Indeks

Junalis TV Dorong Pemberlakuan Perda Nomor 7 Tahun 2020

Waguub saat menerima audiensi wartawan TV di Ruang Rapat Anggrek, Kantor Gubernur, Senin (14/09/20) / Foto; HmsNTB
Simpan Sebagai PDFPrint

Pemberlakukan Perda Nomor 7 tahun 2020, Wagub mengatakan Perda itu sebagai instrumen atau senjata pemerintah untuk mendisiplinkan masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com – Para jurnalis televisi yang tergabung dalam  Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi NTB, mendorong Pemerintah Provinsi NTB untuk memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 tahun 2020

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang didampingi Kepala Dinas Kominfotik NTB, I Gede Putu Aryadi dan Kepala Biro Hukum Provinsi NTB, H. Ruslan Abdul Gani, mengatakan, Pemerintah Provinsi NTB sangat menyambut baik dukungan dari IJTI.

“Pemerintah sangat welcome untuk membangun kerjasama yang baik kedepan, agar agenda-agenda pembangunan di NTB terekspose maksimal di media nasional,” ujarnya saat menerima audiensi Ketua IJTI NTB, Riyadi Sulhi bersama rombongan, di Ruang Rapat Anggrek, Kantor Gubernur, Senin (14/09/20).

Menurut Wagub, semua masalah pembangunan di Provinsi NTB tidak mungkin bisa diselesaikan oleh pemerintah, tanpa kerjasama media.

Media dan lembaga penyiaran berperan penting untuk memberikan edukasi positif kepada masyarakat. Terutama masalah penanganan Covid-19 yang dialami di Indonesia dan di seluruh dunia.

Terkait dengan pemberlakukan Perda Nomor 7 tahun 2020, Wagub mengatakan, Perda itu sebagai instrumen atau senjata pemerintah untuk mendisiplinkan masyarakat.

Dengan adanya peraturan ini pihaknya berharap bisa untuk mengubah pola pikir dan membangun kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19 dalam aktivitas sehari-hari.

Ditegaskan Wagub, denda bukan tujuan utama pemerintah, tapi kesadaran masyarajat untuk disiplin menggunakan masker, itulah yang menjadi tujuan besar Perda ini. Tujuanya, seluruh masyarakat bisa hidup nyaman dan produktif.

“Dengan penerapan protokol Covid-19, kita bisa menjalankan kegiatan ekonomi sehari-sehari, sehingga daerah kita tidak bangkrut,” tegasnya.

BACA JUGA; Mewaspadai Munculnya Kasus Covid-19 ‘Klaster Pilkada’

Sebelumnya Ketua IJTI NTB, Riyadi Sulhi mengatakan, selain untuk menjalin silaturahmi, tujuan dari audiensi itu untuk membangun sinergi, agar kegiatan-kegiatan pembangunan di NTB lebih  terekspose di tingkat nasional.

“Namun di tingkat lokal sudah sangat luar biasa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ke depan IJTI NTB, siap untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi NTB untuk membangun NTB Gemilang.

HmsNTB

Exit mobile version