Sejak terdaftar sebagai peserta JKN-KIS tahun 2014, Dayat sudah merasakan beberapa kali pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL)
lombokjournal.com —
JAMKESNEWS ; Setiap orang menginginkan senantiasa dalam kondisi sehat. Bukan tak beralasan, tentunya agar semua aktivitas dapat dijalani dengan baik dan lancar.
Masalahnya, kita semua tidak pernah mengetahui kapan kita sakit, karena itulah kita semua membutuhkan perlindungan jaminan kesehatan.
Rachmad Hidayat (40) ayah dari Muhammad Bryant Hidayat (6) seorang Pegawai Badan Usaha di Kota Mataram mengaku sangat bersyukur dengan adanya Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Dayat telah mendaftarkan diri beserta anggota keluarganya menjadi peserta JKN-KIS sejak tahun 2014.
IA sangat senang dengan adanya JKN-KIS ini karena sangat membantu biaya pengobatannya dan keluarga ketika sakit. Karena ia tidak tahu kapan sakit itu datang.
“Kebetulan kemarin anak saya jatuh terpleset di rumah sehingga keningnya terluka, segera saya bawa ke UGD rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Sesampainya di sana saya ditanyakan kartu JKN-KIS oleh petugas rumah sakit. Alhamdulillah saya tidak mengeluarkan uang sedikit pun saat itu,” ujar Dayat sembari tersenyum saat dijumpai Tim Jamkesnews, Jumat (18/01).
Sejak terdaftar sebagai peserta JKN-KIS tahun 2014, Dayat sudah merasakan beberapa kali pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL).
Menurutnya program JKN-KIS ini benar-benar membantu masyarakat sepertinya karena biaya kesehatan itu tidak bisa diduga besarannya.
“Saya tidak pernah dirugikan sama sekali dengan iuran yang dipotong setiap bulannya, karena iuran yang terpotong itu tidak seberapa besar jika dibandingkan dengan biaya pelayanan kesehatan yang saya dapatkan selama menggunakan kartu JKN-KIS. Jadi hati saya tergerak untuk membantu menyosialisasikan program JKN-KIS ini kepada seluruh sanak saudara, tetangga, bahkan setiap orang yang saya temui saya ingatkan untuk segera mendaftarkan diri dan anggota keluarganya. Bukan hanya itu saja, saya terkadang kesal mendengar apabila ada orang yang sudah memiliki kartu JKN-KIS dan merasakan manfaatnya tapi menunggak,” tambahnya.
Dayat juga berpesan kepada masyarakat untuk rutin membayar iuran. Baginya, iuran yang dibayarkan tiap bulan dapat menjadi pahala apabila tulus berniat membantu sesama melalui program ini. Untuk itu jangan malas membayar iuran dan jangan menunggu sakit untuk mendaftarkan diri dan anggota keluarganya.
“Ketika yang sehat membantu yang sakit, yang mampu membantu yang tidak mampu. Semua ikut bergotong-royong untuk saling tolong menolong. Saya sendiri sudah merasakan manfaatnya,” kata Dayat.
ay/yn/jamkesnews
Narasumber : Rachmad Hidayat
