UMKM NTB Ramaikan Side Event Rakornas KI Se-Indonesia

Komisi Informasi se Indonesia yang menjadikan NTB sebagai tempat penyelenggaraan Rakornas, memberi angin segar bagi pelaku UMKM

MATARAM.LombokJournal.com ~ Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) NTB menjadi side event dan  melengkapi gelaran Agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ke – 14 Komisi Informasi Se – Indonesia berlangsung di Lombok Raya Hotel, Senin (07/08/23).

BACA JUGA: Pengolahan Sampah RDF/SRF di Kebon Kongok, Beroperasi

Penyelenggaraan RAKORNAS KI se Indonesia buka kesempatan bagi UMKM NTB
Salah satu pengunjung UMKM NTB

Sebanyak 12 UMKM yang terlibat dengan menghadirkan berbagai produk unggulan, seperti produk makanan (keripik, ayam Taliwang, sate pusat, madu dan lain sebagainya), fashion (baju, tas) dan berbagai kreasi mutiara. 

Kehadiran para UMKM menjadi bentuk memperkuat sektor bagi pelaku UMKM, memperkenalkan berbagai produk unggulan di NTB dan sebagai bentuk bela dan beli produk lokal. 

Ni Made Febrie Arisandi AK.,SE., ST., MM. selaku pendamping UMKM dari UPT Balai Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Daerah (BP3UD) Dinas Perdagangan, menjelaskan, terpilihnya NTB sebagai tuan rumah Rakornas tentu sebagai angin segar bagi para UMKM.

“Nampaknya event ini cukup membuka peluang yang baik bagi pelaku usaha (UMKM) karena akan beri efek yang baik sebagai penunjang supaya produk-produk unggulan NTB bisa di kenal dan juga di bawa pulang sebagai oleh-oleh bagi peserta rakornas,” tuturnya.

BACA JUGA: Rakor Progres Pendidikan Kecakapan Wirausaha

Kualitas produk unggulan yang tampilkan pada event Rakornas ini cukup memantik seluruh rangkaian kegiatan ini ditandai banyak pengunjung yang melihat dan juga membeli produk yang digelar. 

Di satu sisi, Melilizar selaku owner dari Otilia Pear merupakan anggota dari Organisasi Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) mengaku, hadirnya Rakornas semakin memperluas jaringan UMKM ke seluruh Indonesia.

“Kita berharap efek dari kegiatan ini bisa ada masukan untuk kita produk kita laku dan bisa dibawa ke luar dari NTB dan memperkenalkan bahwa Lombok memliki mutiara yang bagus dan beragam,” ujarnya.

Salah satu peserta Rakornas, Meliana dari Sulawesi Tengah menyampaikan, produk- produk yang hadir sangat beragam, sehingga memperlihatkan bahwa NTB kaya akan produk unggulan yang dimiliki.

BACA JUGA: Hari Anak Nasional di NTB, Dimeriahkan 800 Peserta

“Produk nya bagus bisa memperlihatkan usaha-usahanya pada acara yang besar seperti ini agar produk ntb bisa dikenal secara luas karena kita hadir dari berbagai provinsi di indonesia”ungkapnya. ***

 

 




Rakor Progres Pendidikan Kecakapan Wirausaha

Sekjen Kemendagri, hadiri rakor progres  program PKW (Pendidikan Kecakapan Wirausaha) untuk anak-anak usia 15-25 tahun bukan siswa/mahasiswa

MATARAM.LombokJournal.com ~  Rapat Koordinasi (Rakor) online progress program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) untuk anak-anak usia 15-25 tahun bukan siswa/mahasiswa, Jumat (04/08/23), dihadiri Sekjen Kemendagri, Dr. H. Suhajar Diantoro MSi. 

BACA JUGA: PT. AMGM Pinjam 110 miliar Tan[pa Persetujuan DPRD

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi selaku Ketua Umum Forsesdasi (Forum Sekda Seluruh Indonesia) mendampingi Sekjen Kemendagri hadiri rakor tersebut.. 

