Indeks

UPDATE Covid-19: Hari Jum’at, 24 Juli 2020, Bertambah 33 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 13 Orang, Kasus kematian 2 (dua) Orang

NTB Waspada Covid-19 Update, 24 Juli 2020
Simpan Sebagai PDFPrint

“Bagi kita, yang terpenting dapat beradaptasi dengan tatanan baru dengan taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19”

MATARAM.lmbokjournal.com – Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir, dan Laboratorium TCM RSUD Kota Mataram mengkonfirmasi, ada tambahan 33 pasien positif Covid-19, dan pasien yang dinyatakan sembuh 13 orang.

Lalu Gita Aryadi

Siaran pers hari Jum’at (24/07/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si menjelaskan, telah sebanyak 526 sampel dengan hasil 441 sampel negatif, 52 sampel positif ulangan, dan 33 sampel kasus baru positif Covid-19,  kasus kematian 2 (dua) orang.

Dijeaskan, adanya tambahan 33 kasus baru terkonfirmasi positif, 13 tambahan sembuh baru, dan 2 (dua) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Jum’at ini (24/7/2020) sebanyak 1.883 orang, dengan perincian 1.175 orang sudah sembuh, 105 meninggal dunia, serta 603 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Menurut Lalu Gita, untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

TAMBAHAN 33 PASIEN POSITIF COVID-19, PASIEN SEMBUH 13 ORANG, KEMATIAN BARU 2 (DUA) ORANG

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 1851, an. Tn. SS, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  2. Pasien nomor 1852, an. Tn. D, laki-laki, usia 64 tahun, penduduk Desa Tempos, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi NTBdengan kondisi baik;
  3. Pasien nomor 1853, an. Ny. N, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  4. Pasien nomor 1854, an. Ny. NA, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  5. Pasien nomor 1855, an. Ny. SR, perempuan, usia 61 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  6. Pasien nomor 1856, an. Tn. AD, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  7. Pasien nomor 1857, an. Tn. PP, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Awet Muda Narmada dengan kondisi baik;
  8. Pasien nomor 1858, an. Tn. T, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;
  9. Pasien nomor 1859, an. Ny. SH, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Siloam Mataram dengan kondisi baik;
  10. Pasien nomor 1860, an. Tn. U, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Desa Naru, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1581 dan 1745. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Sape dengan kondisi baik;
  11. Pasien nomor 1861, an. Ny. T, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Desa Jis, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1581. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Sape dengan kondisi baik;
  12. Pasien nomor 1862, an. Ny. TL, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  13. Pasien nomor 1863, an. Tn. SJ, laki-laki, usia 64 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik;
  14. Pasien nomor 1864, an. Ny. DI, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Desa Gerung Selatan, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patuh Patut Patju dengan kondisi baik;
  15. Pasien nomor 1865, an. Tn. IKD, laki-laki, usia 67 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Utara, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  16. Pasien nomor 1866, an. Ny. HRN, perempuan, usia 63 tahun, penduduk Desa Presak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  17. Pasien nomor 1867, an. Ny. A, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Bagik Polak, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;
  18. Pasien nomor 1868, an. Tn. SAPY, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSI Siti Hajar Mataram dengan kondisi baik;
  19. Pasien nomor 1869, an. Ny. R, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tanjung dengan kondisi baik;
  20. Pasien nomor 1870, an. Ny. S, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tanjung dengan kondisi baik;
  21. Pasien nomor 1871, an. Ny. HA, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji dengan kondisi baik;
  22. Pasien nomor 1872, an. Ny. W, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Desa Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji dengan kondisi baik;
  23. Pasien nomor 1873, an. Ny. S, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  24. Pasien nomor 1874, an. Ny. LD, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Desa Tegal Maja, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Tanjung dengan kondisi baik;
  25. Pasien nomor 1875, an. Ny. N, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya dengan kondisi baik;
  26. Pasien nomor 1876, an. Ny. NNRS, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Timur, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  27. Pasien nomor 1877, an. Ny. NMW, perempuan, usia 68 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Selatan, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  28. Pasien nomor 1878, an. Ny. NKM, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Selatan, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
  29. Pasien nomor 1879, an. Tn. DU, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  30. Pasien nomor 1880, an. Ny. AR, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  31. Pasien nomor 1881, an. Ny. NDP, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  32. Pasien nomor 1882, an. Ny. MM, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik;
  33. Pasien nomor 1883, an. Tn. IPW, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik.

Dipermaklumkan beberapa hal sebagai berikut:

  • Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pasien Covid-19 nomor 1817 yang semula diumumkan sebagai penduduk Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, bahwa pasien sesungguhnya berdomisili di Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
  • Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pasien Covid-19 nomor 1824 yang semula diumumkan penduduk Desa Tapir, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat, bahwa pasien sesungguhnya berdomisili di Desa Lekong, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa.

Hari Jum’at ini terdapat penambahan 13 orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu :

  1. Pasien nomor 983, an. Ny. SR, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  2. Pasien nomor 1017, an. Ny. K, perempuan, usia 64 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  3. Pasien nomor 1143, an. Tn. LMFK, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah;
  4. Pasien nomor 1214, an. Ny. H, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Desa Lembah Sari, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat;
  5. Pasien nomor 1288, an. An. CNR, perempuan, usia 7 tahun, penduduk Desa Langko, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat;
  6. Pasien nomor 1514, an. Ny. S, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Parampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
  7. Pasien nomor 1517, an. Ny. DMDP, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Desa Bug Bug, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat;
  8. Pasien nomor 1635, an. Tn. PJ, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram;
  9. Pasien nomor 1697, an. Tn. DI, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  10. Pasien nomor 1709, an. Tn. M, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  11. Pasien nomor 1717, an. Tn. AM, laki-laki, usia 65 tahun, penduduk Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima;
  12. Pasien nomor 1756, an. Tn. BFA, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  13. Pasien nomor 1758, an. Tn. INAS, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Hari Jum’at ini juga terdapat penambahan 2 (dua) kasus kematian baru, yaitu :

  1. Pasien nomor 1769, an. Tn. M, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Desa Pringgajurang, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur;
  2. Pasien nomor 1821, an. Tn. LM, laki-laki, usia 75 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien memiliki riwayat komorbid.

Sekda NTB sebagai Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB menghimbau, seluruh masyarakat agar senantiasa tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam seluruh aktifitas sosial dan ekonomi, terutama di tempat-tempat keramaian seperti mall, pasar tradisional dan pusat-pusat perbelanjaan serta di berbagai tempat diselenggarakannya kegiatan-kegiatan sosial.

“Bagi kita, yang terpenting dapat beradaptasi dengan tatanan baru kehidupan saat ini adalah dengan taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19, agar kita semua dapat tetap beraktifitas, produktif, sehat dan aman di tengah pandemi ini,” katanya.

Ditegaskan, protokol kesehatan dan pencegahan ini harus terus kita terapkan secara disiplin dan ketat sampai vaksin atau obat Covid-19 ditemukan, agar kasus positif baru dan korban meninggal dapat benar-benar kita tekan dan hentikan.

Selain itu untuk memaksimalkan upaya pencegahan, diharapkan kepada masyarakat untuk dapat kooperatif terhadap kegiatan contact tracing yang dilakukan oleh petugas. Serta tidak boleh ada stigma negatif jika ada di antara warga kita atau tetangga yang terkonfirmasi positif.

“Mari kita terus memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19,” kata Lalu Gita Aryadi

AYA/Rr

 Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

 Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 08180211 8119.

 

Exit mobile version