HAORNAS 2023 Momentum Sukseskan Event Olahraga di NTB

Dalam perataan Hari Olahraga Nasional, Sekda NTB mengingatkan bahwa Provinsi NTB akan jadi tuan rumah banyak event olahraga

MATARAM.LombokJournal.com ~ Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) yang berlangsung pada tanggal 9 September 2023 merupakan momentum sukeskan event olahraga (sport tourism) di Provinsi NTB.

BACA JUGA: Pesan Gubernur NTB pada Perayaan HAORNAS 2023 

Kata Sekda NTB, ke depan akan banyak event olahraga nasional berlangsung di NTB
Sekda NTB (tengah)

Seperti MotoGP, Motul FIM Superbike World Championship, Motocross World Championship (MXGP), Lombok Audax dan event olahraga lainnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si mengatakan, ke depan Provinsi NTB akan menjadi tuan rumah berbagai event olahraga nasional, Minggu (10/09.23).

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Salurkan Bantuan di Car Free Day di Praya

Seperti tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Nasional dihadiri induk-induk olahraga (inorga) yang bernaung di bawah KORMI, diperkirakan 25 ribu orang pegiat olahraga berkumpul di Lombok pada tahun 2025. 

Pada tahun 2028, Provinsi NTB akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) dan Pekan Olahraga Nasional KORPRI dan tahun 2028, bersama NTT dan NTB tuan rumah bersama PON XXII.

BACA JUGA: Nilai Utama Olahraga adalah Persahabatan

“Mari bergegas mari berbenah, sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses promosi ekonomi,” tutur Miq Sekda. ***

 

 




Perpisahan Bunda Niken sebagai Bunda PAUD NTB

Selama 5 tahun bertugas menjadi Bunda PAUD NTB, pengakuan menyenangkan diungkapkan Bunda Niken bersama anak-anak  

MATARAM.LombokJournal.com ~ Perpisahan Bunda Paud NTB, Hj. Niken Saptarini Widiyawati Zulkieflimansyah yang biasa disapa Bunda Niken dirangkaikan dengan Pentas Seni di Museum NTB, Sabtu (09/09/23). 

BACA JUGA: Bunda Niken Ajak Kader PKK Bandung Nikmati Eksotisme NTB

Bunda Niken saat perpisahan di Museum NTB
Bunda Niken (tengah)

Perpisahan dengan Bunda Niken juga dirangkai dalam kegiatan “Museum Disabilitas”, yakni dengan Lomba Mewarnai tingkat SDLB dan TK/Paud se NTB. 

Bund Niken mengatakan, selama 5 tahun bertugas sebagai Bunda Paud, memberikan kesan yang sangat menyenangkan bersama dengan anak-anak tercinta. Termasuk dengan guru-guru yang memiliki semangat juang untuk mendidik anak-anak menjadi generasi penerus bangsa. 

“Saya bertugas selama 5 tahun bertugas sebagai Bunda Paud, merupakan masa-masa yang sungguh menyenangkan. Karena saya berinteraksi dengan anak anak Paud se NTB dengan berbagai kondisinya dan semuanya menjanjikan masa depan yang baik untuk masa depan kita. Bertemu dengan para guru Paud yang merupakan orang orang yang memiliki motivasi yang tinggi, semangat, apapun yang terjadi mereka adalah guru dari anak anak kita tercinta,” tutur Bunda Niken. 

BACA JUGA: Pesan Gubernur NTB pada Perayaan Haronas 2023

Bunda Niken mengatakan, Pemerintah Provinsi NTB terus berupaya agar pendidikan Anak Usia Dini mendapatkan perhatian yang besar dari pemerintah agar semakin dikuatkan, semakin diperbaiki, ditingkatkan kualitasnya, 

Menurut Bunda Niken, PAUD merupakan investasi yang besar Untuk meletakkan dasar dasar yang kuat untuk generasi ke depan. 

“Kita ingin mereka memiliki rasa percaya diri sejak usia dini, mampu berbicara yang baik sejak usia dini, mengutarakan perasaan dan pikiranya. Menjadi anak anak yang cerdas, semangat dan menyikapi semuanya dengan positif. Itu adalah bekal yang baik untuk kita semua agar generasi selanjutnya menjadi generasi yang kuat dan tangguh, karena masa depan kita tau seperti apa,” ujar Bunda Niken. 