Rakor online itu juga dihadiri Ketua Harian dan Wakil Ketua Harian Dekranas, para Sekda 21 Provinsi penerima program PKW, para Ketua Dekranasda Provinsi, Kepala Dinas terkait seperti Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan, Dinas Perindustrian, Dinas Koperasi 21 Provinsi se INONESIA. 

Di tengah kegiatan rakor, Miq Gite sapaan Sekda menjelaskan, di NTB program PKW telah sukses dilaksanakan tahun 2022. 

Peserta yang mengikuti rakor sebanyak 225 orang dari kabupaten/kota se NTB.

“Untuk NTB, program PKW telah dilaksanakan tahun 2022. Peserta yg mengikuti sebanyak 225 orang dari kabupaten/kota se NTB,” tutur Sekda. 

BACA JUGA: Nilai Utama Olahraga Adalah Persahabatan

Pendidikan Kecakapan Wirausaha adalah program yang diinisiasi oleh Kemendikbudristek melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi untuk memberdayakan masyarakat usia anak sekolah (15-25 tahun), baik yang tidak sekolah, lulus tetapi tidak melanjutkan, atau putus sekolah yang masih belum bekerja. 

Melalui program ini, masyarakat bisa mengembangkan potensi diri dan menjalankan usaha mandiri.

Pengembangan program PKW hasil kerja sama dengan Dekranas ini telah dilakukan sejak 2020 dengan konsentrasi program Tekun Tenun. 

BACA JUGA: Pemilu 2024, Milenial dan Gen Z Punya Kemandirian Memilih

Hingga saat ini, program ini telah menjangkau hingga 3.000 penerima manfaat di berbagai kawasan di Indonesia termasuk di Nusa Tenggara Barat. ***

 

 




PT AMGM Pinjam 110 Miliar Tanpa Persetujuan DPRD

Ini jelas melanggar aturan, PT Air Minum Giri Menang (PT AMGM) berhutang 110 miliar tanpa memberitahu DPRD

MATARAM.LombokJournal.com ~  -Komisi II DPRD Kota Mataram melakukan rapat kerja dengan Direksi PT Air Minum Giri Menang (PT AMGM) beberapa waktu lalu. 

Rapat tersebut dikhususkan untuk membahas dan meluruskan tentang gonjang-ganjing soal isu dana pinjaman yang dilakukan oleh PT AMGM kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) senilai Rp 110 Miliar, yang diduga tanpa melalui persetujuan DPRD. 

BACA JUGA: Nilai Utama Olahraga adalah Persahabatan

Dalam rapat dengan Komisi III, PT AMGM mengakui pinjaman telah terealisasi
Abd. Rachman

Wakil Ketua I DPRD Kota Mataram Abd. Rachman membenarkan, pertemuan antara Komisi II DPRD Kota Mataram dengan Direktur Utama (Dirut) PT AMGM, Lalu Ahmad Zaini itu menghasilkan beberapa hal penting. 

Dirut PT AMGM mengakui, pinjaman tersebut telah direalisasikan dan sudah digunakan. 

“Mengenai pertemuan Komisi II dengan Dirut Dirut) PT AMGM itu saya tidak tau persis, tetapi saya mendapatkan informasi dari Komisi II bahwa terkait dengan pinjaman itu sudah terealisasi,” kata Rachman, Kamis (03/08/23). 

Politisi Partai Gerindra Dapil Selaparang ini juga menyebutkan, persoalan dana pinjaman Dirut) PT AMGM yang telah direalisasikan itu saat ini menjadi atensi Komisi II. 

“Dan tentunya ini menjadi atensi pengawasan Komisi II untuk mengawasi perusahaan daerah,” ujarnya. 

Selaku Pimpinan, dia mengaku heran atas pinjaman tersebut. Karena tidak pernah ada surat yang masuk dari PT AMGM untuk membahas soal hutang di DPRD. 

“Saya selaku Pimpinan di DPRD tidak tau tentang pinjaman itu. Karena tidak pernah ada surat yang masuk,” ucapnya. 

