,Julaiha sempat khawatir dengan pemberitaan dan informasi yang beredar,katanya katarak sudah tidak dijamin
lombokjournal.com —
MATARAM,JAMKESNEWS ; Siti Julaiha (73), wanita paruh baya, sebagai ibu rumah tangga mengaku lega karena dirinya adalah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Pada bulan Desember lalu ia menjalani operasi katarak mata tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun berkat Kartu JKN-KIS.
Julaiha saat ditemui di rumahnya, Kamis (25/04) oleh tim Jamkesnews menuturkan, ia merasa sangat terbantu dengan adanya Program JKN-KIS ini. Mulai dari tahapan check-up matanya sampai dengan proses operasi katarak di Balai Kesehatan Mata Mataram (BKMM) sepenuhnya ditanggung JKN-KIS dalam hal pembiayaan.
“Saya baru saja dioperasi bulan Desember lalu. semuanya ditanggung JKN-KIS, Alhamdulillah sekarang sudah bisa melihat seperti biasa, jernih, terang, penglihatan saya,” ungkap Julaiha.
Lebih lanjut Julaiha menceritakan, ia merasa penglihatannya kabur sudah sejak lama. Hanya saja saat itu ia tak kunjung memeriksakan diri ke dokter. Sampai akhirnya ia benar-benar terganggu dengan penglihatan yang semakin hari semakin kabur lalu ia segera memeriksakan matanya ke dokter.
“Saya sudah merasa penglihatan saya kabur sejak lama. Tapi waktu itu saya berpikir, mungkin saya butuh kacamata saja, sehingga saya tidak pernah memeriksakannya ke dokter. Akhirnya saya memberanikan diri untuk memeriksakannya ke dokter dan dokter bilang mata saya katarak. Dokter menyarankan untuk segera dijadwalkan operasi,” ceritanya.
Awalnya Julaiha sempat khawatir dengan pemberitaan dan informasi yang beredar,katanya katarak sudah tidak dijamin.
Selain itu ada isu lainnya bahwa lensa mata yang digunakan saat operasi katarak menggunakan JKN-KIS berkualitas buruk.
Sehingga Julaiha sudah jaga-jaga menyiapkan tabungannya untuk digunakan membayar biaya operasi kataraknya. Tetapi terbukti berita tersebut tidak benar, operasi katarak Julaiha pun berjalan lancar menggunakan JKN-KIS.
“Saat itu saya sudah siapkan tabungan saya. Jaga-jaga kalau ternyata saya harus membayar. Tapi ternyata semuanya telah dijamin oleh BPJS Kesehatan. Operasi saya berjalan lancar dan hasilnya pun tidak seperti yang orang-orang bilang. Tabungan saya masih bisa saya simpan untuk kebutuhan lainnya kelak karena semua sudah ditanggung JKN-KIS,” kata Julaiha.
Narasumber : Siti Julaiha
ay/yn/JAMKESNEWS









