Roadshow ke Loteng, PKK NTB Menilai Lomba UP2K

Di Lombok Tengah, roadshow Bunda Niken melakukan penilaian lomba UP2K PKK setempat

LOTENG.lombokjournal.com ~ Roadshow Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, Ketua TP-PKK Provinsi NTB giliran mengunjungi Kabupaten Lombok Tengah.

Di Lombok Tengah untuk melakukan penilaian lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK di Halaman Pendopo Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (11/06/22).

Giliran roadshow di Lombok Tengah
Meninjau pelaksanaan KB

Bunda Niken sapaan Hj. Niken Saptarini sangat antusias mengikuti acara tersebut. 

UP2K PKK sendiri merupakan suatu kegiatan ekonomi yang diusahakan oleh keluarga, baik secara perseorangan maupun kelompok.

Selain meninjau UP2K, Hj. Niken Zulkieflimansyah juga melakukan peninjauan terhadap pelayanan KB serta display diversifikasi pangan lokal.

Bunda Niken didampingi Ketua TP PKK Kab. Lombok Tengah turut melihat produk-produk yang ditawarkan.

Sebagai informasi, roadshow ke Kabupaten Lombok Tengah ini merupakan roadshow di Pulau Lombok yang keempat setelah sebelumnya melakukan Roadshow ke Lombok Utara, Lombok Barat dan Lombok Timur. ***




Latsitardanus XLII Jadi Inspirasi Pelajar, Ini kata SeKda NTB

Kegiatan fisik dan fisik selama Latsitardanus emberikan kesan mendalam kepada masyarakat NTB, kata Sekda

MATARAM.lombokjournal.com ~ Latsitarda Nusantara yang berlangsung sebulan, berhasil menyelesaikan  berbagai kegiatan fisik maupun non fisik. 

Kekompakan antar taruna, praja, mahasiswa dan juga masyarakat sangat terasa sehingga waktu sebulan seakan berlalu begitu singkat. 

Kegiatan Latsitardanus memberi kesan mendalam
Gubernur AKMIL dan Sekda NTB

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat, H. Lalu Gita Ariadi mengatakan itu saat mengantar kepulangan Gubernur Akademi Militer (AKMIL), Letjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si., di VIP A BIZAM, Minggu (12/06/22).

BACA JUGA: Gubernur NTB Ajak KSB Hadirkan Event Internasional

Miq Gite sapaan Sekda NTB mengucapkan terima kasih atas telah dipilihnya Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai lokasi kegiatan Latsitarda Nusantara. 

“Segala kegiatan fisik non fisik yang sudah dilakukan para taruna yang terbagi dalam 4 satlak, satla Macan di KLU, Kijang di Lobar, Elang di Loteng dan Hiu di Lotim, Insya Allah akan memberikan kesan mendalam kepada masyarakat NTB,” kata Miq Gite.

Ia mengatakan itu saat berbicang santai menunggu kedatangan pesawat.

Ia menceritakan sosialisasi masuk Akademi TNI, Polri dan IPDN yang dilakukan para taruna kepada pelajar SMA Kabupaten/Kota se NTB.

BACA JUGA: Pacuan Kuda Ikut Meriahkan MXGP Samota si Sumbawa 

“Semoga akan menginspirasi dan memotivasi pemuda-pemudi NTB bersaing menjadi calon-calon jenderal dan calon birokrat utama di Republik Indonesia,” kata Miq Gita. ***

 




Gubernur NTB Ajak KSB Hadirkan Event Internasional

Hadir di Halal Bihalal di Sumbawa Barat, Gubernur NTB sangat penting hadirkan event internasional 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diajak bisa menghadirkan event berskala internasional di daerahnya.

Gubernur NTB. Zulkieflimansyah menyampaikan ajakannya pada acara Halal Bihalal Himpunan Keluarga Sumbawa Barat (HKSB), yang dihadiri Bupati KSB,  HM Musyafirin, Minggu (12/06/22) di hotel Lombok Raya. 

“Adanya event berkelas internasional mampu meningkatkan produksi dan geliat ekonomi,” kata Bang Zul sapaan Gubernur NTB, 

Lebih dari itu event berkelas Internasional, memaksa pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana serta pergerakan ekonomi di daerah. 