BACA JUGA: Bunda Niken Launching Bhakti Stunting di Lembar

Dijelaskan, dirinya tahu tentang pinjaman tersebut melalui pemberitaan di media. 

“Dan kemarin pada saat rapat kerja antara Komisi II dengan DirutPT AMGM itu benar dan telah terjadi pinjaman itu,” imbuhnya. 

Mengenai aturan lanjut Rachman, seharusnya PT AMGM sebelumnya melakukan koordinasi dan meminta arahan dari DPRD. 

Hal itu disebutkan dia berlandaskan aturan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 46 Tahun 2019 Tentang pemberian jaminan dan subsidi oleh pemerintah pusat dalam rangka percepatan penyediaan air minum. 

Hutang Perusahaan Daerah Harus Persetujuan DPRD 

Di dalam pasal 6 ayat tiga jelas disebutkan, pinjaman perusahaan air milik daerah harus persetujuan dewan. 

“Sesuai dengan apa Perpres itu sih harus ada persetujuan anggota DPRD dalam hal ini melalui sidang paripurna gitu,” jelasnya. 

BACA JUGA: Wagub NTB: Penting Literasi dan Inklusi Pasar Modal

Hanya saja, sejauh ini pihak DPRD Kota Mataram tidak pernah mendapatkan surat ataupun tentang persetujuan pinjaman tersebut. 

“Apakah saya yang salah atau memang atau gimana. Tetapi saya pernah tanya ke teman-teman tidak pernah ada surat masuk,” katanya. 

Ditanya soal apakah PT AMGM ini telah menyalahi aturan atau tidak, Rachman menyebut sebaiknya membuka aturan sesuai perpres 46 Tahun 2019.

Dia pun meminta media untuk menanyakan hal itu langsung ke Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram. Pasalnya, pada Selasa (18/7) lalu pertemuan antara Komisi II dan Dirut PTAM Giri Menang digelar tertutup. 

“Mungkin detailnya bisa tanyakan langsung ke ketua Komisi II langsung ya,” bebernya. 

Kemudian soal penggunaan dana pinjaman tersebut, Rachman menyebut bahwa PT AMGM menggunakannya untuk melakukan pengerjaan fisik dan memperbaiki saluran airnya. 

“Itu sudah untuk melakukan perbaikan pipa dan beberapa pengerjaan lain,” tandasnya. 

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram Herman mengatakan, laporan hasil rapat kerja dengan PT AMGM itu sudah dia sampaikan ke Pimpinan. 

Sayangnya, Herman saat ini belum bisa berbicara banyak kepada media terkait hal itu karena laporan tersebut baru diketahui oleh satu pimpinan saja.

Herman berjanji akan membuka hasil rapat kerja tersebut kepada media setelah menyampaikan laporannya kepada Ketua DPRD Kota Mataram. 

“Karena ini baru lapor di satu pimpinan kan, kalau sudah lapor di semua pimpinan baru bisa saya pertegas,” ujarnya. 

BACA JUGA: Bantuan CSR untuk UMKM Madu Trigona Bengkaung

Kisruh soal pinjaman ratusan yang tak melibatkan dewan oleh PTAM Giri Menang ini sebelumnya sudah diprotes oleh kalangan DPRD Kabupaten Lombok Barat. 

Kalangan wakil rakyat disana begitu tegas meminta pencopotan Dirut PTAMGM Lalu Ahmad Zaini. Ada delapan fraksi yang menyatakan sikap tegas untuk memberhentikan Zaini.

Sama halnya seperti di DPRD Kota Mataram, kalangan wakil rakyat di DPRD Lombok Barat pun belum banyak tahu mengenai pinjaman dari PTAM Giri Menang yang cukup besar ini. 

Terpisah, Direktur Utama PT AMGM Lalu Ahmad Zaini yang dikonfirmasi mengenai hasil rapat kerja tersebut belum bisa memberikan komentarnya kendati ditelepon berkali-kali***

 




Wagub NTB: Penting Literasi dan Inklusi Pasar Modal 

Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Jalillah hadiri kegiatan Pencanangan Program Literasi dan Inklusi Pasar Modal Tematik 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengatakan, pentingnya literasi dan inklusi pasar modal bagi masyarakat, karena minat masyarakat terkait bursa efek semakin meluas dari berbagai latar belakang sektor.