Ke depan, Bunda Niken berharap agar museum dapat menjadi wadah bagi anak-anak untuk terus menggali pengetahuan, inspirasi, semangat dan tempat anak anak bangsa berkumpul dan menyalurkan rasa ingin tahunya tentang berbagai hal.

BACA JUGA: Bunda Niken Apresiasi Kartu Mandalika Duta Bahasa NTB

“Kegiatan mewarnai hari ini sangat bagus, sangat sayang kalau sekali setahun. Kalau bisa setiap sebulan, dua bulan karena didalam museum begitu banyak peninggalan sejarah dan cerita cerita yang bisa kita pelajari. Sehingga saya oikir semua yang ada di museum ini bisa menjadi inspirasi untuk dikenal anak anak kita. Pertama pertama dengan mewarnai objek – objek yang ada di museum, sehingga mereka ingin tahu apa kisah yang sedang diwarnai, sehingga mereka ingin datang kembali ke museum,” tutup Bunda Niken. ***

 

 




Pesan Gubernur NTB Pada Perayaan Haornas 2023

Momentum Haronas jadi starting point sambut PON ke – 22 yang berlangsung pada tahun 2028

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pada perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke – 40 tahun 2023, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat agar terus berolahraga.

BACA JUGA: Politisi PKS Tak Setuju Masjid Diawasi

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyampaikan pesan itu pada perayaan Haronas di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Jum’at (08/09/23).

“Dengan perayaan HarInas ini, semoga olahraga menjadi kebutuhan dan kewajiban kita bersama,” kata Guverbur NTB. Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi mengungkapkan, momentum hari olahraga ini sebagai starting point menyambut PON ke – 22 yang berlangsung pada tahun 2028. 

“Kita canangkan Haronas ini sebagai starting point untuk kita sukses menuju penyelenggaraan PON, yang merupakan salah satu legasi dari Gubernur NTB yang berjuang bersama Gubernur NTT, Ketua KONI dan semua stakeholder terkait,” tuturnya. 

BACA JUGA: Bang Zul: Banyak Bibit Crosses Dimiliki NTB

Ia juga mengajak kepada seluruh Pimpinan Daerah, Kepala OPD dan seluruh elemen masyarakat sama-sama mengharumkan nama NTB di kancah olahraga.

“Alhamdulillah NTB dipercaya menjadi tuan rumah bersama NTT, Mari segala kemampuan kita akan kita kerahkan untuk keharuman nama baik NTB di kancah olahraga, salam olahraga!,” kata Sekda NTB.

BACA JUGA: Bunda Niken: 5 Tahun Ini Luar Biasa!

Dalam kegiatan tersebut, diadakan lomba sepak bola mini, lomba selodor, lomba terompa dan lomba lari karung yang diikuti oleh seluruh ASN, Non ASN dan Siswa siswi SMA/SMK se – Kota Mataram. ***

 

 




Bunda Niken Apresiasi Kartu Mandalika Duta Bahasa NTB

 Duta Bahasa NTB yang akan mengikuti Pemilihan Duta Bahasa 2023 Tingkat Nasional beraudensi dengan Bunda Niken

MATARAM.LombokJournal.com ~ Duta Bahasa NTB masing-masing Gusti Bagus Naufal mahasiswa Universitas Mataram (Unram), dan Mila Sari mahasiswi Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram beraudensi dengan Bunda Niken yang juga Bunda Literasi NTB.

BACA JUGA: Bunda Niken Ajak Kader PKK Bandung Nikmati Eksotisme NTB

Bunda Niken berpesan, agar Duta Bahasa NTB banyak acari pengalaman
Duta Bahasa bersama Bunda Niken

Kedua Duta Bahasa NTB itu akan mengikuti ajang Pemilihan Duta Bahasa 2023 Tingkat Nasional pada tanggal 25-30 September  di Jakarta Pusat.

Bunda Niken memberikan apresiasi atas inovasi kartu “Mandalika” yang telah dibuat oleh Duta Bahasa NTB sebagai bentuk media bagi generasi muda untuk memudahkan dalam belajar literasi dan bahasa.

“Kartu yang sangat menarik dan tentunya ke depan harus ada bentuk digital sehingga tidak hanya bisa dimainkan dengan kartu tetapi juga di media digital juga bisa diakses,” tutur Bunda Niken di ruang tamu Pendopo Gubernur NTB, Kamis (07/09/23).