“Pembangunan jalan digenjot, fasilitas transportasi diperbanyak, pelabuhan diperbaiki, hotel dibangun dan lain sebagainya,” jelas Doktor Zul.

BACA JUGA: Pendampingan Desa Wisata di KLU, Untuk Tingkatkan Sasar Wisata

Event internasional memancing tamu dan penonton datang dan menikmati kenyamanan dan berbagai atraksi yang ada.  Keadaan ini akan membuat sektor UMKM, pedagang, sektor jasa lainnya tumbuh.

Gubernur ingatkan pentingnya event internasional
Gubernur NTB bersama Keluarga Sumbawa Barat

“Inilah pentingnya event berskala internasional,” ungkapnya.

Untuk bisa menghadirkan event internasional perlu komunikasi dan sinergi dengan Pemprov, Pemerintah Pusat, BUMN dan dunia usaha.

Kabupaten Sumbawa Barat dipuji karena daerah yang paling seksi di NTB. Wilayahnya tidak terlalu luas, tapi potensinya berlimpah.

Pemda dan masyarakatnya juga harus menyambut event internasional MotoGP dan WSBK di Mandalika.

Diingatkannya KSB tidak boleh terlena. Ketika ribuan orang datang ke Mandalika, maka tawarkan untuk datangi KSB dengan segudang potensinya.

“Jangan sampai tamu datang hanya lihat kerapan kerbau, tapi suguhkan hal menarik dan orang mau menginap 2-3 hari,” kata Bang Zul.

Begitupun hadirnya MXGP Samota, sambut dan siapkan diri untuk memanfaatkan event ini. 

Terkait acara halal bihalal, Gubernur NTB menyebut acara ini makin merekatkan ikatan persaudaraan. 

Sehingga apapun dapat diselesaikan dan dikomunikasikan dengan baik.

“Atas nama Pemprov. NTB, kami menyampaikan permohonan maaf bila selama ini, ada kekurangan dan kesalahan dari kami, kedepan dengan silaturahmi seperti semakin membangun sinergi dan kebersamaan kita,” kata Gubernur NTB.

Semelter dan pembangunan bandara

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. M. Musyafirin M.M., memuji kemeriahan halal bihalal yang diselenggarakan oleh HKSB di Mataram.

“Salam hangat, dari masyarakat Bumi Pariri Lema Bariri,” katanya.

Silaturahim ini penting, untuk saling mengingatkan dan saling mensuport. Sehingga perlu dilaksanakan dan agendakan secara rutin.

Bupati juga menyampaikan perkembangan pembagunan daerah. Dikatakannya  bahwa simbol-simbol otonomi daerah terus dibangun. 

Semua lembaga dan instansi telah terbangun. Namun sekarang yang belum ada Pengadilan Negeri. 

BACA JUGA: Setelah MXGP, Ironman Kelas Dunia Segera Digelar

Bupati juga menyampaikan perkembangan pembangunan daerah KSB, seperti infrastruktur jalan, kebutusan dasar air juga telah terbangun dan tersedia dengan baik.

Diungkapkan, untuk pembangunan Smelter terus berlanjut, targetnya Oktober 2022 akan mulai beroperasi.

Selain itu, sektor Pariwisata juga terus dibangun dan dikembangkan. Sehingga rencana pembangunan bandara di KSB untuk menunjang pariwista akan dibangun tahun 2022.

Sementara itu, Ketua Himpunan Keluarga Sumbawa Barat-Mataram, Lukmanul Hakim, mengatakan halal bihala menumbuhkan silaturahim antar keluarga KSB.

“Sehingga kita harus dapat saling mengingatkan dan saling membantu dalam semua hal,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat KSB, untuk mensukseskan program pembangunan pemerintah. Termasuk gelaran MXGP di Kabupaten Sumbawa.

“Kita sambut dengan baik, jadi tuan rumah yang baik dan jaga nama baik daerah,” tutupnya.

