Tidur Terlalu Banyak, Bisa Jadi Ini Tanda Depresi

Kalau Anda tidur terlalu banyak dari biasanya, siapa tahu itu mungkin merupakan tanda depresi

lombokjournal.com  ~ Bila Anda sering atau bahkan secara seraturtidur terlalu banyak, delapan hingga sembilan jam semalam, anda harus mulai berhati-hati tentang kesehatan Anda.

Bisa jadi tidur yang melebihi batas waktu yang normal, merupakan gejala adanya yang tidak beres dengan kesehatan anda. Dan tahukah, tidur terlalu banyak atau berlebihan justru mengundang resiko penakit.

Masalah tidur yang tidak wajar dan depresi memang terlihat seperti dua hal yang berbeda, namun kedua bisa memiliki faktor pemicu dan gejala yang sama. 

Bahkan, kedua kondisi ini mungkin bisa diatasi dengan strategi pengobatan yang sama.

Hati-hati bila tidur berlebihan

Tidur terlalu banyak tanda depresi?

Gangguan tidur adalah salah satu tanda utama dari depresi. Saat mengalami depresi, Anda mungkin tidak bisa tidur, atau justru tidur terlalu banyak.

BACA JUGA: Kesehatanmu Saat Memasuki Usia di Atas 50 Tahun 

Bagi orang yang mengalami tidur terlalu banyak atau  kelebihan tidur atau istilahnya hipersomnia, ini sebenarnya merupakan gangguan medis. 

Pada kebanyakan pasien depresi, kurang tidur atau insomnia adalah hal yang sangat umum. Begitu pula sebaliknya, penderita insomnia berisiko 10 kali lebih besar untuk terkena depresi dibanding mereka yang tidur dengan nyenyak.

Depresi membuat Anda merasa sedih, kehilangan harapan, tidak bernilai, dan tidak berdaya. 

Tentu saja, semua orang bisa merasa sedih atau down dari waktu ke waktu. Tapi saat Anda merasa sedih untuk jangka waktu yang lama, dan perasaan tersebut menjadi intens, suasana hati yang depresi dan adanya  gejala fisik yang tidak wajar, itu akan mencegah Anda menjalani hidup yang normal.

BACA JUGA: Hati-hati, Tidur Terlalu Banyak Asa Risikonya

Gejala depresi lainnya termasuk:

  • merasa sangat sedih atau kosong
  • merasas kehilangan harapan, tidak bernilai, atau bersalah
  • merasa sangat lelah dan lamban, atau cemas dan lekas marah
  • kehilangan kenikmatan dari banyak hal yang sebelumnya dirasa menyenangkan
  • kurang berenergi
  • sulit untuk berkonsentrasi, berpikir, atau membuat keputusan
  • perubahan napsu makan yang bisa menyebabkan perubahan berat badan
  • berkurangnya atau bertambahnya kebutuhan untuk tidur

Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas selama lebih dari dua minggu, Anda sebaiknya menemui dokter untuk diagnosis yang tepat. ***

 




Hati-hati, Tidur Terlalu Banyak, Ada Risikonya

Tidur memang diperlukan untuk kesehatan, tapi hati-hati kalau secara teratur tidur berlebihan, ini mengundang risiko untuk kesehatan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Tidak perlu ada perdebatan, tidur diperlukan untuk kesehatan. Tidur penting bagi kesehatan mental dan fisik kita, kualitas hidup, dan keselamatan secara keseluruhan.

Tidur yang dilakukan secara tepat, membuat Anda segar dan siap menjalani aktivitas sehari-hari.

Dan ini manfaat tidur yang tepat, untuk membantu jantung dan pembuluh darah memperbaiki diri, meningkatkan keseimbangan hormon kelaparan yang sehat, dan membantu sistem kekebalan tubuh.

Awas jangan tidur berlebihan

Tapi berapa lama Anda harus tidur?

Tujuh hingga sembilan jam tidur setiap malam sudah cukup, meskipun usia, tingkat aktivitas, dan kesehatan Anda dapat mengubah sesuai kebutuhan.

BACA JUGA: Kesehatanmu Saat Mrmasuki Usia di atas 50 Tahun

Dan kurang tidur mengundang masalah, ingat semua fungsi tidur untuk kesehatan. Tapi kelebihan tidur, atau tidur terlalu banyak maksudnya kalau And tidur lebih dari sembilan jam dalam periode 24 jam.

Ya, bisa jadi tiap orang pernah mengalami tidur terlalu banyak.

Misalnya, selama hari kerja yang penuh tekanan, atau akhir pekan perjalanan yang sibuk, atau jika tubuh Anda sedang melawan flu. 

Dalam kasus tersebut, tidur berlebihan tidak terlalu menjadi masalah, atau bisa dikatakan masih normal, kata pakar.

“Jika Anda hanya bangun terlambat untuk mengganti mengejar kekurangan tidur Anda, itu disebut tidur pemulihan,” kata pakar kesehatan.

Tidur berlebihan

Tapi jadi persoalan, ketika Anda melakukan itu menjadi kebiasaan, dan Anda tidur lebih dari delapan atau sembilan jam setiap hari, itu baru disebut tidur berlebihan.

BACA JUGA: Tidur Terlalu Banyak, Bisa Jadi Ini Bisa Tanda Depresi

Tidur berlebihan biasanya menunjukkan sesuatu yang lain sedang terjadi.

Tidur berlebihan bisa menjadi indikasi adanya tanda-tanda medis yang tidak beres..

Penyebab paling umum yang menyebabkan seseorang mengatakan tidur lebih dari sembilan jam semalam, bisa karena efek obat atau gangguan medis, psikiatri, atau neurologis. 

