Anjing di Kabupaten Dompu sebanyak 9.748 ekor, dari jumlah itu sekitar 4.000 ekor merupakan anjing peliharaan. Selebihnya sekitar 5.400 adalah anjing liar
MATARAM.lombokjournal.com — Hingga saat ini sudah 300 lebih warga Dompu dilaporkan terjangkit rabies alias penyakit yang disebabkan oleh gigitan anjing liar tersebut.
Karena itu ratusan masyarakat sudah diberikan vaksin oleh petugas, guna mengantisipasi penyebaran virus rabies atau penyakit anjing gila di kabupaten tersebut
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr.Nurhandini Eka Dewi mengatakan, saat ini vaksin anti rabies yang sudah dikirimkan sebanyak 1000 vaksin.
“Selain vaksin untuk manusia Kementerian Kesehatan juga sudah mengirimkan vaksin untuk hewan yakni anjing, kucing dan Kera/Monyet, ” katanya, Senin (04/02).
Eka menambahkan, untuk mengantisipasi bertambahnya gigitan anjing liar tersebut ia sudah menurunkan tim untuk mengantisipasi bertambhnya jumlah anjing liar.
“Tim tersebut terdiri dari tim pemberi vaksin tim kesehatan dan tim eliminasi anjin. Pemberian vaksin ini tidak saja kepada masyarakat yang terjangkit rabies melainkan kepada petugas karena mereka berisiko terkena gigitan,” ujar dr.Nurhandini
ia mengimbau kepada masyarakat yang memiliki anjing peliharaan, untuk segera memberikan vaksin. Selain itu langkah antisipasi yang dilakukan saat ini yaitu hewan yang berpontensi membawa virus rabies, seperti anjing kucing dan kera dari pulau Sumbawa tidak diperbolehkan masuk ke pelabuhan .
Hal ini dilakukan sebagai antisipasi virus rabies masuk ke kabupaten kota lain di NTB.
Berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan, anjing di Kabupaten Dompu sebanyak 9.748 ekor, dari jumlah itu sekitar 4.000 ekor merupakan anjing peliharaan. Selebihnya sekitar 5.400 adalah anjing liar.
Nantinya anjing peliharaan akan diberikan vaksin, sementara anjing liar akan dieliminasi atau dimusnahkan .
Kabupaten Dompu saat ini berstatus kejadian luar biasa kasus rabies. Karena hingga awal tahun 2019 ini sebanyak 5 orang meninggal dunia, terdiri dari anak- anak dan orang tua karena gigitan anjing gila.
Kasus virus anjing gila di di Kabupaten Dompu ini sudah terjadi sejak September 2018 lalu.
AYA
