Melindungi Kesehatan Kekuarga Dengan JKN-KIS

Habdullah
image_pdfSimpan Sebagai PDFimage_printPrint

Rutin menjaga kesehatan dan memiliki JKN-KIS adalah perlindungan ganda yang harus diterapkan oleh setiap masyarakat

lombokjournal.com —

SELONG   :   Sedia payung sebelum hujan, tampaknya pribahasa tersebut menjadi alasan kuat Hapdullah (56) untuk datang ke kantor BPJS Kesehatan Cabang Selong.

Memiliki jaminan kesehatan adalah salah satu cara untuk memproteksi diri dan keluarganya dari hal-hal yang kemungkinan akan terjadi kelak.

Di samping usianya yang sudah tidak muda lagi membuatnya rentan akan terserang penyakit. Oleh karena itu, JKN-KIS menjadi pilihan terbaiknya.

Hapdullah mendaftar sebagai peserta  JKN-KIS sejak bulan Desember tahun 2018, sebelumnya tidak pernah punya jaminan kesehatan.

“Karena saya lihat anak saya yang mendapat JKN-KIS dari kantor tempatnya bekerja, jadi saya tertarik juga untuk buat. Hitung-hitung sebagai proteksi juga, kita tidak tahu kan kapan akan sakit. Jadi yang penting sudah punya dulu,” ungkapnya.

Wiraswasta asal Dusun Lendang Re, Kecamatan Masbagik ini hanya tinggal berdua dengan istrinya. Ia mengungkapkan bahwa program JKN-KIS ini sangat bagus bagi semua kalangan masyarakat untuk memperoleh perlindungan kesehatan.

Menurut Hapdullah, JKN-KIS program yang sangat bagus sekali. Ia merasa, seharusnya semua masyarakat memang harus punya.

“Orang yang mampu, bisa daftar secara mandiri dengan bayar iuran setiap bulan, yang tidak mampu pun bisa dapat gratis dengan dibiayai pemerintah jadi sangat cocok untuk semua kalangan. Pokoknya harus punya dulu, biar saat sakit nanti, tidak repot memikirkan biaya atau mengurus sana-sini,” tambahnya.

Adapun dengan memiliki JKN-KIS, tidak serta merta membuat Hapdullah lalai dalam menjaga kesehatannya. Ia selalu rutin untuk tetap menjaga pola makannya, selalu berolahraga seminggu sekali, dan tidak merokok.

“Alhamdulillah, sampai sekarang, saya dan istri belum pernah sakit berat sampai dirawat di rumah sakit. Di usia yang sudah tidak muda lagi ini, sangat penting untuk menjaga pola hidup yang sehat. Saya sudah berhenti merokok, menghindari makanan-makanan yang berlemak, atau bersantan, dan olahraga di hari ahad, biasanya jalan-jalan pagi. Yah, walaupun punya jaminan kesehatan, bukan berarti kita jadi tidak perhatian dengan kondisi kita sendiri kan,” ujar Hapdullah.

Hapdullah mengungkapkan,  rutin menjaga kesehatan dan memiliki JKN-KIS adalah perlindungan ganda yang harus diterapkan oleh setiap masyarakat. Tak ada salahnya warga yang masih sehat menyiapkan diri sebelum sakit datang.

“Lebih baik sedia JKN-KIS sebelum sakit, layaknya sedia payung sebelum hujan,” tutup Hapdullah.

ay/ys/Jamkesnews