Tidur berlebihan paling sering terjadi karena kondisi kesehatan berikut:

  • Kegemukan
  • Penyakit kardiovaskular
  • Diabetes
  • Sindrom kaki gelisah
  • Bruxism (menggertakkan gigi)
  • Sakit kronis
  • Gangguan tidur (seperti sleep apnea, insomnia, atau narkolepsi)
  • Hipotiroidisme
  • Depresi atau kecemasan

Sebuah studi yang pernah diterbitkan dalam suatu Journal, misalnya, menemukan bahwa tidur lebih dari enam hingga delapan jam per hari (termasuk tidur siang) dikaitkan dengan risiko kematian.

BACA JUGA: Merubah Gaya Hidup Lebih Positif dan Langgeng

Orang yang tidur berlebihan, kualitas hidupnya lebih buruk dibandingkan dengan mereka yang kurang tidur.

Tidur berlebihan juga dapat dikaitkan dengan hipersomnia (atau kantuk berlebihan di siang hari), sindrom fase tidur tertunda, keseimbangan hormon yang tidak normal, Parkinson, atau demensia.

Tanda Anda Terlalu Banyak Tidur

Meski tidur secara teratur tapi lebih dari sembilan jam per malam, adalah salah satu tanda bahaya.

Memang ada orang secara alami membutuhkan lebih banyak tidur daripada yang lain.

Ada yang memang secara alamiah tidurnya lama, yang membutuhkan antara 10 hingga 12 jam tidur setiap malam secara teratur. Bagi orang-orang ini, tidur berlebihan adalah hal yang normal. Ini mungkin kekecualian.

Jika Anda tidak merasa segar saat bangun setelah menggergaji kayu atau bekerja berat selama berjam-jam, mungkin ada masalah. 

Tidur berlebihan umumnya disertai dengan gejala kelelahan di siang hari, termasuk pusing, sakit kepala, penurunan energi, dan perubahan suasana hati.

Tidur berlebihan berisiko kesehatan

Mengapa Tidur Berlebihan Itu Berisiko

Memang kurang tidur dari jumlah jam tidur yang dianjurkan merugikan kesehatan, Tapi tidur lebih dari sembilan jam per malam secara teratur juga dapat merugikan.

Tidur berlebihan dapat menyebabkan:

  • Peningkatan kelelahan dan energi rendah
  • Penurunan fungsi kekebalan tubuh
  • Perubahan respons stres
  • Peningkatan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan obesitas
  • Peningkatan risiko kematian

Ada beberapa hal yang disarankan untuk mencoba membuat tidur Anda kembali normal, misalnya dengan bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk akhir pekan. 

Dan upayakan mendapatkan cahaya alam saat Anda bangun, dan menghindarinya menjelang waktu tidur

Jika Anda masih tidur berlebihan secara teratur setelah melakukan perubahan ini, maka Anda perlu konsultasi dokter. ***

 

sumber: Everyday Health 

 




Langkah Pengendalian Tembakau di Indonesia

Dante arahkan tindak lanjut survei GATS, dengan empat langkah pengendalian tembakau di Indonesia

JAKARTA.lombokjournal.com ~ Terkait hasil survei GATS, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono mengarahkan Strategi Pengendalian Tembakau,.

Salah satunya yakni melaksanakan  kebijakan program yang dapat mengurangi paparan iklan tembakau di media cetak, elektronik, dan media sosial.

Langkah melengkapi strategi pengendalian tembakau
Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono

“Ini tugas yang terlihat mudah, tetapi sangat sulit untuk dikerjakan,” kata Dante, akhir bulan lalu.

BACA JUGA: Perokok di Indonesia Meningkat 8,8 juta orang 

Selengkapnya, ini strategi yang dipaparkan agar semua pihak dapat menindaklanjuti survei GATS, yakni melalui empat cara:

Pertama, melaksanakan kebijakan program yang dapat mengurangi paparan iklan tembakau di media cetak, elektronik, dan media sosial. 

Menurutnya, ini tugas yang terlihat mudah tetapi sangat sulit untuk dikerjakan, namun dapat dikerjakan secara bersama-sama.

Kedua, para perokok yang terdata dalam survei GATS atau survei lain, atau yang belum terdata perlu dipastikan mendapat ajakan berhenti merokok. Baik melalui layanan quickline Kementerian Kesehatan ataupun layanan lainnya.

Ketiga, gunakan media sosial dan ajak para influencer untuk mempromosikan dampak buruk merokok serta layanan berhenti merokok. Sehingga upaya yang dilakukan tidak berjalan secara ekslusif, melainkan inklusif melibatkan seluruh elemen masyarakat yang ada.

Keempat, bersama mengawal peningkatan jumlah peraturan kawasan tanpa rokok. Baik di lingkungan tempat tinggal, perkantoran, dan sarana publik lainnya. 

“Empat hal di atas cukup konkret untuk melengkapi strategi pengendalian tembakau,” tegas Dante. 

BACA JUGA: Harga Jagung Membaik, Petani Diminta Melapor Serapan Harga Jagung

Dante berpesan agar GATS ke depannya tidak hanya dilaksanakan dalam bentuk survei, tetapi harus dibuat dalam bentuk data individu yang terintegrasi di data Jaminan Kesehatan Nasional (JKN ).

Atau satu data kesehatan yang dirancang untuk seluruh penduduk.***

 




Perokok di Indonesia Meningkat 8,8 juta orang 

Hasil Survei Global Adult Tobacco Survey terungkap meningkatnya jumlah perokok dalam 10 tahun terakhir

JAKARTA.lombokjournal.com ~ Jumlah perokok dewasa di Indonesia mengalami peningkatan dalam sepuluh tahun terakhir. 

