Peringati Hari Lansia, Wagub NTB berharap lansia berkontribusi terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
MATARAM.lombokjournal.com ~ Puncak Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-26 berlangsung di Panti Asuhan Lanjut Usia Mandalika Dinas Sosial Provinsi NTB, Selasa (07/06/22).
Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang hadir dalam acara tersebut, menghimbau para lanjut usia rajin datang ke Posyandu Keluarga yang ada di tiap dusun.
“Ini demi menjaga kesehatan para lansia yang memberikan kontribusi besar terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di NTB,” kata wagub.
Jika lansia sehat di masa tua, otomatis angka harapan hidup meningkat. Dan jika lansia sakit sakitan menjadi tidak produktif, angka harapan hidup bisa menurun.
“Orangtua kita di atas 60 tahun harus rajin datang ke posyandu,” pesan Wagub.
Ia berharap lansia dapat menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat, agar terhindar dari penyakit terutama darah tinggi dan diabetes.
Menurutnya, lansia harus selalu bahagia dan merasa nyaman seperti terlihat di Panti Asuhan Lansia Mandalika.
“Mudah-mudahan lansia kita sehat, sejahtera, mandiri dan bermartabat,” harap wagub.
Peringatan hari lansia sendiri diisi dengan berbagai kegiatan seperti senam bersama, pemeriksaan kesehatan, diteksi dini dimensia, bakti sosial, gotong royong, DAN membersihkan taman.
Selain itu, dilakukan pendaftaran peserta BPJS, perekaman E-KTP posyandu lansia, hingga menyanyi bersama. ***
Kirab Drumband Meriahkan Desa Segara Katon di KLU
Kirab drumband akademi TNI/POLRI dan IPDN Satlat 1 Macan Latsitardanus XLII meriahkan peresmian Desa Segara Katon
TANJUNG.lombokjournal.com ~Drumband dari Akademi TNI/POLRI dan IPDN yang tergabung dalam satuan latihan 1 Macan Latsitardanus XLII meriahkan hari jadi 1 tahun Desa Segara Katon.
Kirab drumband itu berlangsung sepanjang jalan menuju Balai Rakyat Desa Segara Katon, Kecamatan Gangga,Lombok Utara, Sabtu (04/06/22).
Warga dari desa lain yang merupakan bagian dari kecamatan Gangga, juga berpartisipasi merngikuti kirab ini. Mereka mengenakan pakaian adat setempat dan membawa spanduk bertuliskan ucapan selamat atas 1 tahun peresmian Desa Segara Katon.
Ada juga yang membawa senjata khas daerah untuk diperkenalkan kepada masyarakat sekitar.
Salah satu rombongan kirab – dengan pengeras suara – mengucapkan doa dan harapan kepada Desa Segara Katon agar diberikan kelancaran, kesuksesan, makmur serta dimajukan perekonomiannya, kuat dan tangguh dalam segala kondisi.
Sepanjang jalan, warga berbondong – bondong datang untuk melihat pertunjukan kirab yang sedang berlangsung.
Anak-anak sangat senang dengan aksi drumband yang ditampilkan oleh Taruna maupun Praja. Mereka bersorak gembira setiap kali barisan drumband melambaikan tangan ke arah mereka.
Sampai di Balai Rakyat Segara Katon, barisan kirab dipersilahkan untuk meletakkan perlengkapan mereka di tempat yang sudah disediakan dan beristirahat, karena jarak yang dilewati cukup jauh.
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan peresmian Balai Rakyat Segara Katon, Kecamatan Gangga, oleh Dansatlat 1 Macan Latsitardanus XLII, Mayor Arm Debi Irawan, S.IP.
“Saya berterimakasih kepada peserta Latsitarda beserta seluruh unsur pendukung, yang telah bekerja maksimal, sehingga Balai Rakyat ini dapat diselesaikan dengan baik, ini menjadi salah satu wujud integrasi yang baik antara pemuda – pemudi terbaik dari AAL, AAU, AKMIL, AKPOL, IPDN beserta warga sekitar. Semoga Balai Rakyat ini dapat bermanfaat positif bagi seluruh warga Desa Segara Katon,” ungkap Dansatlat.
