Pasar Murah Digelar Dinas Perdagangan Dan Distributor Untuk Stabilkan Harga

Menjelag hari raya Idhul Adha, pasa mura digelar Dinas Perdagangan NTB, 1-3 Agustus untuk stabilkan harga (Foto : AYA/Lombok Journal)
image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

Beberapa distributor ayam dan daging juga juga dihadirkan dalam pasar murah

Hj Putu Selly Andayani

MATARAM.lombokjournal.com – Menstabilkan harga bahan pokok (bapok) saat ini menjadi perhatian pemerintah. Sebab menjelang perayaan hari raya Idhul Adha, dalam tiga hari terakhir terjadi kenaikan harga bapok, khususnya beras.

Dinas Perdagangan (Disdag) NTB menggelar pasar murah di halaman Kantor Disdag NTB, guna untuk mensetabilkan harga bapok menjelang perayaan Idul Adha (Qurban).

Kepala Disdag NTB, Hj Putu Selly Andayani mengatakan, menghadapi hari Raya Qurban. Dinas perdagangan bersama distributor dan pelaku usaha berkomitmen untuk mengadakan pasar murah, yang digelar sejak hari Rabu dan Jumat  (1-3 Agustus).

“Kami adakan pasar murah ini untuk menstabilkan harga Bapok,” ujarnya, Jumat (3/8).

Ia menuturkan, pasar murah tersebut mengandeng beberapa distributor besar serta ritail moderen yang ada di kota Mataram.

“ Dan ini memang kami tidak ada anggarannya. Hanya kami minta dengan kerjasama dengan diatributor juga, semua  berdasarkan komunikasi,” tuturnya.

Selly mengungkapkan, beberapa distributor ayam dan dagaing juga juga dihadirkan dalam pasar murah tersebut. Sebab beberapa pecan lalu, harga daging ayam sempat meroket menyentuh harga Rp 70 ribu per kg dipasar.

“Tadi PT MSJ yang distributor besar, menjual harga 36 ribu per kg  dan sudah habis 100 kg tidak sampai dalam satu jam,” ucapnya.

Selanjutnya, Selly membeberkan akan terus mengadakan pasar murah, jika harga dipasar tidak stabil dan jika ada permintaan.

Dan dipastikan pasar murah jhga akan digelar menjelang perayaan Natal dan tahun baru, guna memastian bapok di NTB aman.

“Yang jelas pasar murah ini, untuk memastikan kepada masyarakat bahwa stok bapok itu aman, jadi dengan pasar murah itulah kita saksikan bersama bahwa bahan pokok itu selama ini aman walaupun cuaca ekstrim,” pungkasnya.

AYA