Indeks
Umum  

Seminar Internasional Pembangunan Desa Berkelanjutan

Agus Purbatin (kanan) bersama dosen Unram Rosyadi sayuti
Simpan Sebagai PDFPrint

Wilayah Nusa Tenggara Barat merupakan wilayah pedesaan yang potensial sehingga kebijakan dan studi yang berhubungan dengan pedesaan sangat dibutuhkan

MATARAM.lombokjournal.com – Seminar ini yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan di desa. akan berlangsung 20-23 November 2019 di Aruna Senggigi Resort and Convention.

Seminar on Rural Sociology and Community Development ini bertema “Implementing Rural Sciences for Sustainable Development Goals Achievement” merupakan kerjasama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Universitas Mataram (Unram.

Kegiatan ini melibatkan ARSA (Asian Rural Sociological Association) dan Lombok Friendly dalam proses penyelenggaraannya.

Seminar yang terlaksana dengan kerjasama lintas institusi ini akan dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Zulkieflimansyah, S.E,M.Sc, Rektor Universitas Mataram, Prof. Dr. Lalu Husni, S.H.,M. Hum.

Mantan Presiden ARSA, Rosiady Sayuti, Ph.D sebagai Keynote Speakers. Akan hadir Prof. Koichi Ikegami, Ph.D, Prof. Motoki Akitsu, Dr. Kiah Smith, Guoqing Li, dan masih banyak lagi ahli lain yang akan menjadi Invited Speakers.

Dr. Ir. Agus Purbathin Hadi, M. S.i, ketua kegiatan tersebut menyatakan, kegiatan ini merupakan upaya kolaborasi antara pemerintah dengan universitas guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di desa. Kegiatan ini disertai dengan presentasi dan publikasi hasil penelitian dari berbagai pihak.

“Ini adalah momentum kolaborasi yang baik untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di desa,” ungkapnya pada konferesnsi pers di Kantor Bappeda NTB, Selasa (19/11) 2019.

Dikatakan, dibutuhkan penelitian dan kebijakan yang tepat untuk membangun wilayah pedesaan kita. Potensi pedesaan kita sangat besar. Itulah sebabnya acara ini dilakukan, supaya kebijakan-kebijakan yang dihasilkan nanti berdasarkan riset dan pro masyarakat pedesaan.

Agus berharap kegiatan ini bisa menjadi wadah yang baik bagi pemerintah, akademisi, praktisi dan semua instistusi atau komunitas masyarakat untuk berkontribusi bagi pembangunan di wilayah NTB. Selain itu, Ia juga berharap kegiatan seminar ini bisa dilakukan secara berkelanjutan.

AYA

Exit mobile version