Hasil Survei Global Penggunaan Tembakau/Global Adult Tobacco Survey (GATS) 2021 yang diluncurkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), terlihat adanya peningkatan jumlah perokok dewasa sebanyak 8,8 juta orang. Seberlumnya jumlahnya 60,3 juta yahun 2011, melonjak menjadi 69,1 juta perokok pada 2021. 

Meskipun prevalensi merokok di Indonesia mengalami penurunan dari 1,8% menjadi 1,6%.

“Ini adalah tantangan yang penting bagi kita semua untuk melakukan upaya-upaya dalam penghentian merokok,” ungkap 

BACA JUGA: Langkah Pengendalian Tembakau di Indonesia

Dante Saksono Harbuwono

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono.

Ia mengungkapkan itu saat peluncuran hasil data GATS 2021 di Gedung Adhyatma, Kemenkes RI, akhir bulan Mei, bertepatan dengan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS).

Survei tersebut dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan dengan World Health Organization (WHO) dan US– Center for Disease Control and Prevention (CDC).

Ia mengatakan, angka yang digunakan untuk belanja rokok lebih tinggi daripada angka yang digunakan untuk belanja makanan bergizi. 

Data GATS 2021 mencatat jumlah bulanan rata-rata untuk rokok adalah Rp. 382.091,72.  

“Ini juga sebuah tantangan secara sosial ekonomi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar hal itu tidak terjadi,” ujarnya.

Perlu dicatat, angka promosi untuk merokok ini semakin meningkat baik melalui media sosial, elektronik, maupun media promosi lainnya. 

“Yang paling signifikan adalah peningkatan melalui media internet dimana tahun 2011 iklan di internet hanya sekitar 1,9 persen. Naik sepuluh kali lipat menjadi 21,4 persen tahun 2021,” tegas Dante.

Menurutnya, ini tantangan semua pihak untuk melakukan berbagai macam konsep strategi untuk mengedukasi pentingnya berhenti merokok. 

Ia mengajak media dapat turut berperan untuk menggaungkan kepada anak muda, bahwa merokok itu tidak baik dan akan mengganggu kesehatan saat usia lanjut. 

Risiko berbagai macam penyakit seperti penyakit jantung, pembuluh darah, dan kanker dapat meningkat setelah penggunaan rokok dalam waktu panjang.

Tapi dari survey GATS itu juga ada temuan baik temuan yang baik, ternyata 2/3 perokok ingin berhenti. Ini diungkapkan Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Maria Endang Sumiwi 

BACA JUGA: Kirab Drumband Meriahkan Desa Segara Katon di KLU

Terkait hal itu,  Kemenkes telah menyediakan layanan untuk berhenti merokok di fasilitas kesehatan. 

Representatif WHO Indonesia N. Paranietharan berharap pemerintah Indonesia dapat berperan dalam penurunan prevalensi penggunaan tembakau di dunia. 

Khususnya, untuk mencapai target SDGs mengurangi prevalensi penggunaan tembakau sebanyak 40 persen di tahun 2030.***

catatan:

prevalensi adalah tingkat penyebaran pada sebuah kasus penyakit




Merubah Gaya Hidup yang Lebih Positif dan Langgeng

Anda ingin perubahan hidup yang lebih baik, lebih sehat, berorientasi ke masa depan, tapi menata merubah gaya hidup baru berlangsung lama, dan mengahadapi banyak tantangan 

lombokjournal.com ~ Seseorang merasa termotivasi untuk makan lebih baik, minum lebih sedikit kafein, membuang alkohol, melemparkan rokok ke bak sampah,  berolahraga lebih banyak, menyiapkan waktu lebih lama bersama keluarga, dan memikirkan hidup lebih hemat dan terencana.

 Atau pendeknya Anda bertekad membuat perubahan gaya hidup positif.

 Anda katakan pada diri sendiri bahwa ini sebagai resolusi bertambahnya usia. Anda bertekad untuk hidup lebih baik. Sebenarnya Anda telah mencoba sebelumnya, tapi tanpa merasakan banyak kemajuan.

Melakukan perubahan gaya hidup lebih sehat dan positif merupakan tantangan, menghadapi banyak rintangan. Jika Anda ingin mengubah banyak hal sekaligus, jika anda hendak merevolusi hidup, tahan nafas dulu. 

BACA JUGA: Wagub NTB Motivasi Lulusan Sekolah Kejuruan

Jadi anggap saja Anda bukan merevolusi hidup, tapi sebagai evolusi.

Perubahan gaya hidup adalah proses yang membutuhkan waktu dan membutuhkan dukungan. Setelah Anda siap untuk membuat perubahan, bagian yang sulit adalah berkomitmen dan menindaklanjutinya. 

Jadi, buatlah rencana yang akan mempersiapkan Anda untuk sukses. Perencanaan yang cermat berarti menetapkan tujuan-tujuan kecil dan mengambil sesuatu selangkah demi selangkah.

Berikut adalah lima tips dari American Psychological Association (APA) untuk membantu Anda membuat perubahan gaya hidup dan perilaku yang positif dan langgeng:

Buatlah rencana yang matang

Rencana Anda adalah peta yang akan memandu Anda dalam perjalanan perubahan ini. Anda bahkan dapat menganggapnya sebagai petualangan. Saat membuat rencana Anda, spesifiklah. 

Merubah gaya hidup perlu proses

Misalnya ingin berolahraga lebih banyak? Perinci waktu kapan Anda mulai berjalan-jalan dan berapa lama Anda akan berjalan. Tuliskan semuanya, dan tanyakan pada diri Anda apakah Anda yakin bahwa aktivitas dan tujuan ini realistis untuk Anda. Jika tidak, mulailah dengan langkah yang lebih kecil. Posting rencana Anda di tempat yang paling sering Anda lihat sebagai pengingat.

