Wartawan Diajak Samakan Perspektif dalam Membangun NTB

Pj Gubernur NTB ajak wartawan untuk bekerja sama dalam menyamakan frekuensi dan antena guna mengedukasi masyarakat NTB sebagai tugas bersam

 Mataram, LombokJournal.com ~ Para wartawan melalui Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) diajak menyamakan gagasan dan perspektif dalam membangun provinsi NTB. 

Membangun NTB merupakan kolaborasi wartawan dan Pemda
Pj Gubernur NTB

Ajakan pada wartawan ini disampaikan Pj Gubernur NTB, DR Hassanudin saat pertemuan dengan PWI di Ruang Kerja Gubernur NTB pada Selasa (23/07/24).

BACA JUGA : HIPMI NTB Gelar Kuliah Umum di Fakultas Ekonomi Unram

Dr. Hassanudin menekankan bahwa kemajuan NTB saat ini tidak terlepas dari kolaborasi dengan wartawan sebagai awak media yang ada di NTB, baik melalui kontribusi pemikiran maupun tulisan. Media juga berperan penting dalam mengedukasi masyarakat NTB. 

“Silaturahmi ini tidak hanya untuk merefleksikan apa yang telah dilakukan, tetapi juga untuk menyamakan frekuensi dalam rencana ke depan,” ujarnya.

Ia mengajak media untuk bekerja sama dalam menyamakan frekuensi dan antena guna mengedukasi masyarakat NTB sebagai tugas bersama. 

“Saya mengajak teman-teman wartawan untuk menyamakan frekuensi dan antena, lalu mengedukasi masyarakat NTB, ini menjadi tugas bersama,” tegasnya.

BACA JUGA : Keterbukaan Informasi Publik Ciptakan Pmerintahan Transparan

Lebih lanjut, Dr. Hassanudin berharap agar rekan-rekan wartawan di media selalu memberikan informasi yang bijak, terutama menjelang pemilihan Gubernur NTB yang akan datang. Informasi yang disampaikan harus mampu menciptakan kesadaran bahwa politik adalah kompetisi yang tidak boleh memutus silaturahmi antar masyarakat NTB. 

“Perbedaan adalah anugerah, perbedaan itu asyik, mari kita bersama-sama membangun NTB dari semua perbedaan yang ada,” katanya di hadapan para tokoh PWI NTB.

Selain itu, mantan Penjabat Gubernur Sumatera Utara ini juga memperkenalkan tagline “NTB HEBAT” sebagai motivasi dalam menggerakkan roda pemerintahan bersama berbagai pihak dan masyarakat. 

Tagline ini merupakan singkatan dari NTB Harmonis, NTB Efektif dan Efisien, NTB Bersama, NTB Akuntabel, dan NTB Transparan.

Dr. Hassanudin juga mengajak masyarakat untuk menjauhi narkoba dan judi online yang menurutnya merusak generasi muda.

Ketua PWI NTB, Nasrin, menyatakan kesiapannya mendukung langkah dan ajakan Penjabat Gubernur demi mewujudkan NTB yang lebih aman dan damai. 

BACA JUGA : Sertifikat Halal 100 UMKM, Diharapkan jadi SEntral Produk Halal

“Insha Allah, kami siap mendukung dan membersamai apa yang menjadi harapan Gubernur NTB,” tkata Nari. ***

 

 




DPRD NTB Setujui Pertanggungjawaban APBD 2023

Visi dan misi yang sejalan antara Pemerintah Provinsi dan DPRD NTB akan perkuat pembangunan di NTB

MATARAM, LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hasaanudin, menyampaikan apresiasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atas persetujuan terhadap pembahasan pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2023.

