Bupati tidak mau dengar ada pertanyaan-pertanyaan siapa yang bertanggung jawab terhadap si pasien
LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, mengingatkan pihak menejemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung, agar mempermudah pelayanan kepada masayarakat.
Hal itu diungkapkan Najmul seusai melakukan peletakan batu pertama pembangunan “Pusat Pelayanan Terpadu/ Penitipan Anak (PPT/PA) dan lounching Pelayanan Haemodialisa (HD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung, Kamis (5/4).
“Saya tidak mau dengar ada pertanyaan-pertanyaan dari RSUD. Misalnya siapa yang bertanggung jawab terhadap si pasien. Tangani pasien dulu baru ditanya administrasinya,” bebernya.
Dikatakan Najmul, RSUD merupakan etalase pelayanan di daerah. Sehingga akan nampak mana pelayanan yang baik dan yang buruk.
“Silahkan konsen pada fungsi masing-masing, untuk administrasi silahkan bagian administrasi yang urus, sementara dokter ya tugasnya melayani pasien,” ungkapnya.
APBD, lanjut Najmul, adalah uang rakyat, sepanjang untuk kepentingan masyarakat umum, ia mempersilahkan kepada jajarannya di tingkat SKPD untuk membangun apa saja tanpa ragu-ragu.
“Untuk pembangunan TPA ini, silahkan pihak RSUD bersjnergi dengan dinas terkait. Ini merupakan bagian dari persiapan kita untuk menjadi Kabupaten layak anak,” katanya lagi.
Direktur Utama RSUD Lombok Utara, dr. Baharudin, menjelaskan, beberapa pembangunan fisik yang akan direalisasikan tahun 2018 ini diantaranya Tempat Penitipan Anak (TPA), Gedung tunggu keluarga dan unit transpuai darah.
“Tahun ini kami juga menambah ruang operasi dan tempat tidur pasien termasuk tempat tidur pasien diruang ICU,” tukasnya.
DNU









