Indeks

Warga Di Sekitar TPA Kebon Kongok Mulai Terserang Infeksi Pernafasan

Simpan Sebagai PDFPrint

Sampai saat ini belum ada laporan tentang masyarakat yang terbilang parah akIbat dari kebakaran tersebut

MATARAM.lombokjournal.com —  Nyala  api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok Lombok Barat masih sulit dipadamkan. Mesli semua pihak, baik itu dari BPBD Provinsi/Lombok Barat, Dinas Lingkungan Hidup (LHK), Dinas Sosial NTB serta dari pemadam kebakaran kota/kabupaten  sudah diturunkan.

Kebakaran yang sulit dipadamkan tersebut membuat warga di sekitar TPA Kebon Kongok mulai terserang infeksi pernapasan ( ISPA).

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala dinas Kesehatan Provinsi dr.Nurhandini Eka Dewi, Senin (21/09) 2019.

Eka menyampaikan,  Dinas Kesehatan sudah menyalurkan 4.260 masker sejak kebakaran dimulai.

Hingga saat ini, laporan yang diterima dari tim yang ada di Kebon Kongok, sebanyak 20 orang Warga dari 4 dusun yang terkena ISPA ringan.

“Sudah ada 20 orang yang terkena ISPA ringan, dilihat dari gejalanya hanya batuk dan sesak ringan dan secara langsung diberikan penanganan dengan mrmberikan obat,” katanya.

Menurut Eka, sampai saat ini belum ada laporan tentang masyarakat yang terbilang parah akIbat dari kebakaran tersebut.

Dinas Kesehatan sendiri menurunkan dua tim, yakni tim yang ada di lokasi kebakaran, serta tim lainnya turun langsung ke masyarakat untuk memeriksa serta membagikan masker.

“Ada sekitar 17.414. Jiwa yang beresiko terkena ispa akibat asap api yang belum bisa dipadamkan, hingga saat ini sudah ada 107 pekerja yang terdiri dari tim TPA dan petugas pemadam yang ditugaskan guna memadamkan Api disana” kata Eka.

AYA

Exit mobile version