Ekspor NTB Alami Penurunan Pada Bulan Mei

Kepala Bidang statistik distribusi Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) L. Putradi mengatakan,Senin (02//07) nilai ekspor Provinsi NTB pada Mei 2018 alami penurunan (Foto: aYA/Lomvok Journal)
image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

 Nilai ekspor mengalami penurunan sebesar 6,43 persen dibandingkan dengan impor pada April 2018 yang sebesar 33.317.803 dolar AS

Putradi jelaskan nilai ekspor NTB, Senin 0(2/07)

MATARAM.lombokjournal.com —  Kepala Bidang statistik distribusi  Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) L. Putradi  mengatakan, nilai ekspor Provinsi NTB pada Mei 2018 alami penurunan.

Pada bulan April 2018 nilai ekspor NTB sebesar 44.588.299 dolar AS, sedang sebelumnya bernilai  48.731.150 dolar AS, itu berarti ekspor NTB mengalami penurunan sebesar 8,50 persen.

“Ekspor pada Mei 2018 yang terbesar ditujukan ke Korea Selatan sebesar 47,26 persen, Jepang sebesar 31,47 persen, dan Filipina sebesar 15,58 persen,” ujar Putradi dalam jumpa pers di Aula Kantor BPS Provinsi NTB, Mataram, NTB, Senin (2/7).

Ia menyebutkan, jenis barang ekspor Provinsi NTB yang terbesar pada Mei 2018 adalah barang tambang/galian non migas senilai 35.074.415 dolar AS (78,66 persen), gandum-ganduman senilai 6.946.675 dolar AS (15,58 persen), dan perhiasan/permata senilai 2.229.633 dolar AS (5 persen).

Untuk nilai impor pada Mei 2018 bernilai 31.176.930 dolar AS. Kata Endang, nilai ini mengalami penurunan sebesar 6,43 persen dibandingkan dengan impor pada April 2018 yang sebesar 33.317.803 dolar AS.

“Sebagian besar Impor berasal dari negara Perancis (41,21 persen), Jepang (18,46 persen), dan Thailand (8,73 persen),”

Putradi mengungkapkan, jenis barang impor dengan nilai terbesar adalah mesin/peralatan listrik sebesar 52,10 persen, karet dan barang dari karet sebesar 26 persen, dan gula dan kembang gula sebesar 8,73 persen.

AYA