BACA JUGA : Rokok Ilegal di Nusa Tenggara Barat Masih Tinggi Peredarannya 

Pj Gubernur hadir dalam rapat paripurna keempat DPRD NTB
Pj Gubernur di DPRD NTB

“Komitmen yang kuat antara eksekutif dan legislatif, serta visi dan misi yang sejalan, akan memperkuat pembangunan NTB,” ujar Hasaanudin dalam rapat di ruang DPRD NTB, Jalan Udayana, Mataram, pada Rabu (17/07/24).

Hassanudin juga menyoroti catatan dan saran dari Badan Anggaran DPRD terkait tata kelola keuangan aset daerah, investasi, dan kepegawaian yang harus diperbaiki pada tahun anggaran 2025.

BACA JUGA : Perkembangan Ekspor dan Impor di NTB Tahun 2024

Dalam rapat paripurna keempat DPRD NTB tersebut, Pemerintah Provinsi juga menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2025 serta Rancangan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2024.

Realisasi anggaran 2023 terdiri dari:

BACA JUGA : Atlet Indonesia Jaya di Paradigling Accuracy Worl Cup di Lombok Tengah

  • Pendapatan: Rp 5.798.113.083.25
  • Belanja dan transfer: Rp 5.685.599.632.381
  • Defisit/Surplus: Rp 112.411.765.943
  • Pembiayaan (penerimaan): Rp 62.536.729.043
  • Pengeluaran: Rp 11.042.393.232
  • Pembiayaan Netto: Rp 51.542.705.111
  • Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA): Rp 163.944.471.55 jm/her

 

 




Rokok Ilegal di Nusa Tenggara Barat, Masih Tinggi Peredarannya

Pj Gubernur NTB mengungkapkan, rokok ilegal berdampak pada ekonomi termasuk penerimaan pajak, dalam penindakan, kualitas lebih utama daripada kuantitas

Mataram, LombokJournal.com ~ Peredaran rokok ilegal di Nusa Tenggara Barat masih tinggi. Pj Gubernur NTB Hassanudin, menyatakan bahwa nilai besar Barang Yang Menjadi Milik Negara (BMMN) yang dimusnahkan oleh Bea Cukai Mataram hingga Maret 2024 mencerminkan tingginya aktivitas ilegal di masyarakat.

BACA JUGA : Atlet Indonesia Jaya di Paragliding Accuracy World Cup di Lombok Tengah

Hasil penindakan rokok ilegal tahun ini meningkat
Kepala Kantor Bea Cukai Mataram, I Made Aryana

“Rokok ilegal berdampak pada ekonomi, termasuk penerimaan pajak. Dalam penindakan, kualitas lebih utama daripada kuantitas,” ujar Gubernur Hassanudin saat menghadiri pemusnahan BMM di kantor Bea Cukai Mataram, Rabu (17/07/24).

Hassanudin menambahkan bahwa prestasi sebenarnya adalah ketika tidak ada lagi aktivitas ilegal. Untuk itu, metode pencegahan melalui edukasi juga harus dilakukan. Namun, penindakan tetap penting sebagai pembelajaran dan efek jera bagi pelaku.

Kepala Kantor Bea Cukai Mataram, I Made Aryana, mengakui bahwa hasil operasi rokok ilegal tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu. 

Menurut Kakanwil Bali Nusra, Susila Brata, hasil penindakan rokok ilegal di Mataram setara dengan Bali karena potensi pelanggaran yang meningkat.

BACA JUGA :  Gelar TTGN XXV dibuka Mendes PDTT

“Ini adalah hasil dari 331 penindakan sampai Maret 2024,” sebutnya.Barang Kena Cukai (BKC) yang dimusnahkan terdiri dari Etil Alkohol, Minuman Mengandung Etil 

Alkohol, dan hasil tembakau serta pengolahannya. Modus pelanggaran yang marak terjadi adalah melalui e-commerce.

Barang yang dimusnahkan dalam operasi rokok ilegal meliputi 6.177.730 batang rokok berbagai jenis dan merk, 96.622 gram tembakau iris, 240 butir obat-obatan, 560.040 liter minuman, dan 9 unit telepon genggam. 

