Biro Perjalanan Umrah dan Haji Ikut Memeriahkan Pesona Khazanah Ramadan

Budi (kiri) menuturkan, Senin (21/05) Lombok Umrah dan Haji Expo 2018 yang digelar mulai 17 - 21 Mei 2018 ini merupakan rangkaian kegiatan dari even Pesona Khazanah Ramadhan di Pulau Seribu Masjid. (Foto:aya/Lombok Journal)
image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

Masyarakat bisa percaya kepada biro perjalanan umrah yang ikut Lombok Umrah dan Haji Expo 2018 di Islamic Center NTB

MATARAM.lombokjournal.com — Tercatat ada 19 biro perjalanan umrah dan haji yang mengikuti Lombok Umrah dan Haji Expo 2018 di Islamic Center NTB. Biro perjalanan umrah dan haji ikut memeriahkan Pesona Khazanah Ramadan sekaligus menawarkan diskon untuk pengunjung.

Budi Firmansyah, anggota Dewan Kehormatan Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Ampuhri), mengatakkan itu saat jumpa pers di kantor Dinas Pariwisata (Dispar) NTB, di Mataram, Senin (20/05).

Budi menuturkan, Lombok Umrah dan Haji Expo 2018 yang digelar mulai 17 – 21 Mei 2018 ini merupakan rangkaian kegiatan dari even Pesona Khazanah Ramadhan di Pulau Seribu Masjid.

“Biro perjalanan umrah dan haji yang mengikuti expo ini memiliki izin semua,” ucapnya.

Budi menegaskan, masyarakat bisa percaya kepada biro perjalanan umrah yang ikut Lombok Umrah dan Haji Expo 2018 di Islamic Center NTB. Dalam kesempatan ini dia menyampaikan sosialisasi tentang lima pasti umrah, yakni  pasti travelnya berizin, pasti pesawatnya, pasti hotelnya, pasti visanya dan pasti akomodasinya.

“Lima pasti ini harus dijamin diberikan kepada masyarakat Insyaallah kita semua mengikuti aturan Kementerian Agama,” ucapnya.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Mohhamad Faozal menyatakan, penyelenggaraan Pesona Khazanah Ramadhan 2018, hingga hari ke lima dalam pelaksanaannya sesuai dengan jadual kegiatan.

“Alhamdulilah, memasuki hari ke lima penyelenggaraan event ini sesuai jadual, sudah dua rangkaian kegiatan kita laksanakan yaitu Travel Fair dan Bazar Buku,”ucap Faozal.

Dia menuturkan ajang PKR 2018 menjadi salah satu upaya NTB dalam menjaga gairah kunjungan wisatawan yang hingga saat ini berjalan cukup baik.

“Biasanya ramadhan kerap dikaitkan dengan melesunya industri wisata, nah kita mencoba menghadirkan program yang bisa menarik minat wisatawan untuk datang ke NTB,” tuturnya.

Faozal menambahkan, selama PKR, panitia juga menyelenggarakan bazar Ramadhan dengan melibatkan pelaku UMKM di NTB.

AYA