Ia juga memberi pesan, Duta Bahasa NTB agar terus mencari pengalaman dan  percaya diri untuk berkomunikasi dengan audience sehingga mampu meningkatkan skill komunikasi.

BACA JUGA: Wagub NTB Ingatkan Baznas Eksis Kelola Zakat

“Selamat semoga sukses, yang penting sekarang banyak mencari pengalaman, semakin banyak pengalaman maka akan semakin terbiasa,” pesannya.

Mila Sari menjelaskan, kartu “Mandalika” sebagai akronim dari meningkatkan daya literasi melalui kartu dan tema Duta Bahas kali ini ada daerah 3 T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar).

“Kartu Mandalika ini asal usulnya saat kami melakukan sosialisasi di pulau Sumbawa, disana banyak anak-anak yang masih semangat untuk belajar sehingga kami inisiatif untuk membuat sebuah permainan sekaligus media untuk belajar bagi anak-anak” jelasnya.

Sementara itu, Gusti Bagus Naufal menuturkan persiapan-persiapan yang telah dilakukan dalam mengikuti ajang Pemilihan Duta Bahasa 2023 Tingkat Nasional, seperti penyusunan laporan, persiapan minat dan bakat, bahkan kostum yang akan dikenakan.

BACA JUGA: NTB Mall Pasarkan Produk Lokal NTB di Malaysia

“Banyak sekali yang telah kami persiapkan, salah satunya kostum yang akan dikenakan, kami membawa mengusung tema yang membawa nilai – nilai budaya dari Provinsi NTB,” tuturnya.***

 

 




Bhakti Stunting di Desa Bonder dan Ganti Loteng

Harapan Wagub NTB, generasi masa depan NTB yang sehat dan cerdas dan bebas stunting

LOTENG.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur NTB , Hj. Sitti Rohmi Djalillah Monitoring Bhakti Stunting dan Posyandu di Desa Bonder dan Desa Ganti Kabupaten di Lombok Tengah, Selasa (05/09/23).

BACA JUGA: Bunda Niken: 5 Tahun Ini Luar Biasa!

Wagub NTB memberi bantuan teluru dalam acara bhakti stunting di Loteng
Wagub NTB, uMMI rOHMI

Dalam kesempatan tersebut, Ummi Rohmi sapaan Wagub NTB senang melihat masyarakat dan perangkat pemerintah bahu membahu menekan angka stunting di desa masing-masing. Perempuan inspiratif NTB ini berharap kolaborasi seluruh elemen untuk menekan angka stunting terus dilakulan. 

Dengan ikhtiar gotong-royong yang masif dilakukan di seluruh desa, Wagub juga berharap generasi masa depan NTB dapat tumbuh sehat dan cerdas bebas stunting.

BACA JUGA: Gubernur NTB, Bang Zul Kunjungi Pringgarata Loteng

“Senang melihat semua element gotong royong menekan angka stunting. InsyaAlloh semua ikhtiar kita semata-mata untuk generasi masadepan NTB yang sehat dan cerdas,” tulis Wagub. 

BACA JUGA: UMKM Sasar Pasar Malaysia dan Singapura

Bhakti stunting kali ini diinisiasi oleh Dinas ESDM Provinsi NTB, didampingi Asisten 1 Setda Provinsi NTB, Kepala Bappeda, Kadis Kesehatan, Kadis PMPD Dukcapil, Kadis DIkbud, Kadis Perdagangan, Kadis Perhubungan, Kadis Perkim, Kadis ESDM, Kadis P3AP2KB, Karo Organisasi, Karo AP, Karo Hukum, Karo Kesra, Karo Adpim, dan Kepala BKKBN. ***

 

 




Festival Komunitas Seni Media (FKSM) 2023

 FKSM 2023 di Mataram tampilkan 21 komunitas Seni Media dan pertunjukan silang media dari berbagai daerah di Indonesia 

MATARAM.LombokJournal.com ~, Pertunjukan silang media JTDS 5,0 Song of The Earth oleh Bulqini dari Bandung berkolaborasi dengan Mantra Ardhana dari Organic Mind Mataram NTB dan Sangar Aruntala, menandai grand opening Festival Komunitas Seni Media (FKSM) 2023, Minggu (03/09/23) malam.