BACA JUGA: Belajar Science Tak Harus Belajar di Luar NTB

Wagub NTB mengatakan pentingnya literasi pasar modal
Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah

“Perkembangan yang luar biasa bagi perkembangan Indonesia, semoga Provinsi NTB dapat berpartisipasi lebih besar dan luas lagi, sehingga manfaat dari saham dapat dinikmati oleh masyarakat NTB,” tutur Wagub NTB.

Pernyataan Wagub NTB itu dikemukakannya pada kegiatan Pencanangan Program Literasi dan Inklusi Pasar Modal Tematik (PANTASTIK46) di NTB, di Kantor OJK Provinsi NTB, Kamis (27/07/2023).

Selain itu, Wagub NTB menerima secara simbolis CSR HUT ke – 45 Pasar Modal Indonesia dan Peresmian 10 Galeri Investasi Edukasi Bursa Efek Indonesia (BEI) NTB. 

BACA JUGA: Bunda Niken Disambut Anak-anak di Dompu

Disamping itu, Wagub NTB mengapresiasi penyerahan bantuan berupa 11 unit alat Antropometri senilai Rp. 147.925.965 dan telur sebanyak 183.960 butir, sebagai upaya dalam membantu NTB untuk mengatasi stunting dan penyerahan CSR HUT Ke – 45 Pasar Modal senilai Rp. 479.231.965.

“Terima kasih dengan CSR ini, Antropometri dan makanan tambahan pangan padat gizi untuk pencegahan stunting, berupa telur, karena penanganan stunting menjadi PR kita bersama,” tutur kata Wagub NTB.

Selain itu juga dilakukan peresmian 10 Galeri Investasi Edukasi BEI yang berada di SMAN 1 Mataram, SMKN 1 Mataram, SMAN 2 Mataram, SMAN 1 Praya, SMAN 1 Praya Tengah, SMAN 1 Praya Barat, SMAN 2 Jonggat, MAN Insan Cendekia Lombok Timur, SMAN 1 Selong dan SMAN 3 Selong.

Direktur Pengembangan PT. Bursa Efek Indonesia Jeffry Hendrik mengatakan, kegiatan ini memiliki tujuan bahwa pasar modal adalah untuk semua masyarakat Indonesia.

“Selama ini ada persepsi salah di masyarakat, bahwa pasar modal adalah industri elit, bahkan tidak terjangkau, kami hadir untuk menyampaikan bahwa pasar modal untuk semua orang, bahkan anak – anak SMA sudah bisa belajar tentang pasar modal,” pungkasnya.

BACA JUGA: Anak Muda Harus Menguasai Ilmu Teknologi

Turut hadir mendampingi Wagub NTB, Asisten 1 Setda Provinsi NTB, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Kadis PMPD Dukcapil Provinsi NTB, Kadis Perindustrian Provinsi NTB, Kadis Perdagangan Provinsi NTB dan Karo Ekonomi Setdaprov NTB. ***

 

 




Gubernur Bang Zul Audiensi dengan PT Pegadaian

Bang Zul sapaan Gubernur NTB Menilai PT Pegadaian dekat dengan masyarakat

MATARAM.LombokJournal.com ~ Sebagai lembaga keuangan, Pegadaian dinilai dekat dengan masyarakat. 

Penilaian itu disampaikan Gubernur NTB, Bang Zul karena adanya program Gadai Peduli berupa pinjaman tanpa bunga sampai Rp 2,5 juta. 

BACA JUGA: Ritual Adat Selamatan Mata Air Tibu Bunter Desa Jurit Baru

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah atau Bang Zul mengapresiasi PT Pegadaian dalam pelayanan keuangan masyarakat itu saat bertemu Kepala Wilayah PT Pegadaian Bali Nusra, Supriyanto di pendopo Gubernur, Sabtu (22/07/23).

“Baik sekali dalam meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujar Bang Zul di Pendopo.

