Can Oncu Meraih Kemenangan Perdana Race 1 WSSP

Memimpin sejak awal start, dan mendominasi di posisi terdepan 

ilustrasi ~ Bintang balap Turki berusia 19 tahun ini, meraih juara termuda keempat di WSSP yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Sabtu (04/03/23) / dok MotoGP

Di Pertamina Mandalika International Street Circuit, pebalap asal Turki berusia 19, Can Oncu, mengukir prestasi gemilang pada World Supersport (WSSP)  

MANDALIKA.LombokJournal.com ~ Can Oncu, pebalap Kawasaki Puccetti Racing, tampil memimpin pada Race 1. 

Ia meninggalkan para  pesaing beratnya, tepat membayangi di belakang dengan selisih waktu masing-masing +3.305 detik dan +4.172 detik. 

BACA JUGA: Alvaro Bautista Puncaki Race 1 WSBK Mandalika 2023, Rinaldi Crash

Can Oncu mendominasi di posisi terdepan pada Race 1
Laps Race 1

Dua pebalap Federico Caricasulo (Althea Racing) dan Niki Tuuli (Dynavolt Triumph), melaju mengejar Oncu yang melesat cepat. 

Hingga laps terakhir, Oncu kokoh meraih kemenangan pertamanya pada Race 1 World Supersport (WSSP), pendukung WSBK 2023,  yang merupakan putaran ke dua di Sirkuit Mandalika Lombok, Sabtu (04/03/23).

Dengan kecepatan rata-rata 161,7 km/jam, Oncu memimpin sejak awal start. Dan berhasil bertahan di posisi terdepan dan tampak mendominasi menyelesaikan seluruh lap. 

Meski start pada posisi ke 3, Oncu sukses mencatat waktu kemenangan di garis finish dengan 1’36.876.

Dengan kemenangannya ini, bintang balap asal Turki berusia 19 tahun ini, menjadi juara termuda keempat di WSSP. Ia berada di belakang Andy Verdoia, Manuel Gonzalez, dan Yoann Tiberio.

Sirkuit Mandalika lagi-lagi memberi kejutan dan mewujudkan mimpi Oncu untuk berdiri di podium pada Race 1 ini. Di sirkuit kebanggaan Indonesia inilah kemenangan perdana diraihnya. 

Website resmi WSBK 2023 mengungkapkan, Oncu menjadi pemenang termuda keempat di WorldSSP menyusul Andy Verdoia, Manuel Gonzalez dan Yoann Tiberio sekaligus menjadi pemenang WorldSSP ke -60 yang berbeda. 

BACA JUGA: Media Center WSBK 2023, Makin ‘Ramah’ Wartawan

Kemenangan ini  juga memastikan Kawasaki mempertahankan rekor 200 balapan yang luar biasa dalam poin, sementara Turki sejajar dengan Italia dengan 44 kemenangan. ***