BACA JUGA: Mengabadikan Keindahan Lombok Lewat Lomba Foto

Festifal komunitas seni media 2023 untuk mendorong kolaborasi seniman
Ahmad Mahendra

Baik Bulqini maupun Mantra Ardhana selama ini dikenal sangat mengakrabi seni media. Dan pertunjukan seni media yang menggunakan teknologi media itu memukau ribuan pengunjung, yang sebagian besar kalangan muda dan pelajar.

“Pertunjukan itu memang benar-benar mewakili yang disebut pertunjukan pertunjukan silang media,” kata Winsa Prayitno, salah seorang sutradara di Mataram. 

Pada acara soft opening malam sebelumnya, Mantra juga menggelar pertunjukan seni media Ritus Alam, yang bersamaan dengan itu juga tampil Faisal Kamandobat dengan sanggar Matur Nuwun yang didukung mahasiswa Nahdlatul Ulama NTB. 

BACA JUGA: Gamelan Srikandi NTB Memukau di Malaysia

Direktur Perfilman, Musik dan Media, Ahmad Mahendra membuka FKSM 2023 yang berlangsung 2-8 September 2023 di Taman Budaya Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram. 

Kegiatan FKSM 2023 melibatkan 21 komunitas Seni Media 2023  dari berbagai daerah di Indonesia, yang akan menampilkan pertunjukan silang media. Penyelenggaraan FKSM 2023, menurut Mahendra, untuk mengukuhkan Seni Media di Indonesia melalui perluasan akses terhadap seni dan teknologi media.

“Penyelenggaraan festival seni media  ini diharapkan jadi platform komunitas saling berkolaborasi, untuk meningkatkan kreativitas dalam dunia seni,” kata Ahmad Mahendra kepada wartawan.dalam jumpa pers di Teater Tertutup Taman Budaya NTB, Minggu (03/08) sore.

Tanah Dialektika

Festival Komunitas Seni Media (FKSM) yang sudah berlangsung selama 8 tahun, konsisten mendorong proses pertukaran budaya, pengetahuan, jejaring seni media di Indonesia, sebelumnya dikenal sebagai Pekan Seni Media/PKM (2015-2021). Penyelenggaraan PKM telah berlangsung di Bandung, Jawa Barat (2015), Pekanbaru, Riau (2017), Palu, Sulawesi Tengah (2018), Samarinda, Kalimantan Timur (2019).

Sejak tahun 2022 penyelenggaraan PKM berubah FKSM, yang berlangsung di Bengkulu. Tahun 2023 FKSM diselenggaran di Taman Budaya NTB, atas pertimbangan komunitas seni dan Taman Budaya di Lombok yang terus tumbuh aktif dan dinamis.

FKSM 2023 di Taman Budaya NTB berangkat dari kerangka kurasi ‘Tanah Dialektika’, bagaimana media dan teknologi berkontribusi pada dinamika masyarakat. Gagasan ‘tanah’ untuk mendorong seniman mengeksplorasi hubungan manusia dengan tanah serta lingkungan. 

BACA JUGA: KTT ASEAN Siap Digelar di Jakarta Convention Center

Acara Festival Komunitas Seni Media menghasil kolaborasi Bulqini dan Mantra
JTDS 5,0 Song of The Earth, kolaborasi Seni Media

Dorjen Kebudayaan, Hilmar Farid pernah mengatakan, para pelaku secara naluri memiliki keterbukaan untuk mengadopsi perspektif baru lewat proses kolaborasi.

“Dengan demikian, praktik seni media merespon fenomena global melalui cara yang berakar pada isu-isu lokal,” kata Hilmar. ***   

 

 




KTT ASEAN Siap Digelar di Jakarta Convention Center

Pemerintah Undonesia serius mensukseskan KTT ASEAN 2023 yang diharapkan memberikan manfaat yang besar terhadap kawasan ASEAN

JAKARTA.LombokJourna.com ~ Indonesia siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2023 ke-43. 

