Banjir di Tambora Bima, Ratusan Warga Terdampak 

Di Desa Labuan Kananga, banjir merendam Dusun Sarae sebanyak 51 KK, Dusun Mada Oi 22 KK, dan Dusun Na’e 67 KK

Empat desa di Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima terdampak banjir, mengakibatkan ratusan warga terENDAM
Salah satu rumah yang terdampak akibat banjir di wilayah Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima. Musibah ini terjadi di empat desa yang menyebabkan ratusan warga terdampak/ foto tangkap layar Instagram BPBD NTB
image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

Di Desa Oi Panihi, banjir mengakibatkan kerusakan pada satu akses ruas jalan provinsi 

MATARAM, LombokJournal.com ~ Empat desa di Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima diterjang banjir, mengakibatkan ratusan warga terdampak

Empat wilayah itu, yakni Desa Labuan Kananga, Desa Kawinda Na’e, Desa Rasabou, dan Desa Oi Panihi.

BACA JUGA : Banjir di Kecamatan Sangar Bima, Puluhan Rumah Terdampak

Berdasarkan laporan dari Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, hujan mulai turun pada pukul 22.25 WITA, Sabtu (21/02/26) hingga Minggu dini hari. 

Intensitas curah hujan yang tinggi mengakibatkan genangan dan luapan air aau banjir yang merendam permukiman warga.

Di Desa Labuan Kananga, banjir merendam tiga dusun, yakni Dusun Sarae sebanyak 51 KK, Dusun Mada Oi 22 KK, dan Dusun Na’e 67 KK. 

BACA JUGA : Banjir Bandang di Muer dan Brang Kolong di Sumbawa

Total terdampak di desa ini mencapai 140 unit rumah atau 140 KK (526 jiwa). 

Selain rumah warga, dua fasilitas pendidikan yaitu SDN 1 Labuan Kananga dan SDN 2 Labuan Kananga turut terendam. Satu unit Masjid At-Taqwa, Kantor Desa Labuan Kananga, serta satu unit pasar desa juga ikut terdampak banjir.

Sementara itu, di Desa Kawinda Na’e tepatnya di Dusun Soro Bura, sebanyak 20 unit rumah atau 20 KK (65 jiwa) terdampak genangan air. Di Desa Rasabou, tercatat 44 unit rumah atau 44 KK (135 jiwa) terdampak, yang tersebar di tiga RT, yakni RT 02 sebanyak 3 unit rumah, RT 03 sebanyak 36 unit rumah, dan RT 04 sebanyak 5 unit rumah.

Adapun di Desa Oi Panihi, banjir mengakibatkan kerusakan pada satu akses ruas jalan provinsi sehingga mengganggu mobilitas masyarakat.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim BPBD melakukan koordinasi dengan Camat, Kapolsek, Koramil, serta pemerintah desa setempat.

BACA JUGA : Fondasi Transformasi Ekonomi NTB Sedang Dibangun

Petugas turun ke lapangan untuk melakukan pengamatan, pendataan, dan kaji cepat, sekaligus melaksanakan penanganan darurat dampak banjir di wilayah terdampak.

Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan diseminasi informasi guna memastikan penanganan berjalan optimal serta kondisi masyarakat tetap aman dan terkendali.(*)