Total nilai barang mencapai Rp 8.319.060.150 dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 4.446.726.996.

Kakanwil Bea Cukai Bali Nusra mengapresiasi pemanfaatan dana DBHCHT yang maksimal untuk penindakan sebagai bagian dari pencegahan

BACA JUGA : Sertifikat Halal 1000 UMKM, Diharapkan NTB Sentral Produk Halal  

Dalam hal operasi rokok ilegal, pihaknya mengklaim telah melakukan penindakan hingga ke distributor dan pabrik besar yang banyak diproduksi di luar negeri.

Acara pemusnahan barang bukti tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Polda NTB, TNI, kantor Pajak, serta para kepala OPD Pemprov NTB terkait.jm

 

 




Gelar TTGN XXV Dibuka Mendes PDTT

Rangkaian acara gelar TTGN XXV meliputi pameran, seminar internasional, seminar nasional, diskusi antara inovator dan pihak swasta

MATARAM, LombokJournal.com ~ Gelar TTGN XXV atau gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara ke XXV tahun 2024 resmi dibuka di Provinsi NTB oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, di halaman Islamic Center pada hari Senin (15/07/24).

BACA JUGA : Gelar Teknologi Tepat Guna XXV di NTB

pembukaan gelar TTGB XXV dilakukan Mendes PDTT
Pembukaan gelar TTGN XXV

Menteri Abdul Halim Iskandar berharap gelar TTGN (GTTGN) dapat meningkatkan inovasi teknologi dan eksotisme pemasaran teknologi tepat guna di setiap daerah. 

“Saya berharap  GTTGN di Provinsi NTB tahun ini menjadi acara yang berdampak bagi inovasi teknologi hingga ke desa-desa di NTB,” harapnya.

Rangkaian acara pembukaan GTTGN XXV Tahun 2024 di Provinsi NTB meliputi jalan sehat, gala dinner, pembukaan resmi, pameran GTTGN, seminar internasional, seminar nasional, diskusi antara inovator dan pihak swasta, serta penutupan GTTGN.

Acara ini turut dihadiri Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Dr. Hassanudin, Wakil Menteri PDTT, Sekda NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, kepala OPD lingkup Provinsi NTB, bupati dan walikota se-NTB, serta ratusan peserta GTTGN dari seluruh provinsi di Indonesia.

BACA JUGA : Tinjau Benduhan Pandan Duri, Pj Gubernur Dengar Keluhan Masyarakat

Pj Gubernur, Dr. Hassanudin salam sambutannya menyampaikan bahwa Provinsi NTB tidak hanya dikenal sebagai pulau seribu masjid, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki keindahan wisata yang menakjubkan.

“Daerah kami memiliki potensi wisata yang indah untuk dikunjungi. Kita punya Gunung Rinjani, Sirkuit Mandalika, Tiga Gili, dan ratusan pantai yang eksotis,” tuturnya.

Dr. Hassanudin juga mengajak para peserta untuk tidak hanya mengikuti rangkaian acara GTTGN, tetapi juga mengeksplorasi destinasi wisata di NTB. 

BACA JUGA : Olahraga Squash Diharapkan Merakyat di NTB

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan berdampak positif bagi pembangunan dan ekonomi NTB. Selamat datang peserta GTTGN dari seluruh Indonesia, semoga NTB menjadi daerah yang selalu dirindukan,” ujarnya.Manikp

 




Tinjau Bendungan Pandan Duri, Pj Gubernur Serap Keluhan Masyarakat

Saat tinjau Bendungan Pandan Duri, Pj Gubernur NTB menegaskan Pemprov NTB berkomitmen mencari solusi akibat kemarau yang menyebabkan kekeringan

Lombok Timur, LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Hassanudin tinjau Bendungan Pandan Duri yang terletak di Desa Suangi, Kecamatan Sakra, Lombok Timur, Sabtu (13/06/24). 