Acara peresmian dihadiri oleh para pejabat desa dan aparat TNI/Polri desa setempat. Mereka berterimakasih atas banyaknya jasa yang diberikan oleh para peserta Latsitarda kepada seluruh warga Lombok Utara. Semoga hubungan positif ini dapat selalu terjalin dengan baik sekarang dan seterusnya nanti. ***
Diskominfotik NTB Sekarang Dipimpin Baiq Nelly Yuniarti
Dalam Pisah Sambut pejabat lama dan pejabat baru, Plt Kepala Dinas Kominfotik NTB, Baiq Nelly Yuniarti, minta ASN di Diskominfotik NTB memiliki dan aktif memanfaatkan medsos
MATARAM.lombokjournal.com ~ Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si yang kini menjabat Plt Kepala Dinas Kominfotik NTB, minta seluruh ASN dan Non ASN di Diskominfotik yang dipimpinnya memiliki sosial media (medsos), karena penyebaran informasi saat ini banyak memanfaatkan sosial media.
Karena Dinas Kominfotik NTB selaku leading sector dari informasi Pemerintah Provinsi seharusnya memiliki dan memanfaatkan medsos
“Saya yakin bapak ibu memiliki sosial media yang banyak, minimal di like saja, jangan sampai punya kita sendiri tidak dilike, harapan saya agar ini menjadi kerjasama kita semua,” tuturnya.
Baiq Nelly mengatakan itu saat seluruh ASN dan Non ASN lingkup Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provini NTB mengadakan kegiatan Pisah Sambut pejabat lama dan pejabat baru, yang berlangsung di Aula Diskominfotik NTB, Jum’at (03/06/22).
Selain mantan Kepala Dinas Kominfotik NTB, Najamuddin Amy kini menjadi Kepala Satuan Pamong Praja (Sat Pol PP) Provinsi NTB, beberapa pejabat eselon di bawahnya juga dimutasi.
Sekretaris Dinas Kominfotik NTB, Heri Agustiadi, menjadi Sekretaris Dinas Perdagangan Provinsi NTB, dan Kepala Bidang IKP Dinas Kominfotik NTB, Athar, S.IP menjadi Kepala Bidang Pengelolaan Sumberdaya Ekonomi Dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB.
Sementara itu, pejabat baru Sekretaris Dinas sekaligus Plt Kepala Dinas Kominfotik NTB, yaitu Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si, dan Kepala Bidang IKP, Lalu Ismunandar Eka Saputra, S.STP., M.H.
Jabatan itu amanah
Kasat Pol PP, Najamuddin Amy mengatakan, tidak ada jabatan yang berlaku selamanya, namun kapan saja bisa berpindah dan pergi.
“Tidak ada jabatan yang harus selamanya kita berada didalam genggaman kita,” kata Najam.
Semua boleh datang namun semua juga harus pergi. Kepergian ini tentu memberikan hikmah, jabatan itu harus kita letakkan di telapak tangan kita.
“Setiap waktu angin berhembus dia akan pergi, jabatan hanya amanah sementara bukan amanah selamanya,” ungkap Najam.
Sekretaris Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Heri Agustiadi, S.Sos., M.M mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh karyawan dan karyawati dan tetap menjalin silaturahmi.
“Kita tetap menjalin silaturahim, pertemanan kita tidak boleh putus, hanya kita berbeda tempat,” tuturnya.
Kepala Bidang Pengelolaan Sumberdaya Ekonomi Dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Athar, S.IP berpesan kepada seluruh Bidang IKP agar kebersamaan dan semangat harus terus ditingkatkan.
