Indeks

Camat DI Jabar, Mendaftarkan Tenaga Honorer  Menjadi peserta JKN-KIS

Ali Akbar, Camat Cianjur
Simpan Sebagai PDFPrint

Diharapkannya, Camat lainnya di seluruh Indonesia juga mendaftarkan staf honorernya menjadi peserta program JKN-KIS

lombokjournal.com –

MATARAM  ;  Ali Akbar (44), merupakan salah satu Camat di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar) yang mengakui,  semua lapisan masyarakat penting memanfaatkan JKN-KIS untuk kebutuhan pelayanan kesehatannya.

Sebagai tokoh masyarakat, Ali meyakinkan bahwa kekhawatiran akan biaya pelayanan kesehatan yang sebelumnya dianggap mahal, sekarang dapat ditepis dengan mudah.

Mudah, karena masyarakat dapat menjadi peserta JKN-KIS dengan iuran yang terjangkau dan memperoleh manfaat besar bila seseorang menjdi peserta program laynan kesehatan tersebut.

Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah masuk tahun ke-6 sejak tahun 2014 itu, bagi Ali Akbar,  merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Karena itu, sebagai pimmpinan di Kecamatan Cibeber, Ali menunaikan tanggung jawabnya untuk mendaftarkan stafnya yang termasuk tenaga honorer untuk menjadi peserta JKN-KIS.

Sebab ia memahami tenaga honorer pun punnya hak untuk mendapat layanan kesehatan yang baik dan terjangkau.

“Kinerja honorer tidak ada bedanya dengan staf lain, jaminan kesehatan pun menjadi hak mereka untuk kami upayakan,” ujar Ali.

Ali berharap dengan terjaminnya para staf termasuk tenaga honorer dapat menjadi pendorong mereka untuk bekerja lebih semangat, karena apabila mereka sehat maka kinerjanya pun akan lebih baik lagi.

Ditemui usai mengikuti kegiatan sosialisasi Program JKN-KIS yang diadakan oleh BPJS Kesehatan Kabupaten Cianjur, Ali berbagi pendapatnya mengenai manfaat Program JKN-KIS, Jumat (26/07).

“Saya sangat menyambut baik program JKN-KIS karena mempermudah masyarakat, yang dulu ragu untuk berobat karena tidak mempunyai biaya sekarang lebih mudah mengakses pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan (faskes) mitra BPJS Kesehatan,” ujar Ali.

Sebagai salah satu tokoh masyarakat, Ali selalu berusaha untuk meningkatkan pemahaman tentang JKN-KIS kepada para stafnya di kantor serta masyarakat di wilayahnya bekerja.

Ditegaskannya, menjadi peserta JKN-KIS jangan ditunda. Di saat sehat kita mendaftar, tidak hanya mempersiapkan jaminan saat nanti diperlukan, tapi juga membantu peserta lain yang membutuhkan melalui premi yang kita bayarkan.

 

Upaya Ali tersebut membuahkan piagam penghargaan dari BPJS Kesehatan Kabupaten Cianjur sebagai kecamatan pertama di wilayah Kabupaten Cianjur yang mendaftarkan tenaga honorernya menjadi peserta JKN-KIS.

“Semoga dapat memotivasi kecamatan lainnyadi Jawa Barat  untuk segera mendaftar dan turut berperan aktif menyukseskan JKN-KIS ini,” harap Ali.

Bukan hanya di Cianjur, mudah-mudahan Camat lainnya di seluruh Indonesia juga mendaftarkan staf honorernya menjadi peserta program JKN-KIS.

kw/ne/JAMKESNEWS

 

Exit mobile version