Mengusung tema “Taket ko Nene, Kangila Boat Lenge, Na sangila desa darat” yang artinya “Takut sama kalian, Malu berbuat jelek, jangan buat malu kampung halaman”, kegiatan ini mementaskan seni Sakeco dan tari budaya KSB.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Infrastruktur dan Pembangunan, Kasat Pol PP, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, mantan Bupati KSB 2005-2015, Ketua Himpunan Keluarga Sumbawa Barat – Mataram, Himpunan Mahasiswa (Hipmasbar), Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa (IKPM)  Se-kabupaten Sumbawa barat,para tokoh masyarakat, agama dan pemuda se-Mataram. ***

 

 




Mitigasi Bencana Alam, Jelang Perhelatan MXGP Samota

Kemungkinan terjadinya bencana alam pun diantisipasi jelang perhelatan MXGP, ini mitigasi yang disiapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Mengantisipasi ancaman bencana alam juga jadi persiapan menjelang perhelatan Motocross Grand Prix (MXGP) of Indonesia, Samota, Sumbawa 2022.

Ancaman bencana alam yang diantisipasi yakni angin puting beliung dan kebakaran,  ada juga berupa bencana sosial, seperti  kerusuhan yang bisa saja terjadi.

Mitigasi yang disiapkan BPBD NTB jelang MXGP
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB, H. Sahda

Karena itu, sebelum perhelatan MXGP berlangsung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB memiliki langkah antisipasi menghadapi berbagai bencana yang diperkirakan akan terjadi. 

Ini langkah mitigasi yang dipersiapkan, yaitu penguatan konstruksi atap tenda, melakukan penghijauan, penyiapan mobil tangki untuk suplai air. 

BACA JUGA: Setelah MXGP, Ironman Kelas Dunia Segera Digelar

Lebih dari itu jufa ada langkah pengamanan binatang, khususnya  untuk mencegah penyebaran penyakit rabies. Kemudian juga ada penyiapan jalur evakuasi, helipad, menyiapkan Tim Siaga Bencana (TSB).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, H. Sahda mengatakan, pihaknya melakukan koordinasi dengan berbagai stakeholder, demi kelancaran event MXGP.

“Koordinasi terus dilakukan oleh berbagai stakeholder, agar gelaran MXGP dapat berjalan lancar,” kata H. Sahda melalui pesan singkat, Jumat (10/06/22).

Ia juga mengungkapkan bencana alam yang mungkin mengganggu, meski kemungkinan kecil terjadi.

BACA JUGA: Pembangunan Jalan Lingkar Utara, Pemkab KLU Minta Arahan Gubernur

“Bahaya yang diperkirakan dapat menimbulkan bencana adalah angin puting beliung dan kebakaran, namun kecil kemungkinan terjadi,” tutur H. Sahda. 

 

 




Gubernur NTB Tutup Latsitardanus XLII/2022, Ini Pesannya

Latsitardanus, menurut Gubernur NTB, Memberikan makna sesungguhnya, dengan persaudaraan dan persahabatan yang terjalin selama pelatihan

LOBAR.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M. Sc.,  menghadiri dan menjadi Inspektur upacara pada penutupan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLII/2022, yang diikuti oleh 1.200 peserta dari Taruna Akmil, Taruna AAL, Taruna AAU,  Taruna Akpol, Praja IPDN dan Taruna/Mahasiswa, di dermaga Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat, Sabtu (110/6/22).

Di depan Wadanjen Akademi TNI Kukuh Surya selaku penanggung jawab kegiatan Latsitarda Nusantara ke-42, Gubernur NTB mengatakan, pendidikan dan pelatihan yang telah dilakukan selama ini, memberikan makna dan pengalaman yang berharga. 

Ini bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kapabilitas diri, dalam rangka pengabdian kepada masyarakat dan Abdi Negara.

tukar menukar cendramata, dari TNI kepada Gubernur dan sebaliknya

“Saya kira pelatihan ini telah memberikan makna dan arti hidup sebagai manusia yang sesungguhnya, dengan persaudaraan dan persahabatan yang terjalin selama pelatihan ini,” kata Bang Zul sapaan Gubernur NTB.