“Kolaborasi kerjasama saling membahu di antara kita harus ditingkatkan, apalagi kita akan menyambut perhelatan MXGP Samota,” pesannya. ***
Harga Jagung Membaik, Petani Diminta Melapor Serapan Harga Jagung
Ini Keterangan Kadis Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB terkait membaiknya harga jagung
MATARAM.lombokjournal.com ~Menindaklanjuti instruksi khusus Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, untuk serius membantu turunnya harga jagung, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi NTB, Fathul Ghani, M.Si., mengambil langkah-langkah yang diperlukan.
Beberapa upaya yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil, kini harga jagung semakin membaik.
Ilustrasi panen jagung
“Alhamdulillah, harga jagung berangsur membaik,” kata Kadis Distanbun, Kamis (2/6/2022) di Mataram.
Salah satunya dengan menfasilitasi petani dengan pembeli jagung.
Dijelaskan Kadis Pertanian dan Perkebunan yang baru saja dilantik ini, bahwa harga pembelian jagung gudang PT. Seger sebesar Rp. 4.200,-/kg, harga gudang UD. Subur Sumbawa di Kabupaten Sumbawa sebesar Rp. 4.250,-/kg.
Sedangkan di Kabupaten Dompu, harga pembelian digudang sebesar Rp. 4.200,-/kg, dan harga pembelian di gudang UD. Pemuda Kreatif yang ada di Kabupaten Bima sebesar Rp. 4.400,-/kg.
“Ini berdasarkan hasil pantauan Distambun Provinsi NTB berkoordinasi dengan petugas Pelayanan Informasi Pasar (PIP) Lapangan Kabupaten/Kota tentang harga jagung pada hari Kamis tanggal 2 Juni 2022,” terangnya.
Selanjutnya ia berharap, para petani jagung ikut proaktif memantau dan melaporkan harga serapan jagung yang ada di lapangan.***
Kenaikan Tarif PDAM di KLU, Ini Penjelasan Dirut PDAM
Pihak PDAM Lombok Utara mensosialisasikan kenaikan tarif PDM, dan selisih tarif baru dan lama paling rendah dibandingkan daerah lain
TANJUNG.lombokjournal.com ~ Dirut Perumda Air Minum Amerta Kabupaten Lombok Utara, Firmanyah,ST, menyebutkan, kenaikan tarif Air PDAM, mempunyai dasar hukum, dan bukan atas keinginannya peribadi.
Hal itu terungkap dalam sosialisasi kenaikan tarif PDAM Amerta Dayan gunung Lombok Utara dan Amerta Care, yang menghadirkan sekitar 13 wartawan yang bertugas di Kabupaten Lombok Utara, Jum’at (03/06/22).
Menurut Firmanyah, kenaikan tarif air PDAM KLU didasari oleh Permendagri Nomor 21 Tahun 2020 tentang perubahan atas Permendagri Nomor 71 Tahun 2016 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum.
Kemudian ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi NTB dengan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Gubernur NTB Nomor 690-579 Tahun 2021 tentang Besaran Tarif Batas Bawah dan Tarif Batas Atas Air Minum di Kabupaten/Kota se-NTB.
Demham adanya Permendagri dan SK Gubernur NTB tersebut, dilanjutkan Pemda KLU dengan melakukan kajian bersama PDAM KLU dan BPKP NTB, terkait besaran ideal kenaikan tarif air sesuai dengan kondisi masyarakat dan daerah.
Hasil dari kajian yang dilakukan Pemda KLU bersama PDAM KLU dan BPKP, maka ditindaklanjuti dengan terbitnya Peraturan Bupati (Perbup).
Bupati Lombok Utara menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Lombok Utara Nomor 58 Tahun 2021 tentang Tarif Air Minum pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Amerta Dayan Gunung.
Diakuinya, perusahaan yang dipimpin merupakan milik daerah dan dalam pelaksanaan kegiatannya mengacu standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan melalui Keputusan Bupati Kabupaten Lombok Utara.
“Selisih tarif baru dan lama paling rendah dibandingkan dengan daerah lain,” kata Firmansyah.
