan dan Satgas Desa.
- Tanggal 4 Mei ; edukasi dan pembagian masker di Dusun Mentari Timur.
- Tanggal 4 Mei 2020; pemeriksaan RDT kontak erat dari kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di semua wilayah Puskesmas, dengan rincian :
Bayan : 150 orang; Senaru : 150 orang; Santong : 50 orang; Kayangan : 100 orangTanjung : 3 orang; Gangga: nihil; Pemenang : 50 orang, dan Nipah : 45 orang.
Evi Winarni menjelaskan, selain kegiatan berkala yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19) Kabupaten Lombok Utara, juga melakukan tindakan medis, yang meliputi;
Rapid test terhadap santri yang datang dari Ponpes Al Fatah Magetan di Gili Indah pada tanggal 28 April 2020 dengan hasil 1 orang reaktif. Hal sama dilakukan terhadap 2 orang yang kontak erat dengan pasien Tn. “A” di Desa Teniga telah dilakukan 2 kali dan hasilnya non reaktif.
Terhadap 58 orang klaster Magetan juga dilakukan Rapid test terhadap dengan hasil 9 orang reaktif dan 49 orang non reaktif.
apid test juga dilakukan terhadap 35 orang yang sempat kontak dengan pasien positif Covid-19 di Dusun Lendang Mamben, Bayan dengan hasil 9 orang reaktif.
Gugus Tugas juga menjelaskan perkembangan penanganan Covid-19 per tanggal 4 Mei 2020 di KLU :
PPTG (Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala) : 977 orang; OTG (Orang Tanpa Gejala) : 218 orang; ODP (Orang Dalam Pemantauan) : 212 orang; OSDP (Orang Selesai Dalam Pemantauan) : 66 orang; . PDP (Pasien Dalam Pengawasan) : 6 orang; PSDP (Pasien Selesai Dalam Pengawasan) : 19 orang; Positif : 15 orang; Sembuh : 1 orang.
Ketersediaan RDT di Dinas Kesehatan Lombok Utara sebanyak 1000 unit untuk kontak listing pasien terkonfirmasi di seluruh Wilayah KLU.
Bantuan Pemerintah Daerah (Dana BTT)
Dalam kesempatan jumpa wartawan itu, Evi juga mengungkapkan pemberian bantuan Pemerintah Daerah berupa pemberian masker;
Jumat, 24 April 2020, 1000 masker ke Desa Malaka; Sabtu, 25 April 2020, masing-masing 1000 masker ke Desa Akar-akar, Sambik Elen, Bayan dan Senaru; Sabtu, 25 April 2020, 500 masker ke Desa Teniga; Selasa, 28 April 2020, 500 masker ke Desa Gondang;
Selasa, 28 april 2020, masing-masing 1000 pcs ke Desa Kayangan dan Santong; Selasa, 28 April 2020, 700 masker ke Desa Pemenang; Jumat, 1 Mei 2020, masing-masing 1000 masker ke Desa Mumbul Sari, Anyar dan Medana; Sabtu, 2 Mei 2020, masing-masing 1000 masker ke Desa Dangiang dan Akar Akar.
“Juga disalurkan kepada keluarga pasien yang reaktif dan positif bantuan sembako sebanyak 96 paket sembako,” jelas Evi.
Lebih jauh diungkapkan, Gugus Tugas juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat di tempat-tempat keramaian seperti Pasar dan Jalan Raya.
“Juga dilakukan penyemprotan disinfektan di beberapa wilayah pada minggu sebelumnya,” katanya.
Bantuan lembaga/instansi wisata
Pada awal Mei juga menyalurkan bantuan yang bersumber dari lembaga maupun instansi swasta, seperti pembagian sembako kepada 16 keluarga KLU di Desa Malaka, pasien yang terdeteksi reaktif dan sedang di karantina di Unit Pelayanan Karantina, hari Sabtu, 2 Mei 2020.
Bantuan itu dari Kapolda NTB yang diserahkan Kapolsek Pemenang dan Kanit Binmas Polsek Pemenang. Pada hari Senin, 5 Mei 2020, telah diterima bantuan berupa sepatu bot dari 4 pasang untuk Puskesmas Bayan.
“Pada tanggal yang sama telah diterima bantuan berupa APD dari FKM Undikma Mataram,” kata Evi.
Rr/HmsproKLU









