Indeks

UPDATE Covid-19: Hari Minggu, 26 Juli 2020, Bertambah 23 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 21 Orang, Kasus kematian 3 (tiga) Orang

NTB Waspada Covid-19 Update, 26 Juli 2020
Simpan Sebagai PDFPrint

Hingga hari ini kondisi rumah sakit rujukan dan rumah sakit second line untuk penanganan Covid-19 sudah penuh. Bahkan Ruang Intensif di Rumah Sakit Provinsi NTB juga telah penuh

 MATARAM.lombokjournal.com – Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RSDU R. Soedjono Selong, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, Laboratorium TCM RSUD Kota Mataram, dan Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir mengkonfirmasi, ada tambahan 23 pasien positif Covid-19, dan pasien yang dinyatakan sembuh 21 orang.

Lalu Gita Aryadi

Siaran pers hari Sabtu (25/07/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa sebanyak 543 sampel dengan hasil 500 sampel negatif, 20 sampel positif ulangan, dan 23 sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 21 orang, kasus kematian 3 (tiga) orang.

Dijeaskan, adanya tambahan 23 kasus baru terkonfirmasi positif, 21 tambahan sembuh baru, dan 3 (tiga) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Minggu ini (26/07/20) sebanyak 1.926 orang, dengan perincian 1.218 orang sudah sembuh, 109 meninggal dunia, serta 599 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Selain itu, diharapkan petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19.

TAMBAHAN 23 PASIEN POSITIF COVID-19, PASIEN SEMBUH 21 ORANG, KEMATIAN BARU 3 (TIGA) ORANG

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 1904, an. Ny. AR, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Desa Meninting, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  2. Pasien nomor 1905, an. Tn. LM, laki-laki, usia 82 tahun, penduduk Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  3. Pasien nomor 1906, an. Ny. RR, perempuan, usia 71 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1821. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  4. Pasien nomor 1907, an. Tn. LP, laki-laki, usia 54 tahun, penduduk Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  5. Pasien nomor 1908, an. Ny. BMN, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  6. Pasien nomor 1909, an. Ny. WR, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  7. Pasien nomor 1910, an. Tn. LGBPP, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Desa Panji Sari, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  8. Pasien nomor 1911, an. Tn. IPM, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Mataram dengan kondisi baik;
  9. Pasien nomor 1912, an. Ny. PL, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Kelurahan DayanPeken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  10. Pasien nomor 1913, an. Ny. H, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Desa Telagawaru, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  1. Pasien nomor 1914, an. Tn. FBH, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  2. Pasien nomor 1915, an. Tn. H, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  3. Pasien nomor 1916, an. Ny. JS, perempuan, usia 77 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
  4. Pasien nomor 1917, an. Tn. FR, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1859. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  5. Pasien nomor 1918, an. Ny. SR, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Desa Sesela, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  6. Pasien nomor 1919, an. Tn. AZH, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Merembu, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  7. Pasien nomor 1920, an. Ny. EN, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1868. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSI Siti Hajar Mataram dengan kondisi baik;
  8. Pasien nomor 1921, an. Ny. S, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik;
  9. Pasien nomor 1922, an. Ny. BK, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Desa Masbagik Utara, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  10. Pasien nomor 1923, an. Tn. MKA, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Desa Tababan, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  11. Pasien nomor 1924, an. Ny. FK, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Songak, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  12. Pasien nomor 1925, an. Tn. LMLR, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Desa Gelora, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
  13. Pasien nomor 1926, an. Tn. S, laki-laki, usia 68 tahun, penduduk Desa Sandubaya, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19.

Hari Minggu terdapat penambahan 21 orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu :

  1. Pasien nomor 1078, an. Tn. RMF, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  2. Pasien nomor 1271, an. Ny. H, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Desa Telaga Waru, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur;
  3. Pasien nomor 1298, an. Ny. SM, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Desa Aikmel, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur;
  4. Pasien nomor 1335, an. Tn. SH, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
  5. Pasien nomor 1356, an. Tn. SAK, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  6. Pasien nomor 1389, an. Tn. M, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur;
  7. Pasien nomor 1512, an. Ny. ERI, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  8. Pasien nomor 1524, an. Tn. M, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah;
  9. Pasien nomor 1622, an. Tn. CW, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
  10. Pasien nomor 1659, an. Tn. IBM, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat;
  11. Pasien nomor 1672, an. Ny. HS, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Desa Merembu, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
  12. Pasien nomor 1676, an. Tn. MJN, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  13. Pasien nomor 1726, an. Tn. IGNGYP, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Kelurahan Punia, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  14. Pasien nomor 1735, an. Ny. TS, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  15. Pasien nomor 1784, an. Ny. W, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  16. Pasien nomor 1835, an. Tn. A, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk berdomisili di Kelurahan Cakranegara Selatan, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;
  17. Pasien nomor 1847, an. Ny. PAP, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram;
  18. Pasien nomor 1848, an. Ny. Z, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;
  19. Pasien nomor 1849, an. Tn. LW, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  20. Pasien nomor 1876, an. Ny. NNRS, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Timur, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;
  21. Pasien nomor 1877, an. Ny. NMW, perempuan, usia 68 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Selatan, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Hari Minggu ini juga terdapat penambahan 3 (tiga) kasus kematian baru, yaitu :

  1. Pasien nomor 1768, an. Tn. S, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Desa Masbagik Selatan, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Pasien memiliki penyakit komorbid;
  2. Pasien nomor 1916, an. Ny. JS, perempuan, usia 77 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid;
  3. Pasien nomor 1926, an. Tn. S, laki-laki, usia 68 tahun, penduduk Desa Sandubaya, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien memiliki penyakit komorbid.

Sekda NTB sebagai Ketua Pelaksana Gugus Tugas NTB, Lalu Gita Aryadi mengingatkan, Covid-19 adalah penyakit yang berbahaya.

Menurutnya, Kasus-kasus kematian yang disebabkan oleh Covid-19 tidak hanya disertai oleh penyakit komorbid, sehingga kita semua perlu senantiasa waspada dengan tetap melaksanakan protocol kesehatan dan pencegahan Covid-19.

“Hingga hari ini kondisi rumah sakit rujukan dan rumah sakit second line untuk penanganan Covid-19 sudah penuh. Bahkan Ruang Intensif di Rumah Sakit Provinsi NTB juga telah penuh,” kata Lalu Gita.

Masyarakat harus agar senantiasa tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam seluruh aktifitas sosial dan ekonomi, terutama di tempat-tempat keramaian seperti mall, pasar tradisional dan pusat-pusat perbelanjaan serta diberbagai tempat iselenggarakannya kegiatan-kegiatan sosial.

Lalu Gita menekankan, semua memiliki tanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain disekitar kita, sehingga hal terpenting bagi kita untuk dapat beradaptasi dengan tatanan baru kehidupan saat ini adalah dengan taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19.

“Agar kita semua dapat tetap beraktifitas, produktif, sehat dan aman di tengah pandemi ini,” katanya.

AYA/Rr

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 081802118119.

 

Exit mobile version