BACA JUGA: Pembangunan Jalan Lingkar Utara, Pemkab KLU Minta Arahan Gubernur  

Menurut Bang Zul, tantangan terbesar dan terberat yang dihadapi saat ini, adalah mencoba berusaha untuk belajar menjadi manusia yang seutuhnya.

Oleh sebab itu, latihan yang dilakukan di NTB adalah upaya serius untuk menginternalisasi diri menjadi manusia yang utuh.

“Kami berpesan kepada adik-adik,  senantiasa pupuk, pelihara dan kembangkan semangat dan jiwa integrasi yang telah tumbuh dan telah terbina selama latihan ini,” ujar Bang Zul.

Disampaikan. pengalaman saat latihan yang berlangsung dari tanggal 14 Mei – 11 Juni 2022 sebagai bekal di masa yang akan datang. 

Bekal para taruna, praja mahasiswa  dalam mengarungi tugas yang semakin kompleks.

Para Taruna diminta pegang teguh komitmen menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia, yang telah diiniasiasi founder father  bangsa dengan keringat, air mata bahkan darah sekalipun.

“Terima kasih telah memilih NTB sebagai tuan rumah, mohon maaf kalau selama ini, ada hal-hal yang kurang berkenan,” pungkas Doktor Zul.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan juga penyerahan sejumlah cendramata, dari TNI kepada Gubernur dan sebaliknya, serta cendramata lainnya. 

Acara tersebut ditutup dengan atraksi budaya dan seni tradisional dari peserta Latsitarda Nusantara XLII/2022 di Provinsi NTB.

BACA JUGA: Selekda ASC, Menangkan Ramli dan Linda Aulia

Turut hadir pada kegiatan tersebut Forkopimda NTB, Kapolda NTB, Danren 162/WB, Sekda NTB, para Asisten Setda Prov. NTB, dan para pimpinan OPD Pemprov NTB.

Selain itu hadir pejabat dan perwira tinggi jajaran 3 Matra TNI, baik TNI AD, UA dan AL, Pejabat dan Perwira Polri, lembaga dan instansi vertikal pemerintah, para Bupati se-Lombok dan Forkopimda,  tokoh masyarakat, agama, mahasiswa dan seluruh elemen dan komponen masyarakat. ***

 

 




Pembangunan Jalan Lingkar Utara, Pemkab KLU Minta Arahan Gubernur

Tokoh Masyarakat dan beberapa Kepala OPD Pemkab KLU silaturrahmi ke Gubernur NTB terkait rencana pembangunan Jalan Lingkar Utara

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, bertemu dengan Tokoh Masyarakat dan beberapa Kepala Perangkat Daerah Pemkab Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara di Ruang Kerja Pendopo Gubernur pada Jumat (10/06/22).

Dalam silahtuarahmi tersebut, perwakilan Pemkab Lombok Utara meminta arahan dan petunjuk mengenai pembangunan Jalan Lingkar Utara.

Pembangunan jalan lingkar utara dikonsultasikan ke gubernur

Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB, mengapresiasi tujuan Pemkab Lombok Utara. Ia menyarankan, agar Pemkab Lombok Utara terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTB mengenai rencana pembangunan jalan lingkar utara itu.

BACA JUGA: Ini Dia! Senggeger Lombok Pengikat Hati Wanita

“Silahkan untuk terus berkoordinasi dengan Kadis PUPR NTB, Kepala Bappeda NTB mengenai proposal yang akan nantinya diberikan ke pemerintah pusat. Dengan proposal yang baik dan menarik, pasti pemerintah pusat akan tertarik dan membantu terwujudnya pembangunan jalan lingkar utara ini,” ungkapnya.

Saat diwawancara, Perwakilan Pemkab KLU, Usman, menyampaikan rasa terimakasihnya karena tujuan dan maksud Pemkab KLU sudah diterima dengan baik. 

Ia mengatakan, Pemkab KLU akan secepatnya berkoordinasi dengan stakeholders terkait sesuai dengan arahan Gubernur.

“Bappeda KLU dan Bappeda Provinsi akan segera berkoordinasi dengan intens. Insyaallah proposal akan diselesaikan secepatnya dan akan dikirim ke pusat,” harapnya. 