Digambarkan tarif baru dan lama sebagaimana golongan tarif pemakaian sebagai berikut : 0-10 m3; 10-20 m3; 21-30 m3; 31-999 m3;
Tarif Rumah Tangga A dan B lama 1.470; 1.970; 2.030; 3.550, sedang tarif rumah tangga A baru 2.500; 2.800; 3.000; 3.000, terdapat selisih 530, 1.330, 970 hingga 550.
Rumah Tangga B baru berkisar 3.100, 4.100, 5.000 dan 5.600, terdapat selisih 1.130, 2.630, 1.700, dan 1.550
Tarif Rumah Tangga C lama berkisar 970, 1.470, 3.300 hingga 4.050, sedangkan Tarif Rumah tangga C yang Baru, 3.800, 4.400, 5.600, 6.200, terdapat selisih, 970, 250, 150, 850
Untuk rumah tangga D, F dan G lama, 2.830, 4.150, 5.750, 7.050.
Tarif untuk Instansi Pemerintah 2E baru, 4.100, 5.000, 5.900, hingga 6.900. Selisih, 1.750, 3.050, 1.750, 1.650.
Firmansyah menjelaskan, pada tarif lama, golongan tarif dibebankan biaya administrasi dan pemeliharaan sebesar Rp 10.000, namun biaya beban telah dihapus dengan berlakunya penerapan tarif baru.
Kenaikan tarif air minum di PDAM KLU masih menggunakan tarif progresif. pemakaian dasar/kebutuhan dasar air masyarakat rata-rata sekitar 10 m3. Sehingga pemakaian air lebih dari 10 m3 akan dikenakan tarif yang lebih besar.
Misalnya jika Wahyu dengan golongan Tarif Rumah Tangga B, memakai air sejumlah 12 m3, maka perhitungannya dengan tarif baru dan Tarif lama :
Pemakaian Dasar 10 m3 = 3.100 x 10 = 31.000
Pemakaian Lebih 2 m3 = 4.100 x 2 = 8.200
Total pak Wahyu membayar = Rp 39.200
Tarif Lama (Rumah Tangga C)
Pemakaian Dasar 10 m3 = 970 x 10 = 9.700
Pemakaian Lebih 2 m3 = 1.470 x 2 = 2.940
Beban Administrasi dan Dana Meter = 10.000
Total pak wahyu membayar = 22.640
Selisih pembayaran = 16.560
Penurunan golongan tarif
Dirut PDAM KLU, Firmansyah juga memberikan kesempatan bagi pelanggan yang berpenghasilan rendah untuk merubah golongan tarifnya.
Pelanggan mengajukan penurunan golongan tarif, caranya pelanggan meminta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Kantor Desa setempat. Petugas PDAM KLU akan melakukan verifikasi terhadap pengajuan pelanggan.
Jika verifikasi sesuai maka pihak PDAM KLU akan menurunkan golongan tarif pelanggan. Jika tidak sesuai, pelanggan yang mengajukan akan ditetapkan pada golongan tarif awalnya.
Menurut Firmansyah, jika Pemfda KLU tidak menaikkan tarif Air Minum PDAM, maka konsekuensinya Pemda harus menanggung subsidi atas biaya pemakaian air pelanggan PDAM KLU.
Amerta Care
Tentang sistem Layanan Informasi dan Pengaduan Satu Pintu atau Amerta Care merupakan sistem informasi layanan yang disediakan PDAM KLU berbasis Aplikasi Whatsapp broadcasting dan interaktif chat.
Pelaggan dapat menghubungi nomor whatsapp PDAM KLU untuk meminta layanan informasi terkait dengan pelayanan PDAM KLU. Pelanggan juga dapat mengirimkan pengaduan terkait keluhan pelanggan melalui kontak Whatsapp tersebut.
Kontak Whatsapp AMERTA CARE +62 811 3909 9888
Amerta Care dapat digunakan pelanggan PDAM KLU yang membutuhkan bantuan teknis.
“Manfaat menjadi pelanggan PDAM lebih mudah mengakses atau mendapatkan air bersih dengan kualitas baik,” kata Firmansyah. Dan pelanggan PDAM memperoleh air dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan menggunakan air nonPDAM.