BACA JUGA: ASN Diingatkan untuk Tetap Teguh dan Disiplin

Sementara itu, Kepala Wilayah PT Pegadaian Bali Nusra, Supriyanto mengatakan, program ini akan berlangsung sampai 31 Agustus 2023.

“Syaratnya KTP dan jaminan sebesar yang dipinjam dan pengembalian selama dua bulan”, ujarnya. 

BACA JUGA: Festival Budaya Bau Keke, Festival Tangkap Kerang Laut

Hadir pula pimpinan Cabang Pegadaian Mataram dan Sumbawa..***

 

 




Bantuan CSR ke UMKM Madu Trigona Bengkaung

Bambang Kristionono yang akrab disapa HBK perjuangkan aspirasi warga Bengkaung, Lombok Barat, dan menyalurkan 100 juta bantuan CSR UNTUK umkm madu trigona dari BUMN

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pembudidaya madu trigona Banuwara Bersatu, di Desa Bengkaung, Kab. Lombok Barat. mendapat bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Bantuan untuk pembudidaya madu trigona itu disalurkan oleh anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK).

BACA JUGA: Lombok FC Siapkan Pelatih Baru Jelang Liga 3 NTB

HBK salurkan 100 juta untuk UMKM Madu Trigona di Bengkaung, Lobar
HBK bersalaman dengan milenial di Bengkaung

Kedatangan HBK didampingi istri tercinta, Hj. Dian A. Kristiono dan putrinya, Rannya Agustyra Kristiono menjadi momen yang sangat spesial bagi para pembudidaya madu trigona yang umumnya dari kaum millenial

Saat menyerahkan bantuan untuk pembudidaya madu trigona itu, HBK didampingi Ketua DPC Partai Gerindra Kab. Lombok Barat, Nauvar F. Farinduan, dan Ketua DPRD Kab. Lombok Barat Hj. Nurhidayah.

Dalam sambutannya, HBK mengatakan, bantuan untuk pembudidaya trigona sebesar Rp 100 juta itu merupakan realisasi dan jawaban dari aspirasi warga saat kunjungan resesnya beberapa waktu yang lalu.

HBK berharap, agar bantuan yang diberikan ini mampu meningkatkan produktifitas pembudidaya madu trigona. 

“Bantuan ini adalah program aspirasi, yang berhasil saya perjuangkan di gedung DPR RI Senayan,” kata politisi Partai Gerindra ini, Jumat (14/07/23). 

BACA JUGA: Siswa Diajak Bijak Gunakan Media Sosial

Bantuan diharapkan meningkatkan kualitas dan kemanfaatan dalam percepatan pengembangan pariwisata ekowisata madu trigona dan ekonomi masyarakat yang berbasis desa, serta mempertahankan kondisi lingkungan yang alami.

“Sebagai warga Kab. Lombok Barat, saya bangga dengan masyarakat Desa Bengkaung ini, yang telah mampu memanfaatkan potensi wilayahnya dengan maksimal, selain menjadi pusat wisata baru, juga menjadi pusat pengembangan ekowisata madu trigona,” ungkap HBK.

Menurutnya, madu trigona ini berdasarkan hasil riset atau penelitan, mampu menjadi salah satu suplemen untuk mencegah stunting.

Pernikahan dini, STUNTING, dan pemberdayaan perempuan adalah tiga isu yang akan ditawarkan Rannya, pada kampanye Pileg 2024,” kata HBK sambil melirik putrinya dan terus mendapat applaus dari para millenial yang hadir dalam acara tersebut.

“Jadikan, jadikan, jadikan,” sambut kaum millenial Desa Bengkaung antusias.

“Semoga nanti akan ada penelitian lebih lanjut, dan terus mampu dikembangkan potensinya sehingga budidaya madu trigona ini mampu menjadi alternatif dalam upaya kita bersama mengatasi stunting di NTB, saya katakan, stunting harus kita hentikan,” tegasnya.

Sementara itu, Rannya Agustrya Kristiono, yang diberikan kesempatan ayahnya untuk bicara mengatakan, beberapa waktu lalu Ia sempat mampir dan ikut langsung dalam proses panen madu trigona.