BACA JUGA : Olahraga Squash Diharapkan Bisa Merakyat di NTB 

Kunjungan ini bertujuan untuk mendengarkan aspirasi Pembekel Pekasih serta keluhan masyarakat Lombok Timur bagian selatan, terutama terkait penyaluran air irigasi untuk persawahan di wilayah Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi NTB.

Kondisi kemarau dan perubahan iklim telah menyebabkan banyak sawah di Lombok bagian selatan mengalami kekeringan. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk mencari solusi terbaik guna mengatasi masalah tersebut.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Dr. Najamuddin Amy, MM, membenarkan jadwal kunjungan Pj Gubernur NTB, Hassanudin. 

“Benar, Pj Gubernur NTB, Bapak Hassanudin, memiliki beberapa agenda pada akhir pekan ini. Agenda utama adalah merespons dan mendengarkan aspirasi pekasih serta keluhan masyarakat terkait persoalan kekeringan di bagian selatan Lombok Timur, sekaligus meninjau kondisi Bendungan Pandan Duri. Bersama perangkat daerah, beliau akan segera berkoordinasi dengan Pemda Lombok Timur untuk menemukan solusi,” ungkapnya.

BACA JUGA : H. Karman Sosialisasu sebagai Bakal Calon Walikota Mataram

Sebelum meninjau Bendungan Pandan Duri, Pj Gubernur NTB dan rombongan berkesempatan melakukan ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Maulana Syaikh Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

Di sela-sela ziarah tersebut, Pj Gubernur juga bersilaturahim dengan tokoh agama dan pengurus NWDI Pancor serta menyapa santri dan santriwati di salah satu pondok pesantren di Pancor, Lombok Timur.

“Pj Gubernur NTB baru bertugas kurang dari sebulan di NTB. Dalam setiap kunjungan awalnya, beliau selalu berusaha untuk bersilaturahim dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Alhamdulillah, sebelum ke Pandan Duri, Pak Pj Gubernur terlebih dahulu ziarah ke Makam Maulana Syaikh Pahlawan Nasional kita serta bersilaturahim dan berdialog, memberikan pesan semangat kepada para santri dan santriwati di Pancor,” jelasnya.

Dalam pertemuannya dengan para santri, Pj Gubernur Hassanudin menginspirasi mereka untuk giat menimba ilmu agama dan ilmu dunia.

Menurutnya, hal tersebut menjadi modal penting untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas di masa depan. 

“Pemuda-pemudi yang berjiwa religius dan memiliki semangat kebangsaan tinggi adalah modal penting untuk mewujudkan Indonesia Emas,” pesannya.

BACA JUGA : Penandatangan Kerja Sama Waste to Energy untuk Zero Carbon Emission

Rangkaian acara kunjungan Pj Gubernur NTB bersama rombongan di Lombok Timur berlangsung khidmat. nov/dyd

 




Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria NTB 

Saat hadiri rapat koordinasi GTRA,  Pj Gubernur NTB hadir menegaskan bahwa tema rapat ini sangat relevan dengan upaya bersama menciptakan keadilan agraria

Mataram, LombokJournal.com ~ Pj Gubernur NTB, Hassanudin, menghadiri Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi NTB Tahun 2024 yang bertemakan “Sinergi dan Kolaborasi Lintas Sektor Dalam rangka Revitalisasi dan Percepatan Reforma Agraria Berkelanjutan Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi NTB.” 

BACA JUGA : Warga Rembiga Dukung H Karman sebagai Cawali Mataram

Pj Gubernur hadiri rapat koordinasi GTRA

Acara ini berlangsung di hotel Astoria Mataram pada hari Rabu (10/07/24).

Hassanudin mengakui bahwa tema dalam rapat koordinasi ini sangat relevan dengan upaya bersama dalam menciptakan keadilan agraria yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat NTB. 