Hal itu ditegaskan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat memantau persiapan dengan mengunjungi tiga venue yang menjadi tempat gelaran KTT ASEAN ke-43. Ketiga lokasi itu adalah Jakarta Convention Center (JCC), Hutan Kota GBK, dan Rumah Kaca Plataran, Jumat (01/09/23)

BACA JUGA: Gamelan Srikandi NTB Tampil Memukau di Malaysia

Dalam undangan pendampingan kunjungan lapangan Presiden bernomor B-93/KSN/S/LN.06/08/2023 yang diterima Tim Komunikasi dan Media KTT ASEAN ke-43, disebutkan Kepala Negara pada kesempatan tersebut sekaligus mencoba jamuan makan bagi tamu VVIP.

Keterlibatan langsung Presiden Jokowi dalam persiapan tersebut  menandakan keseriusan Pemerintah RI dalam menyukseskan gelaran besar Asia Tenggara. Diharapkan KTT ASEAN ini memberikan manfaat yang besar terhadap kawasan ASEAN di masa depan.

“Persiapan sudah mencapai 99 persen, sudah siap,” kata Presiden Jokowi di Media Center KTT ASEAN ke-43, JCC, Jakarta.

Rehabilitasi Jakarta Convention Center (JCC), Hutan Kota GBK, Rumah Kaca Plataran telah dilakukan secara optimal oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pengerjaan rehabilitasi JCC tersebut terdiri dari empat zona, yakni Zona 1 (lower ground) meliputi pekerjaan arsitektur Kasuari Lounge, Merak Room, Nuri Room, Maleo Room, Kenari Room, Kakatua Room, Lower Lobby Pre Function, Summit Room, Summit Lounge, walkway ke Hotel Sultan, musala, dan toilet.

BACA JUGA: NTB Mall Pasarkan Produk Lokal NTB di Malaysia

Zona 2 (ground floor) terdiri dari pekerjaan arsitektur Assembly Hall, Main Lobby, Cendrawasih Hall dan Koridor, Pre Function Hall A, serta VIP Room dan toilet (Cendrawasih). Zona 3 (ground) terdiri dari penanganan Plenary Hall dan koridor serta president area.

Terakhir, Zona 4 (ground) berupa pemasangan kanopi, penataan drop off, taman depan, taman samping, toilet, dan musala outdoor. 

Berkaitan dengan kawasan Hutan Kota GBK dan Rumah Kaca Plataran yang jaraknya berdekatan, Kementerian PUPR mendukung peningkatan konektivitas melalui pekerjaan preservasi jalan di dalam kawasan Gelora Bung Karno sepanjang 4,67 km. 

Kemudian, rumput yang terletak di sepanjang hutan dilakukan penyiraman secara rutin menjelang KTT ASEAN ke-43 demi menjaga rumput yang berada di sekitar kawasan Hutan Kota GBK dan Rumah Kaca Plataran tetap tumbuh hijau.

Diketahui, KTT ASEAN 2023 ke-43 pada 5–7 September 2023 di Jakarta Convention Center, akan diikuti oleh 22 negara, terdiri dari 11 negara ASEAN, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, Kamboja, dan Timor Leste.

Kemudian ada sembilan negara yang mitra yang diundang, di antaranya Republik Korea, India, Jepang, RRT, New Zealand, Kanada, Australia, Rusia, dan Amerika Serikat (AS).

BACA JUGA: UMKM NTB Sasar Pasar di Malaysia dan Singapura

Lalu ada dua negara lagi, yakni Bangladesh sebagai Ketua Indian Ocean Rim Association (IORA) dan Cooks Island sebagai Ketua Pacific Island Forum (PIF).  

Indonesia juga akan mengundang organisasi internasional perserikatan bangsa-bangsa (PBB), World Bank, International Monetary Fund (IMF), World Economic Forum, IORA, dan PIF. ***

 

 




NTB Mall Pasarkan Produk Lokal NTB di Malaysia

Hadirnya lapak NTB Mall di Strand Mall Malaysia, mendekatkan produk unggulan UMKM NTB dengan pasar Malaysia

MALAYSIA.LombokJournal.com ~ Kehadiran NTB Mall di negeri jiran Malaysia merupakan komitmen Pemprov NTB untuk  memajukan  dan memfasilitasi UMKM NTB dengan memperkenalkan berbagai produk unggulannya.

BACA JUGA: UMKM NTB Sasar Pasar Malaysia dan Singapura

Dengan dibukanya lapak NTB Mall di Malaysia, mendekatkan produk unggulan UMKM di Malaysia

Wakil gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengungkapkan itu saat melaunching lapak NTB Mall di Malaysia bertempat di Strand Mall, Jum’at (01/09/23). 