BACA JUGA: Gubernur NTB Mengapresiasi Penanaman Pohon di Perumahan

Mulai dari yang kecil

Setelah Anda mengidentifikasi tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang realistis, pisahkan tujuan Anda menjadi langkah-langkah kecil yang dapat dikelola yang ditentukan secara spesifik dan dapat diukur. 

Apakah tujuan jangka panjang Anda untuk menurunkan 20 pon dalam lima bulan ke depan? Tujuan mingguan yang baik adalah kehilangan satu pon seminggu. 

Jika Anda ingin makan lebih sehat, pertimbangkan sebagai tujuan minggu ini untuk mengganti makanan penutup dengan pilihan yang lebih sehat, seperti buah atau yogurt. Pada akhir minggu, Anda akan merasa sukses mengetahui Anda memenuhi tujuan Anda.

Ubah satu perilaku pada satu waktu 

Perilaku tidak sehat berkembang dari waktu ke waktu, sehingga mengganti perilaku tidak sehat dengan yang sehat membutuhkan waktu. Banyak orang mengalami masalah ketika mereka mencoba untuk berubah terlalu banyak terlalu cepat.

 Untuk meningkatkan kesuksesan Anda, fokuslah pada satu tujuan atau perubahan pada satu waktu. Saat perilaku sehat baru menjadi kebiasaan, cobalah untuk menambahkan tujuan lain yang bekerja menuju perubahan keseluruhan yang Anda perjuangkan.

Libatkan seorang teman 

Baik itu teman, rekan kerja, atau anggota keluarga, orang lain dalam perjalanan Anda akan membuat Anda tetap termotivasi dan bertanggung jawab. Mungkin seseorang yang akan pergi ke gym bersama Anda atau seseorang yang juga mencoba berhenti merokok. Bicara tentang apa yang Anda lakukan. 

Pertimbangkan untuk bergabung dengan kelompok pendukung. Memiliki seseorang untuk berbagi perjuangan dan kesuksesan Anda membuat pekerjaan lebih mudah dan misi tidak terlalu mengintimidasi.

BACA JUGA: Harga Tiket MXGP, Dari Termurah hingga Termahal

Mintalah dukungan 

Menerima bantuan dari mereka yang peduli pada Anda dan akan mendengarkan memperkuat ketahanan dan komitmen Anda. Jika Anda merasa kewalahan atau tidak dapat mencapai tujuan Anda sendiri, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari psikolog. 

Mulai merubah gaya hidup lebih positif

Psikolog dilatih secara unik untuk memahami hubungan antara pikiran dan tubuh, serta faktor-faktor yang mendorong perubahan perilaku. Meminta bantuan tidak berarti terapi seumur hidup; bahkan hanya beberapa sesi dapat membantu Anda memeriksa dan menetapkan tujuan yang dapat dicapai atau mengatasi masalah emosional yang mungkin menghalangi Anda.

Membuat perubahan yang Anda inginkan membutuhkan waktu dan komitmen, tetapi Anda bisa melakukannya. 

ingatlah bahwa tidak ada orang yang sempurna. Anda akan memiliki penyimpangan sesekali. Bersikap baik kepada diri sendiri. Saat Anda makan brownies atau melewatkan gym, jangan menyerah. Salah langkah kecil di jalan menuju tujuan Anda adalah normal dan baik-baik saja. Putuskan untuk pulih dan kembali ke jalur semula. 

Selamat menuju gaya hidup yang lebih positif. ***

 




Perawat di NTB Cukup, PR-nya Pemerataan dan Kualifikasi 

Wagub NTB mengatakan meski jumlah perawat cukup, namun perlu meningkatkan pemerataan dan kulifikasinya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Secara kuantitas jumlah perawat di Provinsi yang jumlahnya sekitar 15.000 dan bidan kurang lebih 7000, sudah mencukupi untuk pelayanan kesehatan terkait kematian ibu dan bayi, kasus stunting, dan peningkatan pelayanan Posyandu Keluarga

Namun masih menjadi PR bersama adalah pemerataan serta kualifikasinya. yang masih terus harus ditingkatkan. 

Mendiskusikan perawat di NTB

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi menyatakan dalam diskusi bersama para stakeholder terkait di Aula Pendopo Wagub, Kamis (02/06/22). 

“Jika digabungkan menjadi 22 ribu, sudah sangat cukup untuk melayani NTB. Yang terpenting adalah bagaimana pemerataan dan kualifikasinya itu. Ini jadi PR bersama,” jelas wagub.

BACA JUGA: Kesehatan Saat Memasuki Usia di atas 50 Tahun

Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB berharap, diperlukan pertemuan-pertemuan yang membahas tekhnis. 

Khususnya, apa yang akan dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya terkait kematian ibu dan bayi, kasus stunting, dan peningkatan pelayanan Posyandu Keluarga di NTB. 

“Setelah ini saya sangat berharap ada meeting meeting lanjutan dari segi tekhnis untuk betul betul bisa kita berdayakan semua potensi yang ada,” tambah Ummi Rohmi. 

Salah satunya lanjut Wagub, bekerjasama dengan berbagai Perguruan Tinggi Negeri yang ada di NTB. 

Pemprov NTB bisa bekerjasama dengan setiap Fakultas Kesehatan yang ada dan menjalin hubungan simbisosis mutualisme bersama para mahasiswa kesehatan yang ada.

BACA JUGA: Komitmen Perlindungan untuk Pekerja Migran

Dalam diskusi tersebut turut dihadiri oleh perwakilan IDI, IBI, PPNI, PERSAGI, PPKMI, IAKMI, ATML, POGI, IDAI dan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia dan didampingi oleh Kadis Kesehatan Provinsi NTB. ***

 

 




Kesehatanmu Saat Memasuki Usia di Atas 50 Tahun 

Penting untuk mengetahui dan kontrol masalah kesehatanmu ketika masa usia senja mulai datang 

lombokjournal.com ~ Seiring bertambahnya usia, tubuh juga beranjak renta, ibarat perkakas yang terpakai maka organ-organ tubuhmu sedikit demi sedikit mengalami keausan.

