Trend penambahan kasus positif Covid-19 terus bertambah. Namun kita patut bersyukur seluruh pasien dapat ditangani dan dirawat dengan baik, sehingga senantiasa tetap ada trend kesembuhan setiap harinya
MATARAM.lombokjournal.com –
Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD dr. R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium TCM RSUD Bima, dan Laboratorium TCM RSUD H. L. Manambai Abdulkadir mengkonfirmasi, ada tambahan 15 pasien positif Covid-19.
Dalam siaran pers hari Minggu (11/10/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa Sumbawa sebanyak 74 sampel dengan hasil 56 sampel negatif, 3 (tiga) sampel positif ulangan, dan 15 sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 7 (tujuh) orang, tidak kasus kematian.
Dengan adanya tambahan 15 kasus baru terkonfirmasi positif, 7 (tujuh) tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Minggu ini (11/10/20) sebanyak 3.549 orang, dengan perincian 2.815 orang sudah sembuh, 206 meninggal dunia, serta 528 orang masih positif.
“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita.
TAMBAHAN 15 PASIEN POSITIF COVID-19, PASIEN SEMBUH 7 (TUJUH) ORANG, TIDAK ADA KASUS KEMATIAN
Kasus baru positif tersebut, yaitu :
- Pasien nomor 3535, an. AH, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Bhayangkara Mataram;
- Pasien nomor 3536, an. UNAG, laki-laki, usia 17 tahun, penduduk Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Asyifa Sumbawa Barat
- Pasien nomor 3537, an. SD, perempuan, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD H. L. Manambai Abdulkadir;
- Pasien nomor 3538, an. AAF, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Darurat Wisma Seganteng;
- Pasien nomor 3539 an. LRTH, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Darurat Wisma Seganteng;
- Pasien nomor 3540, an. MYA, laki-laki, usia 22 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi NTB;
- Pasien nomor 3541, an. M, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Desa O’o, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi NTB;
- Pasien nomor 3542, an. M, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Santi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima;
- Pasien nomor 3543, an. AA, laki-laki, usia 64 tahun, penduduk Kelurahan Nae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Bima;
- Pasien nomor 3544, an. H, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Ntobo, Kecamatan Penanae, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Bima;
- Pasien nomor 3545, an. BLP, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Darurat Wisma Seganteng;
- Pasien nomor 3546, an. YA, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Aikmel Barat, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD dr. R. Soedjono Selong;
- Pasien nomor 3547, an. SS, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Desa Selaparang, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD dr. R. Soedjono Selong;
- Pasien nomor 3548, an. LM, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Teros, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD dr. R. Soedjono Selong;
- Pasien nomor 3549, an. NUL, perempuan, usia 18 tahun, penduduk Desa Bagik Nyaka, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3387. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji.
Hari Minggu ini terdapat penambahan 7 (tujuh) orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, yaitu :
- Pasien nomor 2910, an. YA, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Desa Kandai I, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu;
- Pasien nomor 3057, an. J, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Potu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu;
- Pasien nomor 3058, an. T, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Kandai 2, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu;
- Pasien nomor 3059, an. PDN, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu;
- Pasien nomor 3060, an. HW, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Lepadi, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu;
- Pasien nomor 3061, an. H, perempuan, usia 20 tahun, penduduk Desa Lepadi, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu;
- Pasien nomor 3385, an. R, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Desa Jurit Selatan, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur.
Lalu Gita Aryadi mengatkan, trend penambahan kasus positif Covid-19 terus bertambah. Namun kita patut bersyukur seluruh pasien dapat ditangani dan dirawat dengan baik sehingga senantiasa tetap ada trend kesembuhan setiap harinya.
“Protokol pencegahan dan kesehatan dalam masa pandemi ini wajib dilaksanakan oleh setiap orang untuk menekan dan mengurangi penyebaran Covid-19,” katanya.
Ditegaskan, penting kita semua menjaga diri dan orang lain dari virus corona, dengan betul-betul memperhatikan pergerakan antar wilayah dalam akivitas kegiatan sosial dan ekonomi, yang dilaksanakan serta menjauhi kerumunan baik di dalam maupun di luar ruangan.
Terima kasih kepada masyarakat yang telah mengikuti himbauan pemerintah dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Demikian pula, kepada seluruh petugas, baik dari jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-NTB, juga kepada aparat TNI dan Polri serta seluruh petugas kesehatan dan aparat terkait lainnya.
“Mari kita terus memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19,” kata Lalu Gita Aryadi..
Rr/AYA
Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go
Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.