“Saya selalu katakan apa yang kita lakukan semuanya itu bermuara pada bagaimana merealisasikan sila ke-5, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelasnya.

BACA JUGA : Akuntabilitas Pemerintahan Melalui Sistem Berbasis Elektronik 

Pj Gubernur menambahkan bahwa reforma agraria adalah penataan kembali struktur penguasaan, kepemilikan, kegunaan, dan kebermanfaatan tanah yang lebih berkeadilan. 

Sedangkan penataan akses berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan yang berbasis pada tanah. 

“Dari waktu ke waktu, regulasi harus adaptif mengikuti peraturan yang berlaku, maka itu menjadi acuan kita bersama,” tandasnya.

Hassanudin juga menekankan bahwa reforma agraria sebagai program nasional dan tanggung jawab bersama memerlukan sinergi dan kolaborasi lintas sektor sebagai kunci utama dalam mewujudkan reforma agraria yang berkelanjutan.

BACA JUGA : Milad Bank NTB Syariah, Pj Gubernur Lepas 6000 peserta Fun Run

Turut hadir dalam acara rapat kooirdinasi tersebut adalah kepala BPN kabupaten/kota se-NTB, anggota GTRA, unsur pendukung lainnya, serta tamu undangan lainnya. San/Her

 




Milad Bank NTB Syariah, Pj Gubernur Lepas 6000 Peserta Fun Run

Saat melepas peserta Fun Run memperingati Milad Bank NTB Syariah, Pj Gubernur NTB mengungkapkan bahwa Provinsi NTB siap mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (PJ) Gubernur NTB, Mayjen TNI (Purn) Dr. Hassanudin, S.I.P, MM, melepas 6.000 peserta Fun Run 60K dalam rangka merayakan Milad Bank NTB Syariah ke-60 yang berlangsung di Kantor Pusat Bank NTB Syariah, Udayana, Mataram, Senin (07/07/24).

BACA JUGA : Destinasi Paralayang Internasional di Lombok Tengah

Pj Gubernur dan Direktur Utama Bank NTB saat acara Milad Bank NTB Syariah

Dalam sambutannya, PJ Gubernur NTB menyatakan bahwa Provinsi NTB siap mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 melalui program NTB Berkarakter. 

“InsyaAllah Indonesia Emas 2045 akan kita mulai dari Nusa Tenggara Barat. Mari bersama kita wujudkan NTB yang berkarakter, yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan masyarakat luas,” tuturnya.

BACA JUGA : Shell Eco Marathon Diharapkan Berdampak Positif

Rangkaian acara Milad  ini mencakup berbagai kegiatan, antara lain Lomba Tahfidz, Lomba Mewarnai, Lomba Kaligrafi, Tabligh Akbar bersama Ustadz Hilaman Fauzi, serta hiburan oleh grup musik Senada.

Selain itu, disediakan juga 3.000 paket sembako murah yang terdiri dari beras pulen 2,5 kg, gula pasir 1 kg, minyak goreng tetes murni 900 ml, dan telur 6 butir dengan harga Rp 60.000, dengan syarat dan ketentuan berlaku.

BACA JUGA : MXGP di Lombok Berdampak Positif untuk Pariwisata

Acara diakhiri dengan penandatanganan Perjanjian Kerja sama antara Bank NTB Syariah dengan ACT Consulting Internasional (ESQ Corp) dan peluncuran program Generasi Emas NTB. ***

 




Gaya Kepemimpinan Terbuka dari Pj Gubernur NTB

Gaya kepemimpinan Dr Hassanudin menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan dalam menjalankan pemerintahan. 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Mayjen TNI (Purn) Dr. Hassanudin, S.IP., MM., telah memulai masa jabatannya dengan menunjukkan gaya kepemimpinan yang terbuka dan mudah diakses. 

