Iuran Peserta  JKN-KIS Membantu Pengobatan Penderita Kanker

Muhammad Najib
image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

Ternyata dengan mengikuti semua prosedur seluruh biaya untuk pengobatan Najib ditanggung penuh BPJS Kesehatan

lombokjournal.com —

MATARAM.Jamkesnews   ;  Kanker adalah salah satu penyakit yang paling menakutkan bagi tiap orang. Penyakit kanker ada beberapa macam yang menyerang tubuh, salah satunya yaitu kanker tulang.

Kanker tulang adalah jenis kanker yang menyerang tulang mana pun di dalam tubuh. Kondisi ini dapat dialami oleh anak-anak hingga orang dewasa.

Muhammad Najib (40) adalah peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang mengalami kanker tulang rahang.

Awal mulanya ketika dulu giginya mengalami retak karena jatuh lalu ia tidak segera memeriksakan ke dokter. Tidak lama kemudian ia merasakan nyeri yang hebat karena infeksi.

Saat Najib merasakan nyeri yang sangat hebat, ia langsung segera memeriksakan diri ke Puskesmas tempat saya terdaftar, setelah dokter di puskesmas memeriksa kemudian saya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lengkap.

Ternyata setelah dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung, Najib harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan di sana dokter memutuskan agar segera dilakukan operasi.

“Akhirnya saya harus dirujuk ke Rumah Sakit Sanglah untuk dilakukan operasi. Saat mengetahui keputusan itu perasaan saya sudah tidak karuan karena saya memikirkan biaya yang cukup mahal, perawatan yang memakan waktu lama, serta kondisi yang tidak mungkin dapat kembali normal,” ujar Najib, saat bercerita di kediamannya, Senin (22/10).

Ternyata dengan mengikuti semua prosedur seluruh biaya untuk pengobatan Najib ditanggung penuh oleh BPJS Kesehatan.

Dari awal Najib mengikuti program JKN-KIS ini, pembayaran iuran BPJS Kesehatan diniatkan untuk membantu peserta JKN-KIS yang membutuhkan pengobatan, tidak saya duga ternyata saya pun merasakan sendiri manfaat yang diberikan oleh BPJS Kesehatan.

Najib menuturkan, biaya berobatnya yang mahal ditanggung penuh oleh BPJS Kesehatan. Najib menyadari, dengan iuran yang dibayarkan tiap bulan sebesar Rp25.500, tentu tidak akan cukup untuk membiayai pengobatannya sampai dengan sekarang.

“Untuk itu saya sangat berterima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat yang telah mengikuti program JKN-KIS, karena dari iuran merekalah seluruh pengobatan saya dapat ditanggung oleh JKN-KIS,” tambah Najib.

ay/yn/jamkesnews

Narasumber : Muhammad Najib