Keberhasilan PRB dapat tercapai dengan adanya koordinasi yang kuat antar profesi untuk meningkatkan kesadaran pasien dalam melaksanakan terapi pengobatannya
lombokjournal.com —
MATARAM, JAMKESNEWS – BPJS Kesehatan Cabang Mataram mengundang seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) dalam pertemuan khusus untuk membahas upaya optimalisasi Program Rujuk Balik (PRB), Kamis (25/04)
Pertemuan khusus itu bertujuan meningkatkan mutu layanan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS),
Dalam pertemuan itu, hadir perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, PIC FKTP dan FKRTL se-Kabupaten Lombok Barat.
“Pertemuan ini merupakan salah satu langkah kami dalam menjaga dan mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS yang terdaftar sebagai peserta PRB, guna mempermudah akses pemenuhan obat,” terang Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Mataram, I Nengah Dwi Jendraatmaja.
Ia menambahkan, pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara FKTP dan FKRTL, khususnya di Kabupaten Lombok Barat, dalam menjalankan pelayanan sesuai standar pelayanan yang berlaku.
Sehingga dapat mempertahankan pada kondisi stabil dan mencegah kondisi perparahan penyakit yang berdampak pada peningkatan biaya pelayanan kesehatan.
Menurutnya, keberhasilan PRB dapat tercapai dengan adanya koordinasi yang kuat antar profesi untuk meningkatkan kesadaran pasien dalam melaksanakan terapi pengobatannya.
“Oleh karena itu, peran serta FKRTL maupun di FKTP sangat berpengaruh terhadap keberhasilan PRB. Oleh karenanya, kami mengharapkan dukungan dari semua stakeholder sekalian agar program ini dapat berjalan dengan optimal,” kata Nengah.
Beberapa penyakit yang termasuk ke dalam PRB adalah diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung, asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), epilepsi, gangguan kesehatan jiwa kronik, Sindroma Lupus Eritematosus (SLE) dan stroke.
Nengah juga mengatakan, keberhasilan pengobatan merupakan kunci dari keberhasilan PRB secara keseluruhan.
“PRB ini merupakan program unggulan BPJS Kesehatan yang juga harus kita jalankan secara bersama-sama. Dengan adanya PRB ini, diharapkan FKTP dapat menjadi gatekeeper dalam menangani peserta. Jadi nanti tidak ada lagi pasien PRB dengan penyakit kronis ketika berobat kemudian dirujuk lagi,” kata Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, dr. Ahmad Fathoni. (
ay/ynJAMKESNEWS