Kenaikan tarif PDAM KLU sempat menuai protes
Edukasi Menghemat pengunaan air, dirata-ratakan kebutuhan pemakaian dasar air masyrakat adalah sejumlah 10 m3 per bulan. 10 m3, sama dengan 10.000 liter, atau 2,5 kali volume mobil tangki sedang (4000 L).
Dengan adanya tarif progresif diharapkan pelanggan dapat menggunakan air lebih bijak dan efisien.
“Biasanya, borosnya pemakaian air diakibatkan oleh gaya hidup, sehingga untuk menghemat air diperlukan perubahan pola hidup hemat air,” harap Firmansyah.***
DKP3 KLU Mengedukasi Penyebaran PMK Ternak
DKP3 KLU mengedukasi mulai dari pengenalan, penularan sampai penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku
TANJUNG.lombokjournal.com ~ Meski sejak awal dilakukan pengawasan dan pengendalian, namun Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di wilayah Kabupaten Lombok Utara menyebar luas di tiap Kecamatan
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan, Pertanian, Perkebunan dan Perikanan (DKP3) KLU, drh Sarudi saat menggelar sosialisasi komunikasi dan edukasi (KIE) tentang pengendalian Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Aula Kantor UPTD Kecamatan Bayan, Kamis (02/06/22).
Sosialisasi itu mengundang Camat Bayan yang diwakili Kasi Kesos, anggota dari Polsek Bayan, Kepala UPTD KPPP Bayan, Paramedis, Inseminator, penyuluh, pengusaha (saudagar dan jagal).
Maksud dilakukan sosialisasi untuk mengendalikan PMK, dengan mengedukasi mulai dari pengenalan, penularan sampai penanggulangan PMK.
“Jika hewan ternak terindikasi sakit maka batasi dulu lalu lintas ternak, karena penularannya bisa melalui kontak langsung, tidak langsung dan melalui udara. Pembatasan ini guna menghentikan penyebaran virusnya,” terangnya.
Kalau ada ternak sakit segera laporkan ke dokter hewan atau petugas setempat, untuk memeriksa dan melakukan penanganan.
Penyakit ini menular dengan t cepat mengikuti arus transportasi daging dan ternak terinfeksi, termasuk melalui udara.
Dijelaskan, hewan ternak yang terindikasi PMK ditandai adanya gejala demam tinggi (39-41 derajat celcius), ternak tidak nafsu makan, keluar air liur berlebih (hipersalivasi) dan keluar ingus. Sebagian ada luka pada lidah dan rongga mulut, luka pada kaki dan kuku serta nampak pincang.
Ia mengajak melaporkan jika ada indikasi hewan ternak mengalami gejala klinis tersebut.
Lebih lanjut, langkah yang bisa dilakukan pemilik ternak di antaranya, memantau serta melaporkan kepada petugas kesehatan jika ada hewan ternak yang sakit, dilarang membeli/ memasukkan hewan ternak area dalam maupun luar Kabupaten Lombok Utara, mengontrol akses masyarakat terhadap ternak dan peralatan, disinfeksi kandang secara rutin minimal 2 kali sehari dan memberikan suplemen (jamu tradisional/herbal) serta vitamin kepada ternak untuk daya tahan tubuh.
Ditanya soal kebutuhan obat obatan, Raden Adi Darmawangsa, mengakui sangat terbatas. “Soal ketersediaan Obat Obatan memang sejak sebelum PMK, kita kekurangan” tuturnya. Ia berharap melalui rapat rapat bersama OPD Lin baik di dinas maupun di depan DPRD sering menyampaikan hal ini, akunya. drh Gilang Kala Maulana dan drh Elin Muhammad Tamrin menyebutkan angka sebelumnya 22 ekor sapi yang terindikasi PMK, hari ini Kamis 02/6 – 2022 sudah bertambah menjadi 33 ekor yang tertular PMK. ***
Peserta Latsitarda XLII Kunjungi Bupati Lombok Utara
Bupati Djohan Sjamsu berharap, kelak ada peserta Latsitarda XLII yangditugaskan kembali di Lombok Utara
TANJUNG.lombokjournal.com ~ Meski kegiatan peserta Lastitarda XLII di Lombok Utara hanya beberapa hari, diharapkan para peserta supaya membangun komunikasi dan silaturahmi yang baik bersama masyarakat.
Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu menyampaikan itu saat menerima kunjungan perwakilan Taruna Lastsitada Nusantara XLII Kompi Satlat Macan di RTB, di ruang kerja Bupati, Kamis (02/06/22).
Bupati beharap para taruna dapat menceritakan pengalaman selama bertugas di KLU.
Di ruang kerja bupati
“Cintailah masyarakat Lombok Utara sebagaimana mencintai bangsa atau rakyat masyarakat kita yang lain,” kata Bupati Djohan.
Peserta juga diharapkan membaur dengan masayarakat, dan menjadi penduduk di Bumi “Tioq Tata Tunaq” Lombok Utara.
Para Taruna Taruni juga diharapkan bisa menularkan dan memberikan motivasi apa yang telah dicapai kepada remaja dan pemuda yang ada di desa-desa lokasi bertugas.
Tujuannya, agar anak-anak muda di desa termotivasi dan bisa masuk Akademi TNI dan IPDN.
Para Taruna juga diminta jadi duta masyarakat Lombok Utara, menyampaikan pengalan tentang kondisi daerah Kabupaten Lombok Utara yang menjadi salah satu daerah tujuan wisata tanah air.
Khususnya destinasi Tiga Gili, Senaru Bayan dan lain lain yang selama ini jadi daerah tempat berlatih dan berintegrasi bersama masyarakat..
“Lombok Utara adalah daerah wisata, maka silahkan dinikmati keindahannya sambil melaksanakan tugas,” kata Bupati Djohan.
Ia malah berharap, agar ada di antara para peserta Lastsitada Nusantara yang nantinya bertugas di KLU. Agar dapat mengenang kembali pengalaman saat melaksanakan kegiatan Latsitarda saat ini.
“Terima kasih atas kunjungannya semoga bisa sukses nantinya, suatu saat bisa kembali dan semoga ada kenangan yang bisa diingat,” ucapnya.
Dalam silaturahmi ini juga para Taruna menyapaikan kesan-kesan selama ada di KLU serta meminta motivasi dari Bupati Lombok Utara. ***
Komitmen Perlindungan untuk Pekerja Migran
Jajaran Dinas Tenaga Kerja se NTB samakan komitmen perlindungan kepada para PMI
MATARAM.lombokjournal.com ~ Jajaran Dinas Tenaga Kerja Kabupaten/Kota di NTB diajak berkomitmen mewujudkan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara prosedural, dan berupaya mencegah dan menihilkan praktek-praktek unprosedural yang merugikan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Tramsmigrasi Prov. NTB I Gede Putu Aryadi mengatakan itu saat memimpin rapat bersama para Kadisnakertrans Kabupaten/Kota dan para Pengurus Asosiasi Pengusaha Pekerja Migran Indonesia, di Aula Kantor Disnakertrans NTB, Selasa (31/5/2022).
Rapat itu dihadiri para pengurus dan anggota APPMI, APJATI dan ASPATAKI membahas program Perlindungan PMI Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru untuk mewujudkan Zero Unprosedural PMI
Ia menegaskan, dibukanya kembali kran penempatan PMI ke negara Malaysia, harus disiapkan pemenuhan persyaratan yang telah ditentukan.
“Tujuannya adalah untuk memastikan perlindungan kepada para PMI kita,” ujar Gede Putu Aryadi.
Putu Aryadi ingin mendengar masukan konstruktif dari para asosiasi dan Perusahaan Penempatan PMI, untuk bisa mewujudkan program zero unprosedural PMI yg telah menjadi komitmen para Kepala Daerah.
“Kita harus memiliki komitmen yangg sama, ke depan tidak boleh lagi ada warga kita yang berangkat secara non ptosedural,” ujarnya.