BACA JUGA : Optimis, NTB akan Raih Hasil Maksimal di PON Aceh 2024

Sejak dilantik, ia menegaskan komitmennya untuk membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh masyarakat, dan warga NTB.

Dalam berbagai kesempatan, gaya kepemimpinan Dr. Hassanudin menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan dalam menjalankan pemerintahan. 

Menurutnya, keterbukaan adalah kunci untuk menciptakan pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. 

“Sebagai Pj Gubernur, saya ingin memastikan bahwa roda pemerintahan berjalan dengan transparan dan terbuka,” ujarnya seperti dikutip dari laman Media Sosial Facebook DLHK NTB, Jum’at  (05/07/24).

Gaya kepemimpinan  terbuka Dr. Hassanudin terlihat jelas saat ia menerima para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di sela-sela kegiatan olahraga tenis lapangan di Halaman Kantor DPRD Provinsi NTB. 

BACA JUGA : Event MotoGP Mandalikan Harus Dipersiapkan dengan Baik

Salah satu OPD yang ditemuinya adalah Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB, Julmansyah, S.HUT., M.A.P. 

Mereka membahas beberapa isu penting, termasuk kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok pasca penutupan sejak 29 Juni hingga 3 Juli 2024.

Selain itu, Julmansyah melaporkan proses pelepasan kawasan hutan seluas 52 hektar untuk pembangunan UIN Bima dan perluasan landfill untuk melayani sampah tahun 2025. 

“Mendiskusikan kondisi TPA Regional Kebon Kongok pasca penutupan sejak 29 Juni-3 Juli 2024,” jelas Julmansyah.

Menanggapi laporan tersebut, Pj Gubernur Hassanudin menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, terutama dalam penanganan sampah. 

Ia menekankan bahwa kolaborasi intensif diperlukan untuk memastikan pelayanan pemerintahan dan masyarakat tetap berjalan dengan baik. 

BACA JUGA : Rute Penerbangan Lombok-Balikpapan Diresmikan di BIZAM

“Pentingnya terus berkoordinasi dengan kabupaten/kota, termasuk dalam penanganan sampah,” ujarnya. pnd/dyd

 




Optimis, NTB akan Raih Hasil Maksimal di PON Aceh 2024

Pj Gubernur NTB menyampaikan sikap optimis target prestasi di PON Aceh, Sumatra 2024 dan imbau masyarakat jaga kesehatan melalui olahraga

MATARAM, LombokJournal.com ~ Pj Gubernur NTB, Mayjen TNI (Purn) Hassanudin, optimis Provinsi NTB akan meraih hasil maksimal dalam PON Aceh-Sumatera Utara 2024. 

BACA JUGA : Event MotoGP Mandalika Harus Disiapkan dengan Baik

Pj Gubernur optimis prestasi atlet NTB di PON Aceh
Pj Gubernur NTB, May TNI (Purn) Hassanudin

Hal itu dikatakannya terkait persiapan Kontingen NTB menjelang mengikuti PON Aceh-Sumatera Utara 2024,  

“Kita optimis dan siap dengan target yang realistis, sehingga perlu kita dorong (para atlet). Saya berharap NTB semakin berkibar dan berprestasi di tingkat nasional,” ungkap Pj Gubernur usai bermain tenis bersama Kepala Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Lapangan Tenis Kantor DPRD Provinsi NTB, Jum’at (05/07/24).

Selain menyampaikan optimis terkait persiapan kontingen NTB menyongsong PON Aceh-Sumatera Utara 2024, May TNI (Purn) Hassanudin juga mengajak seluruh masyarakat NTB untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga.

BACA JUGA : Analisa Terbaru Elektabilitas Kandidat dalam Pilgub NTB 2024

“Saya yakin dengan kegiatan-kegiatan seperti ini (olahraga), menyenangkan bagi kita semua. Sehat selalu dan jangan lupa bahagia,” ujarnya 

Hassanudin juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap berbagai event internasional yang hadir di Provinsi NTB. 

