Umum  

Bupati Najmul Akhyar Resmikan Bantuan Stimulan RTG di Rempek Gangga

Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH.,hari Jum’at (02/08) 2019 melakukan pengguntingan pita saat penyerahan Rumah Tahan Gempa (RTG) kepada masyarakat di Dasan Banjur, Rempek Kecamatan Gangga. (Foto;foto: den/humasproKLU)
image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

Dari 571 unit yang ditangani, 570 unit sudah mulai dibangun dan 1 belum, karena tidak ada tempat lain untuk mengungsi

Penyerahan ke wakil warga
Warga yang hadir

GANGGA.lombokjournal.com — Percepatan rehabilitasi-rekonstruksi (rehab-rekon) pascagempa dengan membangun rumah-rumah warga terdampak gempa, terus digenjot  Pemerintah Kabupaten Lombok Utara.

Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH.,hari Jum’at  (02/08) 2019 melakukan penyerahan Rumah Tahan Gempa (RTG) kepada masyarakat di Dasan Banjur, Rempek Kecamatan Gangga,.

Saat pennyerahaan itu, Bupati Najmul menegaskan, pembangunan rumah tahan gempa bisa berjalan sesuai dengan rencana secara partisipatif.

Dikatakan bupati, banyak sekali persoalan yang dihadapi, satu per satu terselesaikan. Bahkan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Benana) mengapresiasi masyarakat, karena KLU dinilai capaian pembangunan RTG cukup tinggi.

Hanya saja, ada kendala di antaranya 700 KK yang menempati kawasan hutan lindung, tetapi pemerintah berencana mengeluarkan batasan areal sekitar 14 hektar dari kawasan hutan tersebut.

“Saya sudah menandatangani SK tim teknis yang diketuai oleh PUPR untuk memverifikasi terhadap rumah masyarakat pola mandiri yang sudah jadi. Apakah rumah yang dibangun tahan gempa atau tidak. semoga upaya-upaya yang dilaksanakan pemerintah sesuai harapan kita,” tandas bupati.

Saat itu Pjs Kades Rempek Syaiful Bahri, SP. mengatakan, tanah yang masih disengketakan sekitar 50 persen sudah bersertifikat dan membayar pajak. Tapi secara administratif dikategorikan sebagai hutan.

Upaya penyelesaian sudah dilakukan, termasuk mengusulkan solusinya kepada Pemerintah Daerah.

Di tempat yang sama, pihak pendamping dari BNPB,  Indriana Putri menjelaskan, di Desa Rempek ada 780 rekening, tetapi yang sedang ditangani ada 571 rekening, yang lain adalah data anomali sehingga perlu perbaikan.

Menurutnya, dari 571 unit yang ditangani, 570 unit sudah mulai dibangun dan 1 belum, karena tidak ada tempat lain untuk mengungsi.

“Menunggu tempat keluarga terlebih dahulu jadi untuk ditempati. Sementara rumahnya sedang dibangunkan. Dari 570 rumah tersebut, 207 rumah sudah ditempati warga dan sisanya dalam proses pembangunan,” paparnya.

Pada akhir acara dilanjutkan dengan pengguntingan pita dan penyerahan kunci rumah secara simbolis oleh Bupati Lombok Utara kepada salah seorang perwakilan warga penerima manfaat.

Turut hadir bersama Bupati Najmul di antaranya Kalaksa BPBD Muhadi, SH., Camat Gangga Suhadi, S.Sos., pendamping Fasilitator, Pokmas dan masyarakat penerima manfaat.

sta/humasproKLU