Kepala BP2MI NTB, Abri Danar Prabwa menyampaikan, pihaknya dan Disnakertrans Provinsi, Kabupaten/Kota harus samakan persepsi dalam mengatasi permasalahan PMIdi NTB yang berangkat secara unprosedural.
“Kalau dilihat data, penempatan di Malaysia sudah 2 tahun tertunda keberangkatannya. Jadi, dibutuhkan pengurusan ulang dokumen yang dimiliki oleh CPMI, seperti perjanjian kerja, dokumen medical check up dan surat ijin keluarga,” ungkap Abri.
Bagi P3MI yang sudah memenuhi persyaratan dokumen bisa mengajukan secara online dan selanjutnya akan diverifikasi oleh BP2MI apakah P3MI tersebut layak atau tidak.
“Kami lihat masih ada beberapa aturan yang belum di implementasikan,” ujar Abri.
Abri juga menyampaikan dalam SISKOP2MI, khusus untuk pekerja disektor perkebunan sawit, diakuinya belum dijadikan mandatory terkait sertifikasi kompetensi.
Jadi, sertifikasi dan jabatan dapat menyesuaikan.
“Jangan sampai sebuah kebijakan menjadi kendala melalukan pelayanan dan perlindungan bagi PMI NTB,” ucapnya.
Sertifikat kompetensi
Pada sesi diskusi, Ketua APPMI NTB Muazzim Akbar mengungkapkan, perlunya komunikasi dan sinergi antara Disnakertrans Provinsi, Kabupaten/Kota dan BP2MI.
Ia berterima kasih kepada Kepala Disnakertrans NTB yang menginiasi pertemuan dan selau berkolaborasi bersama asoasiasi dan P3MI.
“Sertifikasi kompetensi bagi pengusaha/P3MI setuju dilakukan karena semangat pemerintah untuk menjadikan PMI kita berkompeten,” ujar Muazzin.
Namun khusus untuk sektor perladangan kelapa sawit, sertifikat kompetensi belum bisa diimplementasikan sepenuhnya sebagai persyaratan untuk pengurusan ID.
Sebab di NTB belum tersedia LPK/BLK yg memiliki program pelatihan bidang perkebunan. Lagipula kemampuan Pemerintah untuk menyediakan anggaran sertifikasi belum memungkinkan.
Hal senada diungkapkan Ketua ASPATAKI, Samsul, untuk sektor perladangan dibutuhkan pelatihan yang tidak bisa dilakukan hanya beberapa hari saja, tetapi harus ada pelatihan jangka panjang.
“Peserta tidak hanya belajar teori, tetapi harus ada praktek,” ujarnya.
Ketua Apjati NTB Mohammadun menegaskan, pihaknya bersama AP2TKI terus berupaya meningkatkan kompetensi CPMI, termasuk untuk sektor ladang.
Namun animo masyarakat yang ingin bekerja di sektor ladang sawit ini sangat besar, maka pelatihan kompetensi dan sertifikasi belum bisa mengkover jumlah yang besar.
Sertifikasi kompetensi yang telah dilakukannya, dipersiapkan bagi CPMI yangg akan ditempatkan di sejumlah perusahaan besar perkebunan sawit di Malaisya, yang mensyaratkan adanya sertifikat kompetensi.
Pertemuan tersebut menghasilkan dua kesepakatan sebagai kesimpulan, yakni ;
Sertifikat kompetensi belum wajib menjadi syarat ID Khusus Tenaga Kerja Sektor Peladangan Sawit, namun perusahaan wajib memastikan bahwa PMI yang akan ditempatkan sebagai pekerja ladang telah memiliki kompetensi/keterampilan.
Akan diwujudkan Keseragaman syarat-syarat pelayanan di semua kabupaten/kota.