“NTB Mall adalah wujud hajat kami dalam menaikkelaskan produk UMKM lokal, tidak hanya di NTB atau Indonesia namun harus dikenal diseluruh dunia,” Wagub NTB.

Wagub NTB yang akrab disapa Ummi Rohmi itu menambahkan, semua produk  di NTB Mall adalah karya atau produksi asli dari para pelaku UMKM  binaan Pemprov NTB, seperti tenun, mutiara yang selanjutnya perlu  layak mendapatkan pasar hingga keseluruh dunia termasuk Malaysia. 

Selanjutnya Wagub berharap, kerjasama kedua negara dalam bidang perdagangan ini dapat mempererat hubungan kedua negara.

“Mudah mudahan hadirnya NTB Mall semakin mendekatkkan NTB dengan Malaysia, apalagi Lombok Malaysia sudah ada direct flight 2 kali sehari, maka semakin mudah,” katanya.

Komitmen Pemprov

BACA JUGA: Asupan Gizi Protein Hewani dan Nabati Kunci Anak Sehat

Sebelumnya CEO  Encorp Bhd,  Hazurin kagum atas komitmen Pemprov NTB dibawah pemerintahan Gubernur NTB, Bang Zul dan Wagub Ummi Rohmi yang komit mempromosikan produk  NTB di luar negeri.

Pemprov NTB dinilai sangat cerdas memanfaatkan peluang dan cepat dalam bertindak.

“Kehadiran NTB Mall di Malaysia merupakan pertama tahniah dan selamat datang”. ucapnya.

Sementara itu,  CEO NTB Mall Indah Purwanti menyebut untuk launching kali ini ia melibatkan 150 UMKM lokal dengan berbagai produk unggulan serta turunannya seperti tenun, ketak, hingga kuliner.

“Ini langkah kita untuk go global produk lokal NTB, apalagi taste kita sama melayu. InsyaAllah prospek kedepan kita bagus,”  jelasnya.

BACA JUGA: Taiwan Jajaki Kerja Sama dengan NTB

Selain dihadiri para buyer Malaysia turut hadir dalam acara tersebut perwakilan KBRI serta masyarakat Indonesia yang ada di negara jiran tersebut. ***

 

 




UMKM Sasar Pasar Malaysia dan Singapura

Produk UMKM NTB beserta turunannya banyak diminati negara tetangga Malaysia dam Singapura, termasuk produk olahan

SINGAPURA.LombokJournal.com ~ Pemerintah NTB  melalui misi dagang berencana memfasilitasi pelaku Usaka Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) NTB untuk menyasar berbagai produk unggulannya ke buyer di luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura. 

BACA JUGA: Wagub NTB Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting

Misi Dagang Pemprov NTB memfasilitasi produk unggulan UMKM NTB

Potensi NTB untuk untuk memasarkan produk unggulan UMKM sangat besar. 

“Kita diminta mengirim sample dulu karena ada beberapa komoditi kita seperti tenun serta mutiara sangat di minati terutama di singapura,” tandas Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB Baiq Nelly Yuniarti, M.AP di Singapura, Kamis (31/08/23), seperti dilaporkan Tim Publikasi Dinas Kominfotik NTB langsung dari Singapura.

Nelly menambahkan, selain produk unggulan UMKM seperti tenun dengan turunannya, produk yang juga banyak diminati yang peluang pasarnya menjanjikan di negara seperti Malaysia dan Singapura adalah produk olahan ikan (seafood). 

“Ternyata permintaan produk olahan ikan banyak diminati, kami berharap pasar baru ini bisa dimaksimalkan para pelaku UMKM kita,” kata Nelly.

BACA JUGA: Program Talent Scouting Pondok Pesantren di Lombok

Produk olahan

Atase Perdagangan Singapura Billy Anugrah mengungkapkan, misi dagang ke Malaysia dan Sngapura  yang digagas oleh Pemprov NTB sangat tepat, karena kebutuhan pasar di Malaysia tidak berbeda jauh dengan Indonesia.

“Mengingat di Malaysia mayoritas Pekerja Migran Indonesia (PMI), jadi standar market tidak berbeda jauh dengan indonesia. Dan sangat pas menawarkan produk olahan makanan. Sedangkan di singapura yang merupakan negara transit kita mendorong  lebih kepada private lebel corporationnya dimana produksi dan outsourcing barangnya dari indonesia,” jelas Billy.