Apa artinya itu? Ya, kesehatanmu mulai mengalami penurunan, bisa drastis anjlog atau ada penurunan yang berlangsung sedikit demi sedikit. Memang, kondisi kesehatan tiap orang tidak sama.

Tergantung bagaimana cara orang menjaga kesehatannya.

Di atas umur 50 tahun, bisa mencapai sembilan dari 10 orang dewasa memiliki beberapa jenis penyakit kronis, dan hampir delapan dari 10 orang bisa memiliki penyakit kronis lebih dari satu. 

Jadi kemungkinan besar, Anda atau bahkan tiap orang akan mengalaminya cepat atau lambat. Tentu, masih ada hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk menjalani hidup yang lebih sehat.

Di bawah ini beberapa penyakit yang umum diderita orang yang mencapai usia di atas 50 tahun:

BACA JUGA: Air Mata Berurai Keluar Saat Kita Menangis, Mengapa?

Tekanan darah tinggi

Menjaga kesehatanmu

Seiring bertambahnya usia, pembuluh darah Anda makain kurang fleksibel, dan itu memberi tekanan pada sistem yang membawa darah ke seluruh tubuh Anda. Itu mungkin menjelaskan mengapa sekitar dua dari tiga orang dewasa di atas 60 tahun memiliki tekanan darah tinggi. 

Tapi ada penyebab lain yang bisa Anda kendalikan. Untuk melakukannya, perhatikan berat badan Anda, olahraga, berhenti merokok, temukan cara untuk mengatasi stres, dan makan sehat.

Diabetes

Sekitar satu dari 10 orang Amerika menderita diabetes. Anda pun berpeluang terkena penyakit ini seiring bertambahnya usia. Diabetes dapat menyebabkan penyakit jantung, penyakit ginjal, kebutaan, dan masalah lainnya. Bicarakan dengan dokter Anda terkait kadar gula Anda, dan tetap optimis meski tetap waspada dan rutin melakukan pemeriksaan gula darah Anda.

Penyakit jantung

BACA JUGA: Kadar Gula Darah Mempengaruhi Kesehatan Tubuh

ingat kesehatanmu

Penumpukan plak di arteri Anda adalah penyebab utama penyakit jantung. Ini dimulai pada masa kanak-kanak, dan semakin memburuk seiring bertambahnya usia. Pada kelompok usia 40 hingga 59 tahun di AS, 6,3 persen pria dan 5,6 persen wanita memiliki penyakit jantung. 

Antara usia 60 dan 79 tahun, kasus penyakit jantung meningkat hampir 20 persen pada pria dan 9,7 persen pada wanita.

Kegemukan

Kegemukan ganggu kesehatanmu

Jika Anda menimbang lebih banyak daripada yang sehat untuk tinggi badan Anda, Anda bisa dianggap obesitas — bukan hanya memiliki beberapa kilogram ekstra. Ini terkait dengan setidaknya 20 penyakit kronis, termasuk penyakit jantung, stroke, diabetes, kanker, tekanan darah tinggi, dan radang sendi. Hampir 45% orang Amerika berusia 40 hingga 59 tahun mengalami obesitas.

Osteoartritis

Pada suatu waktu, salah satu fakto yang dihubungkan penyakit persendian ini dengan keausan usia, ini hanya salah satu faktornya. Tapi bisa juga dihubungkan dengan faktor genetika atau keturunan. Dan ingat, gaya hidup mungkin ada hubungannya dengan sakit persendian juga. Dan cedera sendi sebelumnya, kurangnya aktivitas fisik, diabetes, dan kelebihan berat badan juga dapat berperan.

Osteoporosis

Osteoporosis menyebabkan tulang menjadi lemah dan dapat menyebabkan patah tulang. Ini mempengaruhi sekitar 54 juta orang Amerika berusia di atas  50. Beberapa hal yang dapat membantu: diet sehat yang kaya kalsium dan vitamin D (Anda membutuhkan keduanya untuk tulang yang kuat) dan olahraga menahan beban secara teratur, seperti menari, joging, atau memanjat tebing.

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

Ini menyebabkan peradangan dan menghalangi udara dari paru-paru Anda. Ini adalah penyakit yang bergerak lambat yang bisa Anda alami selama bertahun-tahun tanpa menyadarinya — gejala biasanya muncul pada usia 40-an atau 50-an. Ini bisa membuat Anda kesulitan bernapas, dan Anda mungkin batuk, mengi, dan meludahkan lendir. Olahraga, diet sehat, dan menghindari asap dan polusi – tentu saja berhenti merokok – dapat membantu.

Gangguan Pendengaran

Gangguan pendengaran termasuk kesehatanmu

Mungkin tidak ada yang mengatakan “Kamu semakin tua” selain harus bertanya, “Apa yang kamu katakan?” Sekitar 2 persen orang Amerika berusia 45 hingga 54 tahun mengalami gangguan pendengaran yang “menonaktifkan”. Itu naik menjadi 8,5 persen untuk mereka yang berusia 55 hingga 64 tahun. Suara keras, penyakit, dan gen Anda semuanya berperan. Beberapa obat juga dapat menyebabkan masalah pendengaran. Temui dokter Anda jika Anda tidak dapat mendengar sebaik dulu.

BACA JUGA: WHO: Industri Rokok Meracuni Lingkungan Kita

Masalah Penglihatan

Kekaburan yang mengganggu ketika Anda mencoba membaca huruf kecil pada label atau menu, bukanlah satu-satunya ancaman bagi penglihatan Anda seiring bertambahnya usia. Katarak (yang mengaburkan lensa mata Anda) dan glaukoma (sekelompok kondisi mata yang merusak saraf optik Anda) dapat membahayakan penglihatan Anda. Temui dokter mata Anda untuk pemeriksaan rutin.