Ia menegaskan pentingnya persiapan yang matang sebagai tuan rumah dan pemanfaatan berbagai potensi di NTB.

Pj Gubernur yakin banyaknya event ini sangat bagus. Jika daerah lain mencari event, di NTB sudah ada berbagai event internasional yang terencana. 

BACA JUGA : Geofest 2024: Dorong Geotoueism Berkelanjutan di NTB

“Tentunya kita harus sukses optimis sebagai tuan rumah dan penyelenggara. Mari kita manfaatkan potensi kita ini untuk kesejahteraan dan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya. she/dyd

 

Pj




Event MotoGP Mandalika Harus Dipersiapkan dengan Baik

Pj Gubernur NTB menekankan, pentingnya persiapan matang menggelar event MotoGP dan harus memberdayakan UMKM 

Mataram, LombokJournal.comPenjabat (PJ) Gubernur NTB, Mayjen TNI (Purn) Dr. Hassanudin, S.I.P, MM, menerima audiensi dari jajaran Mandalika Grand Prix Association (MGPA) pada Kamis (04/07/24). 

BACA JUGA : Kemendagri Adakan Rakor Pengendalian Inflasi Daerah

Event MotoGp akan dihadiri Presiden Jokowi dan Prabowo

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur NTB itu membahas persiapan untuk event MotoGP Mandalika yang akan diadakan pada 27 – 29 September 2024 di Pertamina Mandalika International Circuit.

PJ Gubernur NTB menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk semua aspek, mengingat MotoGP adalah kesempatan besar bagi Provinsi NTB untuk dikenal di seluruh dunia.

“Semua aspek harus dipersiapkan dan tidak mengubah kearifan lokal yang ada. Ini adalah keberkahan bagi NTB, sayang jika tidak dimanfaatkan. Sebagai tuan rumah, kita harus siap,” ujar Dr. Hassanudin.

Ia juga berharap pemberdayaan UMKM di Provinsi NTB dapat diikutsertakan dalam gelaran MotoGP, serta mendorong kolaborasi dengan Pemprov NTB untuk menyukseskan acara tersebut. 

BACA JUGA : Rute Penerbangan Lombok-Balikpapan Diresmikan di BIZAM 

“Kita mendukung penuh dan berkolaborasi bersama untuk menyukseskan ini semua,” tambahnya.

Direktur Utama MGPA Nusantara Jaya, Priandhi Satria, menyampaikan bahwa dukungan Pemprov NTB sangat diperlukan, terutama dalam aspek keamanan, kebersihan, transportasi, dan lain sebagainya.

 “Dukungan yang dibutuhkan antara lain kebersihan kawasan, publikasi kegiatan, shuttle bus penonton, manajemen rekayasa lalu lintas, pengembangan dan promosi UMKM, opening ceremony, dan pengendalian harga tiket hotel,” jelas Priandhi.

Ia juga mengungkapkan bahwa event MotoGP tahun ini diperkirakan akan dihadiri oleh Presiden Ir. H. Joko Widodo beserta Wakil Presiden Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, serta Presiden terpilih Jenderal TNI Datuk Seri H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo dan Wakil Presiden terpilih K. P. H. Gibran Rakabuming Raka, B.Sc. 

“Ini merupakan kali pertama event MotoGP dihadiri langsung oleh dua presiden, sehingga persiapan keamanan dan penyambutan harus dilakukan dengan matang,” tuturnya.

BACA JUGA : Analisa Terbaru Elektabilitas Kandidat Pilgub NTB 2024

Dalam audiensi tersebut, turut hadir mendampingi PJ Gubernur NTB, Asisten II Setda Provinsi NTB H. Fathul Gani, Kepala Dispora NTB. Tri Budi Prayitno, Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra,, dan Kepala Bidang Ekraf Dinas Pariwisata Provinsi NTB, L. Surya Mulawarman. Serly/her