BACA JUGA; Data Tenaga Honorer Pemprov NTB Diverifikasi

Perlu diketahui, rencana pembangunan jalan Lingkar Utara ini sepanjang 11 km dimulai dari Desa Medana –  Tanjung ke Desa Segara Katon – Gangga. 

Dengan direalisasikan jalan Lingkar Utara ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan menopang pariwisata. ***

 




CJH ASN Pemprov NTB Diingatkan, Siapkan Kesehatan Prima

Sekda NTB saat melepas CJH ASN Pemprov NTB mengingatkan, agar menjaga kesehatan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Calon Jamaah Haji (CJH) dari unsur ASN Pemprov NTB dilepas Sekda NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, Jumat (10/06/22) di Gedung Graha Bakti Praja Kantor Gubernur NTB, Mataram. 

Sejumlah Kepala OPD hadir pada kegiatan tersebut, diantaranya Plt. Kadiskominfotik NTB Baiq Nelly Yuniarti, AP, M.Si.

CJH ASN Lingkup Pemprov NTB dilepas Sekda NTB

Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi mengingatkan  jamaah calon haji ASN lingkup Pemerintah Provinsi NTB untuk menjaga kesehatan. 

BACA JUGA: Produk UMKM Unggulan NTB Hadir di Ajang MXGP

Disamping perjalanan spiritual,  ibadah haji ini merupakan perjalanan fisik yang harus dipersiapkan kesehatan secara prima. 

“Semoga mendapatkan predikat haji yang mabrur,” harap Miq Gita sapaan akrab Sekda NTB. 

Sekda NTB menambahkan, perjalanan ibadah haji ini merupakan penantian yang panjang setelah 2 tahun ditunda karena Covid-19. 

“Alhamdulillah, hari ini kami melepas para jamaah calon haji untuk memenuhi panggilan Allah SWT,” terang Miq Gita .

Mewakili Pemprov NTB, Miq Gita mengucapkan selamat kepada jamaah calon haji ASN lingkup Pemprov NTB

Harapannya semoga para CJH diberikan kesehatan dan seluruh rangkaian haji berjalan dengan baik serta kembali ke kampung halaman dalam keadaan sehat wal afiat. 

BACA JUGA: Event MXGP Jadi Pengungkit Pergerakan Ekonomi

Selain doa terbaik diperuntukkan oleh jamaah calon, agar didoakan daerah NTB semoga selalu dalam keadaan aman damai dan barokah. ***

 




Waspada Gangguan Anjing Liar Jelang Event MXGP 

Meski zero kasus gigitan anjing liar, Disnakeswan NTB waspada menangani gangguan anjing liar

MATARAM.lombokjournal.com ~ Penanganan Anjing Liar merupakan bagian dari persiapan Penyelenggaraan event Internasional MXGP di sirkuit Rocket Internasional Samota Sumbawa.

Pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB terus melakukan pemantauan agar penyelenggaraan event internasional tidak terganggu.

Walaupun hingga kini kasus gigitan anjing di Sumbawa masih nol, namun Disnakeswan) NTB terus melakukan eliminasi, pengurangan jumlah peternak Anjing, serta melakukan penangkapan dengan metode obat bius.

waspada anjing liar jelang MXGP
ilustrasi ~ Anjing liar

“Selain itu juga melakukan vaksinasi massal pada anjing agar penyelenggaraan MXGP aman dan lancar dari gangguan anjing liar,” jelas Kepala Disnakeswan NTB, drh. Khairul Akbar, M.Si, Jumat (09/06/22) 

BACA JUGA: Event MXGP Sebagai Pengungkit Pergerakan Ekonomi

Khairul Akbar juga melakukan KIE atau kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi. 

Melakukan pembelajaran kepada masyarakat dan melatih para petugas kesehatan hewan dan kesehatan manusia, dalam Tatalaksana Kasus Gigitan Terpadu (Takgit), berlangsung selama 3 hari di Sumbawa. 

Disnakrswan bekerjasama dengan Kominfo dalam penyebaran edukasi kepada masyarakat dan beberapa instansi lainnya.