Masalah kandung kemih

Gangguan kesehatanmu di kandung kemih

Apakah Anda tidak bisa pergi ketika Anda perlu atau Anda harus pergi terlalu sering, masalah dengan kontrol kandung kemih cenderung terjadi seiring bertambahnya usia. Mereka dapat disebabkan oleh masalah saraf, kelemahan otot, penebalan jaringan, atau pembesaran prostat. Latihan dan perubahan gaya hidup — minum lebih sedikit kafein atau tidak mengangkat barang berat, misalnya — sering membantu.

Kanker

Usia adalah faktor risiko terbesar untuk kanker. Penyakit ini juga menyerang orang muda, tetapi peluang Anda untuk mengidapnya lebih dari dua kali lipat antara usia 45 dan 54 tahun. Anda tidak dapat mencegah usia atau gen Anda. Tapi Anda memiliki  kuasa untuk berhenti merokok, atau menghabiskan banyak waktu di matahari.

Depresi

Depresi adalah salah satu gangguan mental paling umum di AS di antara orang berusia 18 tahun ke atas. Beberapa orang jatuh seiring bertambahnya usia, ketika masalah kesehatan muncul, orang yang dicintai hilang atau pindah, dan perubahan hidup lainnya (yang tidak anda inginkan) terjadi.

Sakit punggung

Semakin tua Anda, semakin umum ini. Banyak hal yang akhirnya membuat Anda kelebihan berat badan, merokok, tidak cukup berolahraga, atau penyakit seperti radang sendi dan kanker. Perhatikan berat badan Anda, olahraga, dan dapatkan banyak vitamin D dan kalsium untuk menjaga tulang Anda kuat. Dan perkuat otot punggung itu, sebab itu pasti Anda butuhkan di usia senja.

BACA JUGA: Wagub Hadiri Peringatan Hari Malaria Sedunia 

Demensia

an demensia kesehatanmu

Demensia ditandai dengan terganggunya mental seseorang yang menyebabkan gangguan berpikir dan hilang ingatan. Demensia juga dapat menyebabkan perubahan sifat dan perilaku seseorang

Alzheimer, suatu bentuk demensia, biasanya tidak muncul sampai 65 atau lebih. Beberapa faktor risiko (seperti usia dan keturunan) adalah hal-hal yang tidak dapat Anda hindari. Tetapi bukti menunjukkan bahwa diet jantung sehat dan mengawasi tekanan darah dan gula darah Anda mungkin membantu.***

 

 




Kadar Gula Darah Sangat Mempengaruhi Kesehatan Tubuh 

Tiap orang harus segera mengetahui kadar gula darah di tubuhnya, sebab itu mengindikasikan tingkat kesehatannya 

lombokjournal.com ~ Semua orang memahami, tinggi dan rendahnya kadar gula darah dalam tubuh mempengaruhi kesehatan. 

Tingginya gula darah sering menjadi salah satu penyebab masalah serius kesegatan Anda. Bukankah penyakit diabetes menjadi salah satu penyebab terganggu organ vital tubuh, diabetes menjadi salah satu ranking teratas penyebab kematian.

Makanan penyebab tingginya kadar gula darah

Di bawah ini dijelaskan indikasi tinggi/rendahnya kadar gula darah, yang sangat mempengaruhi kesehatan Anda: 

Tinggi: Lebih sering buang air seni 

Tingginya kadar gula darah di tubuh, menyebabkan Ginjal Anda harus bekerja keras untuk memproses semua gula ekstra dalam darah Anda. Ketika Ginjal tidak bisa mengatasinya, tubuh Anda membuang gula ekstraitu bersama air yang sebenarnya dibutuhkan tubuh Anda.

Tinggi: Membuat Anda terus merasa haus

Untuk menghilangkan gula ekstra itu, tubuh Anda mengambil air dari jaringan tubuh itu sendiri. Karena Anda membutuhkan cairan itu untuk membuat energi, mentransfer nutrisi, dan membuang limbah, otak Anda memberi tahu bahwa Anda haus sehingga Anda akan minum lebih banyak.

BACA JUGA: Wagub NTB Hadiri Peringatan Hari Malaria Dunia

Tinggi: Mulut Kering

Mulut Anda bisa menjadi kering dan pecah-pecah di sudut-sudutnya saat tubuh Anda mengeluarkan cairan. Lebih sedikit air liur dan lebih banyak gula dalam darah Anda , yang memungkinkan terjadinya infeksi. Gusi Anda mungkin membengkak, dan bercak putih dapat tumbuh di lidah dan di dalam pipi Anda (dokter Anda akan menyebutnya sariawan mulut). Ini dapat diatasi dengan minum lebih banyak air atau mengunyah permen karet bebas gula.

Tinggi: Masalah Kulit

Tubuh Anda mengambil air dari seluruh tubuh untuk menyingkirkan gula darah ekstra. Itu bisa menyebabkan kulit kering, gatal, pecah-pecah, terutama pada kaki, siku, kaki, dan tangan Anda. Pada waktunya, kadar glukosa yang tinggi juga dapat merusak saraf. Ini disebut neuropati diabetik. Ini bisa membuat Anda lebih sulit merasakan luka, atau infeksi. Tanpa pengobatan intensif, kadar gula yang tinggi bisa menjadi masalah yang lebih besar, seperti kehilangan jari kaki, kaki, atau bagian dari kaki Anda.