Kesepakatan tersenut akan ditindaklanjuti dlm bentuk surat edaran Kepala Dinas Nakertrans Provinsi NTB kepada kab/kota untuk keseragaman syarat pelayanan tersebut. ***
Gubernur Dukung Penyelenggaraan MTQ Provinsi di Lotim
Penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi yang ke-XXIX di Kabupaten Lombok Timur didukung Gubernur NTB
Gubernur Zul menyampaikan itu saat menerima audiensi Dewan Pengurus LPTQ Lombok Timur dan Panitia MTQ Provinsi NTB di ruang kerjanya, Selasa (31/05/22).
“InsyaAllah kita bisa bantu, usaha sama-sama,” kata Bang Zul sapaan akrab Gubernur.
Ia juga berpesan kepada para kontingen di tiap kabupaten/kota se-NTB, agar mempersiapkan diri semaksimal mungkin.
“Ayo masing-masing daerah mempersiapkan kontingennya masing-masing dengan maksimal,” pesannya.
Sebagai informasi, MTQ tingkat Provinsi NTB ke-XXIX rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 29 Juni hingga 6 Juli 2022 yang bertempat di Kabupaten Lombok Timur.
“Rencananya akan diselenggarakan pada 29 Juni hingga 6 Juli 2022 di Lotim. Nantinya akan ada 9 cabang lomba yang diikuti oleh puluhan peserta Kab/Kota,” kata Sekretaris Umum Pengurus LPTQ Lotim.
Turut hadir mendampingi Gubernur pada audiensi tersebut, yaitu Kepala BPKAD Provinsi NTB dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTB. ***
Hari Lahir Pancasila, Peserta Latsitardanus XLII Donor Darah
Peringati Hari Lahir Pancasila, peserta Satlat 1 Macan Latsitardanus XLII donor darah bersama masyarakat
TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bertepatan Hari Lahirnya Pancasila, peserta latihan Satlat 1 Macan Latsitardanus XLII mengadakan kegiatan donor darah bertempat di Kolat Satlat 1 Macan, Desa Jenggala, Lombok Utara, didukung oleh Tim PMI Lombok Barat, Rabu (01/06/22).
Kegiatan Donor Darah ini dibuka untuk umum, sehingga banyak warga sekitar yang tertarik untuk ikut serta mendonorkan darahnya.
Tidak hanya warga, namun peserta Latsitarda XLII juga ikut mendaftarkan diri, baik dari taruna Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Kepolisian, IPDN, dan Mahasiswa Universitas di Lombok Utara, yang tersebar di kolat maupun kompi-kompi latihan di wilayah Lombok Utara.
Sebelum kegiatan Donor Darahdimulai, Komandan Satuan Latihan, Mayor Arm Deby Irawan, mengucapkan terimakasih kepada para peserta maupun warga yang telah mengikuti kegiatan donor darah.
“Semoga darah yang telah didonorkan dapat bermanfaat bagi orang yang membutuhkan dan menjadi amal jariyah bagi kalian,” katanya.
Ini merupakan kegiatan yang sangat positif, sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama, tambahnya. .
Secara umum, para warga dan peserta Latsitarda yang mendaftarkan diri, mengaku penasaran bagaimana kegiatan donor darah itu dilakukan. Umumnya mereka baru pertama kali melaksanakan kegiatan donor darah. Mereka terlihat sangat senang dan antusias untuk mendonorkan darahnya.
“Saya berterimakasih kepada teman-teman Latsitarda telah membantu kami menggerakkan kegiatan Donor Darah, sehingga dapat lebih banyak membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Ketua Tim PMI, Hasyim.
Banyak manfaat dari donor darah, salah satunya untuk menjaga kesehatan tubuh, baik bagi orang yang mendonorkan darahnya maupun bagi yang membutuhkan donor darah.
Sesuai dengan mottonya “Darah Memberikan Hidup dan Sukacita”.
Artinya, darah yang kita donorkan tersebut dapat disalurkan kepada orang-orang yang sedang membutuhkan sumbangan darah serta menyelamatkan nyawa mereka.
Penerima donor darah bisa kembali beraktivitas seperti biasa dan kembali berkumpul di tengah keluarga.***