Selain itu juga dibentuk Kader Siaga Rabies (Kasira), lokasinya di Samota yang melibatkan masyarakat. Mulai Kepala Desa, Babinsa, dan tokoh pemuda, berpartisipasi aktif membantu pemerintah daerah mengendalikan kasus rabies. 

Disnakeswan NTB terus berkoordinasi dengan Disnakeswan kabupaten Sumbawa untuk melakukan pemantauan langsung di lapangan.  

BACA JUGA: Sambut MXGP 0f Indonrsia 2022, Fasilitas Akomodasi Siap

“Mulai hari ini akan berkantor di Samota, dan semua petugas dikerahkan baik medis veteriner (dokter hewan maupun paramedis veteriner) untuk siaga dan melakukan upaya pencegahan,” jelasnya. ***

 




Data Tenaga Honorer Pemprov NTB Diverifikasi 

Verifikasi dan sinkronisasi data tenaga honorer atau tenaga kontrak Pemprov NTB masih dilakukan BKD

MATARAM.lombokjournal.com ~ Data tenaga kontrak atau honorer/Non ASN dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) sepenuhnya belum rampung.

Masih ada data belum masuk atau diserahkan secara lengkap.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Drs. Muhammad Nasir menegaskan, perbedaan data pembayaran insentif honorer oleh BPKAD, dengan  jumlah data honorer atau tenaga kontrak /Non ASN yang ada, karena data yang masuk belum lengkap.

“Belum semuanya masuk data dari OPD lingkup Pemprov. NTB,” kata Muhammad Nasir, Kamis (09/96/22) di ruang kerjanya.

Saat ini pihaknya terus melakukan pendataan untuk verifikasi antara gaji yang dibayar dengan jumlah honorer yang tersebar disemua OPD lingkup Pemprov NTB.  

Dari data sementara 6.618 tenaga kontrak atau honorer/ Non ASN, hanya beberapa OPD saja yang masuk datanya.  

BACA JUGA: Menyibak Tuah-tuah Senggeger dan Banyu Urip

Belum semua OPD melaporkan, sehingga terjadi selisih dan belum lagi dikurangi sekitar 2.000 lebih honorer yang sudah lulus jadi PPPK dan CPNS. 

“Kita ingin agar  data yang ada di BKD bisa sinkron dengan data yang ada di BPKAD, namun dengan pendataan yang hati-hati dan cermat, karena ini persoalan data,” ujar Nasir.

Dijelaskan, OPD lingkup Pemprov NTB tersebar di seluruh wilayah NTB, baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. 

Termasuk dilingkup Dikbud, seperti pada SMA sederajat, yang memiliki tenaga kontrak atau honorer hingga di daerah terpencil. 

Tidak hanya itu tenaga KPH di DLHK juga memiliki tenaga kontrak yang biasa secara rutin berada di hutan.

“Mungkin mereka masih sibuk, belum sempat mengirim data, maka kami harus menunggu dan tetap terus mengingatkan agar secepatnya mengirim data, ini juga yang jadi  alasan telatnya masuk data,” tambah Nasir.

Terkait informasi yang beredar di media cetak maupun elektronik, ia menegaskan tidak ada selisih data.

Pembayaran yang lebih dari tenaga honorer yang ada, karena ada data yang belum masuk ke BKD.  

“Karena pendataan ini memerlukan ketelitian dan keakuratan, sehingga ke depan menjadi database yang utuh, untuk pemetaan maupun perencanaan kebutuhan daerah,” katanya.

Setelah adanya surat dari Kemenpan RB pada tanggal 31 Mei 2022, tentang pendataan tenaga honorer dan rencana penghapusan tenaga kontrak atau Non ASN, pihaknya mendata tenaga kontrak atau honorer Non ASN yang bisa mengikuti tes CPNS dan P3K.  Kemudian membuat analisah kebijakan untuk dikirim ke pusat.

Namun, ada beberapa tenaga honorer yang tidak memenuhi syarat, dan juga termasuk tenaga kontrak atau honorer/Non ASN Pemprov. NTB seperti cleaning service, driver dan satpam yang tidak terakomodir, harus dipikirkan. 