BACA JUGA: MotoGP Digelar di Sirkuit Mandalika, Oktober 2023

Kesempatan liburan kuliahnya pada pertengahan tahun lalu telah dimanfaatkannya untuk turun ke masyarakat dalam rangka mensosialisasikan klub sepak bola miliknya, yaitu Lombok Football Club (Lombok FC), dan sempat berinteraksi langsung dengan masyarakat Desa Bengkaung.

“Beberapa waktu lalu, usai acara bersama para pemuda pecinta sepak bola, saya mampir kesini atas undangan pak Imam, dan sempat ikut proses panen dan mengolah madu trigona, kemudian ikut juga mengemasnya dalam botol untuk dijual ke konsumen,” kata dara lulusan universitas di kota London, Inggris ini.

Pengalaman uniknya itu kemudian diceritakan kepada ayahnya, dan mengajaknya langsung untuk ikut mengunjungi para pembudidaya madu trigona ini.

“Alhamdulillah ya, pak HBK tertarik dan akhirnya sempat datang berkunjung kesini, dan hari ini beliau datang memberikan bantuannya yang berasal dari CSR BUMN sebesar Rp 100 juta. Tolong yang amanah yaa, dan manfaatkan sebaik-baiknya ya, untuk kesejahteraan masyarakat disini,” ungkap dara yang karib disapa mbak Rannya ini. 

Ketua kelompok UMKM Banuwara Bersatu, Imam Adzkar menyampaikan, bantuan yang diberikan akan dipergunakan untuk pengembangan budidaya yang sudah berjalan selama ini. Seperti penambahan jumlah stup dan koloni lebah madu trigona, pembelian bibit tanaman produktif vegetasi lebah, serta pembangunan perluasan lahan tempat budidaya.

BACA JUGA: Magang ke Jepang, 75 Peserta asal NTB Siap Berangkat

“Kami sangat berterima-kasih atas bantuan yang diberikan oleh pak HBK, ini merupakan bentuk komitmen beliau dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, semoga dihitung sebagai amal sholeh oleh Allah SWT. Kami bangga punya wakil rakyat yang sangat peduli seperti pak HBK, semoga pak HBK sehat selalu ya,” pungkas Imam dengan rasa haru.***

 




Magang ke Jepang, 75 Peserta Asal NTB Siap Berangkat 

Gubernur NTB menutup Tahap I Angkatan 35-06/357 sekaligus pembukaan Pelatihan Tahap I Angkatan 35-07/358 Program magang ke Jepang

MATARAM.LombokJournal.com ~ Program magang ke Jepang merupakan kerjasama Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dengan DPD Pengurus Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia (IKAPEKSI). Kerja sama program  magang ke Jepang ini menyesuaikan Kerjasama KEMNAKER RI dengan IM Japan (Internasional Menpower Development Organization Japan).

Sebanyak 75 peserta pelatihan magang asal Provinsi NTB siap melakukan magang ke Jepang. 

BACA JUGA: Maraknya TPPO, Pemprov NTB Tanggapi Serius

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengungkapkan, magang ke Jepang memberi pengalaman yang luar biasa bagi peningkatan kualitas SDM anak-anak muda NTB. 

Magang ke Jepang bukan semata-mata mencari uang dan pekerjaan tapi perjalanan untuk membuka khazanah, keterampilan dan jaringan yang luas.

“Jadilah orang yang baik, jaga nama baik daerah dan bangsa. Karena kalian akan  menjadi duta bangsa Indonesia di mata dunia,” ungkap Bang Zul saat memberikan sambutan pada acara Penutupan Tahap I Angkatan 35-06/357 sekaligus Pembukaan Pelatihan Tahap I Angkatan 35-07/358 Program magang ke Jepang, di Aula Balai Latihan Kerja Provinsi NTB, Selasa (11/07/23).

Menurut Bang Zul, program magang ke Jepang sangat diuntungkan dengan mengirimkan peserta magang dari negara lain seperti Indonesia, yang berkontribusi memajukan ekonomi mereka. Orang Jepang kalau semakin kaya mereka malas untuk bekerja.