Tinggi: Masalah Penglihatan

Tubuh yang kadar gula darahnya tinggi membutuhkan banyak cairan untuk menyingkirkan gula ekstra. dan bisa jadi menarik cairan dari lensa di mata Anda. Itu membuat mata anda  untuk lebih sulit fokus. Dan gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah di bagian belakang mata (retina). Itu dapat menyebabkan kehilangan penglihatan jangka panjang dan bahkan kebutaan.

Tinggi: Kelelahan

Ketika kadar  gula darah Anda terlalu tinggi, Anda menjadi kurang sensitif terhadap insulin, yang berfungsi membantu memindahkan energi ke sel-sel Anda. Kekurangan bahan bakar bisa membuat Anda lelah. Anda dapat mengalami kelelahan yang sama dengan diabetes, karena tubuh Anda tidak dapat membuat insulin sendiri. Jika Anda tidak melakukan pengobatan dengan benar, level gula darah itu tetap tinggi sepanjang waktu. Dokter Anda dapat membantu dengan meresepkan obat dan menyarankan perubahan gaya hidup yang penting segera Anda lakukan.

BACA JUGA: UNESCO Lakukan Revalidasi Keberadaan Geopark Rinjani

Tinggi: Masalah Pencernaan

Jika gula darah Anda tinggi terlalu lama, itu dapat merusak saraf vagus, yang membantu memindahkan makanan melalui perut dan usus Anda. Anda mungkin kehilangan berat badan karena Anda tidak terlalu lapar. Anda mungkin mengalami masalah dengan refluks asam, kram, muntah, dan sembelit parah.

Nah, yang diurakan di atas, kalau kadar gula darah yang tinggi, tapi bagaimana kalau yang terjadi justru sebaliknya? Upaya pengobatan yang dilakukan untuk mengatasi kadar gula darah yang renda juga bisa mengundang resiko.

Rendah: Detak Jantung Aneh

Hormon yang membantu meningkatkan gula darah Anda saat terlalu rendah juga dapat meningkatkan detak jantung Anda, dan membuatnya terasa seperti berhenti berdetak. (Dokter Anda akan menyebutnya aritmia.) Penurunan glukosa paling sering terjadi sebagai efek samping dari obat yang digunakan untuk mengobati diabetes.

Rendah: Kelelahan

Jika Anda menderita diabetes, insulin adalah salah satu cara untuk menurunkan gula darah Anda ketika sudah tinggi. Tetapi jika Anda mengonsumsi terlalu banyak, itu mungkin menghilangkan begitu banyak glukosa dengan sangat cepat sehingga tubuh Anda tidak dapat menggantinya dengan cukup cepat. Itu membuat Anda lelah. Penyakit dan obat-obatan lain juga dapat mengganggu siklus ini dan mengosongkan tangki Anda.

Rendah: Gemetar

Glukosa rendah dapat mengganggu sistem saraf pusat Anda, yang mengontrol cara Anda bergerak. Ketika itu terjadi, tubuh Anda melepaskan hormon, seperti adrenalin, untuk membantu mengembalikan level Anda. Tetapi zat yang sama juga dapat membuat tangan Anda dan bagian lain bergetar atau gemetar.

Rendah: Berkeringat

Hormon yang dilepaskan tubuh Anda untuk meningkatkan gula darah saat terlalu rendah juga membuat Anda banyak berkeringat. Ini sering menjadi salah satu hal pertama yang Anda perhatikan, ketika kadar glukosa Anda turun terlalu jauh. Dokter Anda dapat membantu melacak gula darah itu dan mencoba untuk menjaga mereka dalam kisaran yang sehat dengan obat-obatan, olahraga, dan kebiasaan makan.

Rendah: Lapar

Rasa lapar yang tiba-tiba dan intens, bahkan setelah Anda baru selesai makan tapi kembali merasa lapar, mungkin merupakan tanda bahwa tubuh Anda tidak mengubah makanan menjadi gula darah dengan cara yang benar. Penyakit atau obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkannya. Jika Anda menderita diabetes, seghera ke dokter yang mungkin dapat menyesuaikan pengobatan Anda, yang sering menjadi sumber masalahnya.

Rendah: Mual

Sebenarnya, itu bukan gula darah rendah dengan sendirinya. Ketika level Anda menjadi sangat tinggi atau sangat rendah, itu dapat menyebabkan efek rebound. Gula darah Anda memantul dari satu ekstrem ke ekstrem lainnya, membingungkan sistem pencernaan tubuh Anda, dan membuatmunculnya sa mual.

Kadar gula darah menyebabkan puising
Pusing

Rendah: Pusing

Sel-sel otak Anda membutuhkan glukosa untuk bekerja dengan baik. Ketika mereka tidak memiliki cukup, Anda mungkin mulai merasa lelah, lemah, dan pusing. Anda juga mungkin mengalami sakit kepala.

Rendah: Kebingungan

Ketika gula darah Anda menjadi sangat rendah (hipoglikemia), Anda mulai kehilangan arah,. mungkin menyebabkan ucapan yang Anda jadi meracau, atau bahkan mungkin Anda lupa di mana berada. Terkadang itu terjadi begitu tiba-tiba, sehingga Anda tidak menyadari bahwa Anda sudah bertingkahtidak wajar. Dalam kasus yang serius, Anda bisa mengalami kejang atau koma.***

 




Wagub NTB Hadiri Peringatan Hari Malaria Sedunia

Hari Malaria Sedunia (HMS) pernah digelar di Mandalika, Wagub NTB menegaskan penanganan malaria harus sungguh-sungguh

LOTENG.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj.Sitti Rohmi Djalillah menghadiri acara puncak peringatan Hari Malaria Srdunia di Lombok Tengah, Selasa (31/05/22). 

Sebelumnya, peringatan Hari Malaria Sedunia (HMS) tahun ini sukses digelar di Mandalika, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Batat (NTB). 