Tidak hanya itu, Billy juga menyarankan agar para pengusaha lokal NTB  jangan takut membuka kerjasama walapun bentuknya private label. bila para pengusaha tersebut ingin bersaing sekelas pasar singapura. 

“Jangan takut.  Ambil saja jika ada tawaran walau bentuknya private label. Karena peluang permintaan produksi  besar dan serta jaminan kontrak jangka panjang pasti diberikan,” ingatnya.

BACA JUGA: Anak Harus Sehat untuk Capa Cita-citanya

Untuk diketahui, misi dagang tersebut dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 1-3 September 2023 dan rencananya akan dibuka secara langsung oleh Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah bertempat di Strand Mall Kuala Lumpur Malaysia. ***

 

 




Wagub NTB Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting 

Jaringan Posyandu Keluarga dan Puskesmas harus dimasifkan sebagai pusat informasi intuk mencegah stunting

MATARAM.LombokJournal.com ~ Posyandu Keluarga dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) harus dimanfaatkan untuk promosikan pendekatan promotif preventif, dalam upaya percepatan penurunan stunting.

BACA JUGA: Anak Harus Sehat untuk Capai Cita-citanya

Wagub NTB mengatakan, Puskesmas dan Posyandu Keluarga dimasifkan sebagai pusat informasi stunting
Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Jalillah

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj Sitti Rohmi Jalillah dalam Evaluasi Terpadu Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Nusa Tenggara Barat  di Mataram.  Rabu (30/08/23).

Wagub NTB menekankan, stunting merupakan masalah kronis akibat kekurangan gizi, masih menjadi perhatian serius di Indonesia. 

“Upaya percepatan penurunan stunting, salah satunya memanfaatkan jaringan Posyandu Keluarga dan Puskemas yang sudah ada di NTB,” ujar Ummo Rohmi.

Umi Rohmi selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) NTB menekankan, prntingnya memasifkan peran Posyandu Kekuarga dan Puskesmas. 

BACA JUGA: Asupan Gizi Protein Hewani dan Nabati Kunci Anak Sehat 

Keduanya sebagai pusat informasi dan edukasi untuk mencegah stunting melalui pola makan yang sehat, Lingkungan yang bersih, memberikan edukasi, Literasi dan pemberian gizi yang cukup.

Ummi Rohmi ingin memastikan, tiap keluarga di NTB memiliki akses yang mudah dan cepat untuk mendapatkan pelayanan informasi.

“Tentang pola makan yang baik, lingkungan, atasi pernikahan usia muda, dan gizi yang diperlukan, terutama bagi anak-anak Posyandu Keluarga dan Puskemas akan menjadi ujung tombak dalam upaya kami untuk mencapai tujuan ini.” ujar Umi Rohmi. 

Lebih lanjut dikatakan, langkah-langkah konkret yang diambil Pemerintah Provinsi termasuk pelatihan bagi petugas Posyandu dan Puskemas untuk memberikan informasi yang akurat tentang gizi seimbang kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan keluarga dengan anak-anak. 

Program Posyandu Keluarga akan menjadi sebuah tempat untuk mendidik untuk memperluas, menjangkau lebih banyak orang tua.

Tujuannya meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemberian makanan bergizi bagi pertumbuhan anak-anak, dan memasifkan kondisi peralatan yang digunakan saat Posyandu. 

“Posyandu Keluarga akan menjadi sebuah tempat untuk mendidik,” ujar Umi Rohmi. 

Diharapkan, melalui pendekatan yang terpadu ini, Provinsi NTB akan mampu mencapai penurunan yang signifikan dalam angka stunting.

Langkah-langkah yang dicanangkan tersebut menurut Ummi Rohmi menunjukkan komitmen yang kuat dari Pemerintah Provinsi NTB mengatasi masalah gizi buruk dan stunting.

BACA JUGA: Program Talent Scouting Pondok Pesantren di Lombok

Serta memberikan generasi muda NTB peluang yang lebih baik untuk tumbuh dan berkembang secara sehat.

“Semoga melalui pendekatan yang terpadu ini Provinsi NTB mampu mencapai peniruan yang signifikan,” ujar Ummi Rohmi.