“Oleh karena, tampilkan sebagai sosok yang berasal dari NTB yang akan membanggakan kita semua. Atas nama pemerintah Provinsi NTB selamat kepada peserta magang ke Jepang semoga membawa nama baik bagi bangsa kita,” harap Bang Bang Zul.

BACA JUGA: Event di Sirkuit Mandalika Harus Dioptimalkan

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB I Gede Putu Aryadi menjelaskan program magang ke Jepang merupakan hasil inovasi Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTB yang disebut PEPADUPLUS yang telah masuk mengikuti nominasi di tingkat pusat. 

PEPADUPLUS sebagai sebuah inovasi Pemerintah Provinsi NTB dalam mempersiapkan pendidikan dan pelatihan bagi anak-anak NTB yang sesuai kebutuhan Kerja dan siap diserap oleh industri kerja yang ada.

“Inovasi ini sebagai salah satu wujud kontribusi Disnakertrans Provinsi NTB terhadap program industrialisasi yang dicanangkan oleh Pemprov NTB,” jelasnya. 

Dijelaskannya, dari keahlian yang didapatkan, diharapkan setelah pulang dari magang ke Jepang dapat menjadi wirausaha yang mandiri. 

Sehingga setelah pulang dan habis kontrak di Jepang, akan diberikan hak dan kewajiban, berupa sertifikat dan tunjangan usaha mandiri. 

Peserta yang telah lulus pelatihan tahap 1 (satu) selanjutnya akan mengikuti pelatihan tahap 2 (dua) di Bekasi, sebelum pemberangkatan ke Jepang untuk melakukan magang selama tiga tahun.

BACA JUGA: Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Inflasi

Tampak hadir dalam penutupan tersebut, Kepala Disnakertrans Provinsi NTB, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTB, Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi NTB, Pihak dari Kementerian Tenaga Kerja dan dari International Manpower Jepang (IM-Japan).***

 

 




Gubernur NTB Ajak Gaungkan Fungsi Koperasi

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengungkapkan apresiasinya atas kerja keras Dinas Koperasi dan UKM NTB

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengapresiasi kerja keras Dinas Koperasi dan UKM NTB menguatkan koperasi untuk mensejahterakan rakyat.

BACA JUGA: Magang ke Jepang, 75 Peserta Asal NTB Siap Berangkat

Gubernur NTB saat peringatan Hari Koperasi Indonesia ke 76

Hal itu dikatakan Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB saat memperingati Hari Koperasi Indonesia yang diperingati setiap tanggal 12 Juli di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB, Rabu (12/07/23). 

Dalam Hari Koperasi Indonesia atau HKI ke-76, Bang Zul menyebutkan tugas koperasi tidaklah mudah. 

Ada banyak tantangan untuk membangunkan kembali koperasi kembali kepada fungsinya; mensejahterakan masyarakat. 

Karena, koperasi merupakan cara yang paling mulia dalam memberikan akses ekonomi, khususnya kepada masyarakat yang kurang mampu. 

BACA JUGA: Maraknya Modus TPPO, Pemprov Tanggapi Serius

“Koperasi ini adalah cara yang paling mulia agar orang miskin bisa mencicipi kekayaan, kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi,” jelas Bang Zul.

Untuk itu, Bang Zul berharap, agar HKI ke-76 yang mengangkat tema “Pemajuan Koperasi Kunci Kesejahteraan Masyarakat” Ini, dapat menjadi momentum membangkitkan koperasi seperti mimpi “founding father”nya, Mohammad Hatta. 

BACA JUGA: Event di Sirkuit Mandalika Harus Dioptimalkan

“Semoga hari ini menjadi langkah awal untuk membangunkan kembali koperasi kita untuk kembali pada hakikatnya semula yang diimpikan oleh Bung Hatta, bapak koperasi Indonesia,” harap Bang Zul. ***

 

 




Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB Pindah Tugas 

Gubernur NTB, Bang Zul menerima Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB, Heru Saptaji  yang akan pindah tugas 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengapresiasi kepemimpinan Bank Indonesia NTB, Heru Saptaji yang selama tiga tahun di bawah kepemimpinan Heri Saptaji, yang berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi.