Wagub NTB saksikan penyerahan penghargaan

HMS diperingati setiap tahun pada tanggal 25 April. Acara ini diselenggarakan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Wagub menyampaikan terimakasih dipilihnya NTB sebagai pusat peringatan hari HMS di Indonesia.

BACA JUGA: Transformasi Digital untuk Ekonomi NTB yang Tumbuh

Menurutnya, penanganan malaria harus sungguh-sungguh dan menjadi pekerjaan rumah yang tidak boleh diremehkan. Dalam pencegahan dan penanggulangannya, butuh sinergi yang kuat. 

Karena itu, ia optimis melalui program unggulan NTB yakni Posyandu Keluarga, masalah kesehatan dari tingkat dusun di NTB pelan tapi pasti tertangani dengan baik.

“Alhamdulillah, kami di NTB melalui program posyandu keluarga, mengatasi masalah kesehatan dari hulu, dari dusun hingga ke semua anggota keluarga,” ungkapnya. 

Peringatan hari malaria sedunia yang digelar secara hybrid tersebut dihadiri langsung oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan RI. 

Turut hadir juga 79 bupati/walikota di Indonesia yang menerima penghargaan dari WHO (Badan Kesehatan Dunia) sebagai daerah bebas malaria. 

BACA JUGA: UNESCO Lakukan Revalidasi Keberadaan Geopark Rinjani

Adapun 3 daerah di NTB mendapat penghargaan, yaitu Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, dan Lombok Timur. ***

 

 




Industri Rokok, Bisakah Terus Dikurangi Produksinya?

Inilah dilema industri rokok, satu pihak mengkampanyekan gaya hidup yang tidak sehat, tapi menjadi salah satu sumber pemasukan terbesar buat negara

MATARAM.lombokjournal.com ~ Peringatan tanda bahaya bagi industri tembakau atau rokok dikeluarkan World Health Organization (WHO), melalui laporannya “Tobacco: Poisoning our planet” (Tembakau: Meracuni planet kita).

Dalam laporan itu menyoroti, industri tembakau (rokok) sangat berdampak buruk pada planet bumi, yang sekaligus merupakan ancaman paling serius bagi kesegatan manusia.  Di bawah ini diuraikan fakta-fakta tentang industri tembakau atau rokok:

Tembakau dalam Sejarah
Tembakau sejak lama menopang penerimaan pajak negara lewat cukai. Namun keberadaan industri rokok banyak mengundang kritik lantaran dinilai mengkampanyekan gaya hidup yang tidak sehat. Menurut catatan sejarah, rokok telah mulai diproduksi secara massal di Indonesia sejak tahun 1700.
Duit Rokok
Di negara maju, industri rokok kian surut oleh kampanye pemerintah. Namun di Indonesia peranan rokok sebagai sumber pemasukan negara saat ini masih besar. Penerimaan dari sektor bea dan cukai, pajak daerah dan PPB dari tembakau dan rokok tahun 2015 lalu saja tercatat melebihi angka Rp 170 triliun.

INDUSTRI ROKOK SEBAGAI GANTUNGAN HIDUP

BACA JUGA: WHO: Industri Rokok Meracuni Lingkungan Kita 

Gantungan Hidup
Rokok saat ini menjadi gantungan hidup banyak orang. Saat ini industri rokok menyediakan lapangan pekerjaan untuk sekitar 6,1 juta orang, termasuk di antaranya 1,8 juta petani tembakau dan cengkeh.

Sisi Gelap Tembakau
Namun industri rokok memiliki wajah kedua yang tidak ramah. Terutama beban kesehatan menjadi kekhawatiran banyak orang. Menurut Kementerian Kesehatan, kerugian total akibat konsumsi rokok selama 2013 mencapai Rp 378,75 triliun. Padahal nilai pasar industri saat ini ditaksir berkisar hingga 224,2 triliun Rupiah.

Kerugian Akibat Rokok
Tingginya angka kerugian berasal dari beban pembelian rokok yang mencapai 138 triliun Rupiah, hilangnya produktivitas akibat sakit, disabilitas dan kematian prematur di usia muda sebesar 235,4 triliun dan biaya berobat akibat penyakit-penyakit terkait tembakau sebanyak 5,35 triliun Rupiah.

Tumbuh Pesat
Meriahnya industri rokok juga membuat angka pecandu tembakau di Indonesia melonjak ke angka 90 juta jiwa, yang tertinggi di dunia. Saat ini industri rokok Indonesia memproduksi hingga 315 miliar batang per tahun. Menurut catatan Kementerian Perdagangan, industri rokok Indonesia tumbuh hingga 10% setiap tahun.

BACA JUGA: Jangan Habiskan Waktumu Seharian Bersama Smartphone

Pasar Internasional
Namun begitu sikap pemerintah terkait industri rokok dan tembakau tetap berpegang pada pertumbuhan ekonomi, terutama sebagai komoditi ekspor. Tahun 2015 silam nilai ekspor rokok asal Indonesia mampu menembus angka 1,1 miliar Dollar AS atau sekitar 135 triliun Rupiah.

Peran Pemerintah
Saat ini upaya pemerintah membatasi konsumsi rokok di tanah air dinilai belum terlalu efektif. Namun Kementerian Keuangan mengklaim, dalam 10 tahun terakhir Direktorat Jenderal Bea dan Cukai telah membantu mengurangi jumlah pabrik rokok dari 4.669 pabrik menjadi 754 pabrik di tahun 2016.

Sejak lama industri rokok dan tembakau menjadi salah satu sumber pemasukan terbesar buat negara. Namun belakangan ketahuan, bisnis rokok malah menciptakan beban kerugian yang jauh lebih besar ketimbang nilai pasarnya. ***

Sumber: Kumpulan tulisan tentang tembakau di media