“Karena ini menyangkut nasib orang banyak, tidak elok kita merumahkan mereka di tengah kondisi seperti ini. Kami terus mencari solusi terbaik bagi mereka hingga November 2023 nanti. Sehingga hal ini tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari,” terangnya.

BACA JUGA: Pembangunan Sirkuit MXGP Samota Hampir Rampung 

Di sisi lain, tidak semua tenaga kontrak atau honorer/Non ASN  Provinsi dibayar dengan APBD Provinsi.

Karena ada juga yang dibayar dari Dana Komite atau BOS seperti di lingkup SMA sederajat. 

“Mereka juga terdata dan masuk namanya di database tenaga honorer lingkup Pemprov. NTB,” imbuhnya.

Ia tidak memungkiri, selama ini sumbangsih dan peran tenaga kontrak atau honorer/Non PNS, yang jumlahnya lebih banyak dari ASN PNS, keahlian atau kompetensi dan tenaganya sangat membantu di berbagai OPD.

Berkaca dari Provinsi Jawa Barat, banyak tenaga kontrak atau honorer yang memiliki kompetensi atau keahlian direkrut dengan insentif yang layak atau UMR, untuk membantu daerah pada bidang-bidang tertentu.

“Ini menjadi contoh baik, memanfaatkan SDM yang ada, untuk kebutuhan memajukan daerah,”ucapnya.

Hingga saat ini data terus masuk hingga mendekati angka 11 ribu. Jumlah tenaga kontrak atau honorer Non ASN ini akan dihitung untuk kebutuhan ril oleh Biro Organisasi ke depan.

“Jadi tidak gegabah kita merilis data tenaga kontrak atau honorer Non ASN ini. Kita harus mapping secara utuh,” imbuhnya.

Muhammad Nasir berpesan, agar para tenaga kontrak atau honorer Non ASN tidak  resah dengan informasi tentang ini.

 Pemerintah terus memikirkan solusi terbaik untuk para tenaga kontrak atau honorer Non ASN. ***

 

 




Majlis Ta’lim yang Juga Budidaya Tanaman Herbal

Gubernur NTB apresiasi Majlis Ta’lim yang juga fokus Budidaya Tanaman Herbal

LOTIM.lombokjournal.com ~ Majlis Ta’lim Agro Jamaah Yatofa Gotong Royong Mata AA’ Jayagoro, tak hanya berkutat urusan keagamaan tapi juga fokus budidaya tanaman herbal.

Kesadaran dan semangat membudidayakan tanaman herbal itu diapresiasi Gubernur NTB, Zulkieflimansyah.

Jelang peresmian tanaman herbal dari Majlis Ta';im
Gubernur Zulkieflimansyah bersama TGH Fadli Fadil Tahir

Gubernur Zul meresmikan langsung Mata Aa’ Jayagoro di Dusun Gress, Desa Lendang Nangka Utara, Kec. Masbagik, Lombok Timur, Kamis (09/06/22). 

Tidak cuma menanam, Mata AA’ Jayagoro juga turut mengolah sejumlah tanaman herbal menjadi berbagai minuman dan juga makanan sehat. 

Salah satunya adalah minuman Telang yang diracik juga dengan tanaman herbal, sehingga bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Mata AA’ Jayagoro  diinisiasi Pimpinan Ponpes Yatofa, TGH. Fadli Fadil Tahir. 

Bang Zul, sapaan Gubernur, mengungangkapkan kekagumannya, dan apa yang telah diiniasi oleh TGH. Fadli Fadil Tahir bisa menginspirasi kepala daerah.

“Kami dari pemerintah provinsi akan terus belajar dari beliau serta akan menginspirasi banyak kepala daerah kami,” ujar Bang Zul.

Menurutnya, pengolahan tanaman herba merupakan langkah mensejahterakan petani, sehingga hasil yang dapat jauh dari lebih baik. 

Selain itu dalam meningkatkan pembangunan pertanian dan mensejahterakan petani ini tentu memerlukan SDM dengan inovasi yang mempuni.

Gubernur menghimbau agar para anak muda NTB melanjutkan pendidikannya hingga tinggi. Melalui beasiswa NTB. Gubernur optimis NTB memiliki SDM yang inovatif.***