BACA JUGA: Magang ke Jepang, 75 Peserta Asal NTB Siap Berangkat  

Gubernur NTB dan Kepala Bank Indonesia NTB
Gubernur NTB dan Kepala Bank Indonesia NTB

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bang Zul mengatakan itu saat menerima Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB, Heru Saptaji di Pendopo, Rabu (12/07) untuk pamitan pindah tugas. 

Menurut Bang Zul, kolaborasi antara Pemprov NTB DAN Bank Indonesia NTB berbuah positif.

“Berkat kolaborasi (Pemprov NTB dan Bang Indonesia) yang baik kita mampu menekan tingkat inflasi dan berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Alhamdulillah ekonomi kita bergerak baik dan on the right track,” ujar Gubernur. 

BACA JUGA: Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Inflasi

Dikatakan Heru, Bank Indonesia NTB mencatat transaksi tunai per hari di NTB berkisar antara 2.2 sd 2.3 Trilyun, belum lagi transaksi non tunai yang juga meningkat sangat pesat dan signifikan.

Geliat ekonomi yang meningkat menyebabkan  kebutuhan akan uang untuk transaksi besar”, sebutnya. 

Heru Saptaji Lahir di Jakarta pada tanggal 21 September 1968. Menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Hukum Perdata Universitas Brawijaya pada tahun 1991. 

BACA JUGA: Event di Sirkuit Mandalika Harus Dioptimalkan

Mendapatkan gelar Magister di bidang Manajemen Keuangan dan Perbankan dari Universitas Gadjah Mada  pada tahun 1998. ***

 




Kerja Sama Pemprov NTB dan Australia Utara Makin Erat 

Penandatangan MoU kerja sama Gubernur NTB dan Pemerintah Pemerintah Northern Territory, Australia Utara mencakup banyak bidang

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama antara Pemprov NTB dan Pemerintah Northern Territory (NT), Australia Utara secara virtual di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Senin (10/07/23).

BACA JUGA: EVENT di Sirkuit Mandalika Harus Dioptimalkan

Bang Zul sapaan Gubernur NTB menjelaskan, kerja sama yang dijalin kedua belah pihak makin luas. 

Tak hanya kerja sama pada bidang ekonomi, tetapi juga pada bidang penanggulangan bencana, pariwisata, pendidikan, pertanian, perternakan, kesehatan, dan berbagai kemungkinan kerjasama lainnya.

Semakin eratnya kerja sama yang dilakukan, karena Provinsi NTB dan The Northern Territory memiliki banyak kesamaan sebagai Sister Province

BACA JUGA: LIMOFF 2023 Usai, Mimpi Besar Jadi Nyata

Gubernur NTB sebagainana yang diketahui, sempat menjalani pertukaran pelajar ke daerah tersebut semasa bangku sekolahnya dulu.

“Kemiripan dengan kita banyak. Karena fasilitas mereka bagus pengalamannya, pendidikannya, kesehatannya, peternakan, pertanian, banyak yang bisa kita lakukan kedepannya,” jelas Bang Zul. 

Gubernur berharap berbagai kerjasama dan kolaborasi yang dilakukan ini bisa terus dilanjutkan dan diperbaiki kedepannya, dengan resminya Provinsi NTB dan The Northern Territory ini sebagai sister province. 

Senada dengan Gubernur, Natasha Fyles Ketua Menteri Wilayah Utara Australia dalam sambutannta mengungkapkan sangat menghargai hubungan The Northern Territory dengan Indonesia, khususnya NTB yang selama ini terjalin. Ia berharap kerjasama dan kolaborasi  ini akan terus berlanjut dan semakin kuat.

BACA JUGA: Menteri BUMN Eric Tohir Banggakan Prestasi Tim Indonesia

“Semoga kerjasama dan kolaborasi ini akan terus berlanjut dan semakin kuat,” harapnya. ***